Khumairah "wanita pilihan"

Khumairah "wanita pilihan"
BAB 45


__ADS_3

Azzam telah memutuskan membantu Aziz untuk mendekatkannya dengan Kanaya dengan cara Aziz akan membantu mempersiapkan kejutan ulang tahun untuk khumairah dengan bantuan dari Kanaya sebagai adik yang tentunya tau apa saja soal sang kakak.


Dengan senang hati Aziz menerima usulan itu,demi untuk bisa bersama dengan Kanaya dirinya siap melakukan apapun selagi itu bukanlah sesuatu yang salah.


Minggu pagi tidak seperti biasanya,Aziz kini sudah siap dengan pakaian casualnya segera menemui sang bunda yang kini sudah ada dimeja makan untuk sarapan pagi.


Sementara sang Bunda yang melihat penampilan sang anak merasa heran karena tidak biasanya dihari libur sudah rapi seperti saat ini.


"Mau kemana sepagi ini?" Tanya bunda Maya saat Aziz sudah duduk didepannya.


"Melakukan misi Bun!" Jawab Aziz kemudian mengambil selembar roti lalu mengolesinya dengan selai kacang.


"Misi?"


"Dihari Minggu?"


Aziz yang sadar akan pertanyaan sang bunda menghentikan kegiatan mengoles rotinya kemudian berkata,,,


"Misi kali ini bukan sebagi tugas dari pekerjaan Aziz Bun!"


Mendengar perkataan sang anak Bunda Maya semakin heran!


"Lalu misi apa nak?"


"Ayo jelaskan,jangan buat bunda bertanya-tanya!"


Aziz membuang nafas perlahan kemudian menatap sang bunda yang duduk tepat didepannya lalu berkata,,,


"Sebelumnya kita kan sudah pernah bicara soal calon mantu untuk bunda kan?"


Bunda Maya hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh sang anak.


"Jadi misi itu adalah sebagian dari usaha Aziz untuk bisa lebih dekat dengan calon mantunya bunda!"


Setelah satu Minggu, Aziz dan Kanaya yang akhirnya sepakat untuk membantu Azzam menyiapkan sebuah kejutan ulang tahun untuk khumairah.


Keduanya kini sudah sering ketemu dengan alasan akan membahas soal rencana mereka mulai dari persiapan segala sesuatu yang berhubungan dengan acara nanti. Walau kadang terjadi perdebatan di antara keduanya yang berujung Kanaya akan selalu menang karena cenderung Aziz akan selalu mengalah.


Seperti saat akan memilih dekorasi yang akan digunakan keduanya sempat terlibat perdebatan kecil dimana keduanya bertahan dengan kenyakinan masing-masing akan desaign yang disukai oleh masing-masing orang yang mereka pihak, Aziz dengan kesukaan Azzam dan Kanaya dengan kesukaan sang kakak.


"Ini sebenarnya yang mau ulang tahun siapa sih?" Tanya Kanaya yang sudah merasa lelah dalam berdebat.


"Hmmm, Khumairah kan?" Bukannya menjawab Aziz malah keliatan seperti bertanya.


"Terus,kenapa harus kesukaan kak Azzam yang harus dipersiapkan?" Kata Kanaya yang berhasil membuat Aziz jadi berpikir.

__ADS_1


Setelah terdiam beberapa saat barulah Aziz paham atas apa yang dikatakan oleh Kanaya dan mengharuskannya mengalah.


Seperti itulah sedikit bayangan kedekatan diantara keduanya yang sulit untuk dijelaskan.


""""""""""🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀""""""""""


Malam harinya sesuai rencana,semua kejutan untuk khumairah telah siap dan saat ini dirinya sudah dalam perjalanan menuju lokasi bersama Adiba dengan diantar mang Asep.


Sebelumnya khumairah merasa bingung karena tiba-tiba sang suami menelponnya untuk bersiap menghadiri makan malam bersama keluarga besar, padahal sebelumnya tidak ada pembicaraan soal itu.


Dan anehnya lagi semua persiapan untuk makan malam berupa gaun pun disiapkan dan anehnya lagi gaun yang dikirim oleh Azzam itu couple dengan Adiba.


"Sayang,tadi pas papah nelpon beliau ada bilang sesuatu ngak soal acara yang akan kita datangi?" Tanya khumairah kepada sang putri.


Adiba hanya menggeleng sebagai Jawaban sambil terus bermain game dalam ponsel.


Melihat reaksi sang putri khumairah heran,tidak biasanya putrinya itu berada dalam mode diam saat dalam perjalanan menuju suatu tempat. Pasti akan ada saja sesuatu yang ditanyakan hingga kadang membuat orang merasa kewalahan menanggapinya.


Setelah menempuh perjalan beberapa menit akhirnya mobil berhenti diparkiran sebuah restoran, khumairah kemudian turun dan menggandeng sang putri.


Drettt,,,,


Dreettt,,,,


"(,,,,,,,,)"


"Ini baru saja sampai!"


"(,,,,,,,,)"


"Oh iya,aku bisa cari tempatnya bersama Adiba!"


"(,,,,,,,,,)"


"Wa Alaikummussalam!"


Kemudian sambungan telpon pun terputus!


Khumairah kembali berjalan bersama Adiba menuju lokasi yang telah disampaikan oleh Azzam.


Namun saat sampai ditempat yang ditujunya khumairah kembali dibuat heran saat mendapati ruangan yang terlihat kosong.


"Apa aku salah masuk ruangan ya?" Pikir khumairah.


Untuk memastikan khumairah berniat untuk menghubungi sang suami ingin memastikan tempat yang akan didatangi lagi,namun sayangnya ponsel Azzam tiba-tiba sudah tidak aktif begitupun nomor sang anak yang setahunya juga berada ditempat itu.

__ADS_1


Setelah mencoba beberapa saat akhirnya khumairah menyerah dan berniat untuk segera kembali ke mobil saja untuk menunggu sang suami dan keluarga yang lain.


"Sayang,kita balik ke mobil saja yah, kita sepertinya salah masuk ruangan ini!"


Adiba hanya diam mendengar perkataan sang mamah tidak menolak pun tidak mengiyakan.


Khumairah meraih tangan Adiba untuk digandeng keluar namun belum sempat melangkah tiba-tiba lampu padam hingga membuat khumairah urung melanjutkan langkahnya.


Belum sempat menyalakan ponsel sebagai alat penerangan tiba-tiba terdengar suara yang sudah amat dikenalnya berkata,,,


"Istriku tercinta, Selamat Ulang Tahun! Saya berharap semoga Allah memberkati lebih dari yang layak kamu dapatkan. Aku sangat mencintaimu, aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Aku sangat senang bahwa Allah telah menjadikanmu sebagai pasangan seumur hidupku. Aku akan mencintaimu sampai bintang jatuh dari langit."


"Aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa berartinya dirimu bagiku. Kamu adalah istriku, ibu dari anak-anakku, cinta dalam hidupku. Aku telah memberitahumu berkali-kali bahwa aku mencintaimu, tetapi sepertinya itu tidak pernah cukup,"


"Aku tidak percaya satu tahun lagi telah berlalu. Aku sangat senang berbagi tahun yang luar biasa lagi denganmu. Sangat sulit membayangkan hidup tanpamu Semoga Allah selalu menyertai dan semoga Dia memberikanmu umur panjang,"


"Dulu aku berdoa agar seseorang sepertimu datang ke dalam hidupku, dan membebaskanku dari kegelapan. Ketika aku menemukanmu, doaku dijawab. Senyummu menerangi kegelapan yang ada di hatiku. Kamu adalah cinta dalam hidupku. Selamat ulang tahun sayang. Semoga Allah memberkati usiamu yang baru."


Setelah itu lampu tiba-tiba menyala dan menampakkan ruangan yang sudah ramai oleh beberapa keluarga inti, khumairah membeku ditempat dengan mata yang sudah berkaca-kaca. susah payah dirinya menahan air mata yang seakan berlomba untuk keluar namun sayangnya air mata itu tidak bisa diajaknya untuk bekerja sama.


Sungguh kakinya seakan berat untuk melangkah menuju kearah sang suami yang dilihatnya melangkah kearahnya.


khumairah hanya diam menatap lurus kearah sang suami yang sudah semakin dekat padanya dengan air mata yang sudah luruh membasahi wajah cantiknya.


Azzam berhenti berjalan saat jaraknya sekitar setengah meter dari Khumairah kemudian merentangkan tangan berharap sang istri segera datang dalam pelukannya.


Dan benar saja, sebelum Azzam mengucapkan kata-kata supaya khumairah datang padanya dirinya sudah hampir ambruk kebelakang saat tubuhnya ditabrak oleh sang istri.


"terimakasih,,,,,!" lirih Khumairah.


Azzam semakin mempererat pelukannya sembari menciumi puncak kepalanya yang tertutup hijab.


Orang-orang yang berada dalam ruangan tersebut ikut terharu melihat pemandangan live dihadapan mereka seolah ikut merasakan kebahagiaan yang tengah dirasakan oleh sepasang suami istri itu.


Sementara dua orang yang kini tengah menjadi pusat perhatian itu masih berpelukan seoalah tidak peduli akan kehadiran banyak orang disekitarnya.


Masih dalam suasana haru oleh keduanya,tiba tiba terdengar suara nyanyian selamat ulang tahun dari arah kerumunan orang-orang yang diiringi alunan musik menampakkan sepasang kakak adik sambil membawa kue tart yang berhiaskan lilin yang sudah dinyalakan.


👉 Bersambung 💞


sebelum lanjut bab selanjutnya mohon like sebagai dukungan kalian 🙏


untuk setiap typo mohon dimaafkan 🤗


🌱🌱🌱🌱🥀🥀🥀

__ADS_1


__ADS_2