Khumairah "wanita pilihan"

Khumairah "wanita pilihan"
BAB 37


__ADS_3

Setelah kedatangan dokter Fadil dan salah satu dokter obgyn humairah segera diperiksa, sementara Azzam yang merasa hawatir mondar mandir seperti setrika membuat ummi Salma merasa ikut pusing melihatnya.


"Zam,,apa kejeniusan mu sudah hilang? Menurut ummi sepertinya Khumairah lagi hamil!"


"Abi anakmu itu,percuma punya otak jenius tapi istrinya hamil saja tidak dia tau!"


"Sungguh Abi tidak diragukan lagi dia anakmu, punya otak jenius tapi tidak bisa membaca tanda-tanda yang sudah adanbeberapa hari ini ummi saja bisa membacanya, istrimu itu sering merasa lelah,sudah dua hari merasakan pusing bahkan kram perutnya,emosinya tidak stabil yang tiba-tiba membuatnya jadi pendiam." Kata ummi Salma dengan sewotnya.


Azzam mencerna setiap perkataan sang ummi, sunggu otaknya mendadak buntu setelah apa yang terjadi kepada istrinya,dirinya merasa tertampar oleh perkataan umminya karena dirinya sungguh tidak tau apa sebenarnya yang terjadi kepada istrinya itu.Azzam tertunduk merasa bersalah!


"Sudah paham sekarang?" Tanya ummi salma.


"Iya, aku memang bodoh ummi!" Kata Azzam merasa bersalah.


"Bagus kalau sudah sadar, sekarang pikirkan bagaimana caranya kamu bisa menjaga istri dan calon cucuku dengan baik!"


"Insya Allah, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga keduanya ummi."


Tanpa mereka sadari rupanya Khumairah sudah selesai diperiksa!


Dengan sigap Azzam kemudian menghampiri sang dokter untuk menanyakan hasil pemeriksaannya,meski dirinya sudah tau dia tetap ingin mendengar langsung dari pakarnya.


"Bagaimana keadaan istriku dok?"


"Selamat, nyoya Khumairah saat ini sedang mengandung, ini resep obat yang perlu ditebus diapotek!" Kata dokter obgyn kemudian pamit untuk segera kembali kerumah sakit.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Setelah kepergian sang dokter,,,,,


Perlahan khumairah membuka matanya dan ternyata rasa pusing masih dirasakannya.


"Sst unggh!" Keluh Khumairah merasa tidak nyaman.


"Alhamdulillah sayang,kamu sudah sadar?" Kata Azzam lalu menghampirinya Kemudian membantunya untuk duduk dan bersandar pada


headboard ranjang.


Mendapat perlakuan seperti itu khumairah tersenyum tipis kearah sang suami dan seketika merasa heran atas apa yang dilihatnya.


"Mas sakit? Kenapa wajahnya pucat?" Tanya khumairah sambil membelai wajah sang suami.


Khumairah berpikir mungkin karena kejadian tadi yang membuat Azzam jadi hawatir hingga seperti itu, sungguh dirinya merasa bersalah.


"Maaf,,,,,ums!"

__ADS_1


Belum sempat melanjutkan perkataannya Azzam sudah membungkan bibirnya dengan ciu**n lembut,dia tidak ingin membuat sang istri menjadi kepikiran akan hal-hal yang akan membebani pikirannya.


Ciu**n yang tadinya lembut kini berubah menjadi ciu**n yang menuntut dari Khumairah yang menginginkan lebih, Azzam pun ******* panas karna terbawa suasana hingga membuat Khumairah melengguh.


"Massss!"panggil Khumairah dengan nafas yang memburu saat Azzam menyudahi ciu**n panas mereka kemudian membersihkan Saliva yang tercecer dipinggir bibir sang istri.


"Sayang,mas tidak kenapa-kenapa!" Kata Azzam sambil membelai mesra bibir sang istri yang membuatnya candu.


"Justru aku berharap kamu bergantung padaku," lanjutnya kemudian mengangkat khumairah untuk duduk dipangkuannya.


"Kamu makan dulu ya,ini ummi sudah buatkan kamu bubur!" Kata Azzam lalu meraih mangkuk yang ada diatas meja.


Dengan penuh perhatian Azzam dengan sabar menyuapi khumairah hingga bubur tersebut habis, entah karena makanannya atau karena dari tangan orang yang di cintai hingga membuat perut khumairah bisa menerima makanan tersebut.


Saat buburnya habis Azzam lalu mengambil gelas yang berisi air hangat kemudian memberikannya kepada sang istri, setelah itu Azzam mengambil vitamin dan memberikannya kepada Khumairah.


Khumairah merasa heran saat melihat ada banyak jenis obat,dia menatap Azzam kemudian bertanya,,


"Mas kenapa ada banyak obat, sebenarnya aku sakit apa?"


Mendengar pertanyaan sang istri Azzam menangkup kedu pipinya kemudian menciumi seluruh wajahnya yang membuat Khumairah tertawa karena merasa geli.


"Mas,,,,,?"


"Sayang kamu tidak sakit,dan selamat 9 bulan lagi anggota keluarga kita akan bertambah!" Kata Azzam menjelaskan sambil mencium kening sang istri.


Setelah beberapa saat barulah dirinya paham!


Khumairah menatap sang suami kemudian mendekatkan bibirnya ke bibir Azzam namun saat akan dici**m dia malah menghalagi dengan telapak tangannya.


Mendapat penolakan seperti itu Azzam merasa heran dan berkata,,,


"Please sayang, Kiss me!" Kata Azzam merajuk.


Khumairah yang tadinya berniat untuk menggoda sang suami kini menjadi tidak tega saat melihatnya seperti itu.


"Hmmm,mau Kiss dibagian mana?" Tanya khumairah.


"Disini!" Kata Azzam dengan cepat sambil menunjuk bibirnya.


Khumairah tersenyum melihat tingkah sbg suami kemudian mendekatkan bibirnya dan,,,


Cup,,,


Satu kecupan singkat untuk Azzam,namun belum sempat menarik diri Azzam segera menahan tengkuknya untuk memperdalam ciu**nnya.

__ADS_1


Kebahagiaan kini tengah dirasakan oleh dua keluarga atas kehamilan Khumairah karena kabar itu juga sudah disampaikan kepada keluarga Khumairah.


Malam harinya ayah bunda dan Kanaya datang berkunjung untuk memberi ucapan selamat sekaligus menjenguk sang anak. Selain bahagia tadinya mereka merasa hawatir saat mendapat kabar bahwa khumairah sempat pingsan pagi tadi.


Di ruang tengah Meraka berkumpul bercanda ria sambil menikmati cemilan yang sudah disediakan oleh BI Mina,tak lama setelah itu khumairah pamit undur diri kekamar untuk istirahat.


Khumairah membaringkan tubuhnya setelah membersihkan diri dan tak butuh waktu lama diapun sudah terlelap,semenjakan kedua ini memang dirinya sering merasa lelah dan mengantuk secara tiba-tiba.


Khumairah terbangun saat merasakan ada pergerakan diatas ranjang yang tak lain adalah Azzam yang ikut membaringkan tubuhnya setelah membersihkan diri.


Azzam merentangkan tangan kirinya kemudian menarik sang istri untuk tidur berbantalan lengannya, Khumairah menaruh tangannya diatas dada sang suami.


"Sayang,mas kok tiba-tiba pengen makan gado-gado ya!" Kata Azzam tiba-tiba.


Khumairah mendongak ketika mendengar perkataan Azzam kemudian tersenyum. Apa sekarang suaminya tersayang sedang ngidam?


Terdengar aneh kan? To yang hamil kan dirinya kenapa yang ngidam suaminya!


"Mau makan sekarang mas?"


Azzam berbinar mendengar pertanyaan sang istri!


"Iya,tapi aku maunya kamu yang buatkan!" Kata Azzam dengan manja yang membuat khumairah tergelak atas tingkah sang suami.


"Baiklah mas tunggu disini dulu, mairah mau kedapur untuk melihat bahan-bahan yang ada!" kata khumairah kemudian bangun dan hendak keluar kamar.


Belum sempat kedua kakinya menginjak lantai, Azzam segera bangun dan berkata,,,,


"yank,ikut!"


Jika sejak tadi pagi Azzam yang dibuat heran atas apa yang terjadi kepada khumairah, malam ini sepertinya keadaan sedang berbalik dimana seharusnya dirinya lah yang harus bermanja namun malah keadaan itu terjadi pada sang suami.


Saat sampai didapur khumairah kemudian memeriksa bahan apa saja yang ada,beruntung beberapa bahan yang diperlukan untuk membuat gado-gado tersedia didalam kulkas hingga memudahkannya untuk segera mengolahnya menjadi makanan yang diinginkan oleh sang suami.


Azzam begitu menikmati makanan yang tiba-tiba sangat diinginkannya itu hingga habis, khumairah tersenyum melihat Azzam yang makan seperti anak kecil.


khumairah meraih tisu yang ada didepannya kemudian membersihkan sisa bumbu gado-gado yang ada dipinggir bibir Azzam.


Setelah membersihkan piring dan peralatan lain yang digunakannya keduanya kembali kekamar untuk istirahat,dan benar saja tak butuh waktu lama bagi Azzam untuk terlelap sambil mendekap sang istri.


Malam semakin larut membuat sepasang suami istri yang tengah merasakan kebahagiaan itu semakin terlelap dalam tidurnya.


๐Ÿ‘‰ Bersambung ๐Ÿ’ž


Terimakasih kasih untuk kalian yang sudah mampir dan memberi like untuk karyaku ini๐Ÿ™

__ADS_1


โค๏ธโค๏ธโค๏ธuntuk kalian semua ๐Ÿ’‹


__ADS_2