Khumairah "wanita pilihan"

Khumairah "wanita pilihan"
BAB 25


__ADS_3

Rumah tangga adalah satu hubungan yang menyatukan dua orang yang berbeda, karakter yang berbeda dan kebiasaan yang juga berbeda,


Begitu pula dengan Azzam dan Khumairah yang menjalani rumah tangga mereka sama seperti rumah tangga pada umumnya.


Tak terasa, seiring berlalunya waktu dan bergantinya kini usia pernikahan Azzam dan khuma sudah memasuki bulan ke tiga.


Semenjak menikah hubungan mereka semakin hari semakin baik dan terlihat harmonis, namun Azzam yang selama ini terlihat mandiri kini seakan berubah menjadi pribadi yang lain.


Belum lagi Sifat manjanya terhadap khumairah yang belakangan ini terkadang membuat ummi salma jengkel melihatnya.


Azzam baru saja selesai mandi dan saat keluar dari kamar mandi handuknya dia lempar begitu saja diatas tempat tidur, Khumairah hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sang suami lalu berkata,,,


"Mas,itu handuknya basah lo!"


"Oh iya, lupa sayang!" Kata Azzam dengan muka seolah merasa bersalah.


Melihat tingkah sang suami Khumairah hanya bisa membuang nafas perlahan kemudian melangkah kearah tempat tidur untuk mengambil handuk itu.


"Ah rupanya suamiku ini mengira aku tidak punya pekerjaan sama sekali,makanya melakukan ini untuk membuatku sibuk!" Kata khumairah dengan wajah yanh dibuat se imut mungkin.


Azzam yang melihat tingkah khumairah segera meraih handuk yang sudah di pegang oleh khumairah lalu menariknya hingga khumairah pun ikut tertarik dan jatuh kedalam pelukannya.


"Jangan menggodaku lagi sayang, apa jatahmu semalam belum cukup?" Kata Azzam sambil mengeratkan pelukannya.


"Iih,siapa yang goda sih mas?"


"Lagian mana ada belum cukup,yang ada kurang tidur malah!"


Khumairah segera melepaskan diri dan berkata,,,


"Mas sarapan dulu nanti telat loh ke kantornya!"


Bukannya menurut Azzam malah beralih duduk di sofa kemudian menarik Khumairah dan memeluknya dengan posisi kepalanya yang bersandar dibperutnya, Azzam kaget saat mendengar bunyi perut sang istri.


"Kruuuk,,,!"


"Yank,kamu lapar ya?"


"Belum terlalu mas,tadi udah makan sedikit waktu habis bikin sarapan!"


"Tapi perutmu tadi berbunyi lo yank."


"Mas salah dengar mungkin?"


"Coba mas dengar baik-baik deh, kalau mairah sih dengarnya lain!"


Mendengar perkataan sang istri Azzam dengan bodohnya kembali menempelkan telinganya untuk memastikan pendengaran siapa yang benar.


"Assalamualaikum papa,yang lapar bukan mama loh tapi aku,ayo buruan kita sarapan bersama supaya pertumbuhanku sehat didalan sini!" Kata khumairah dengan gaya suara anak kecil.


Azzam yang mendengarnya heran lalu berusaha untuk mendalami perkataan sang istri, sesaat kemudian barulah dirinya paham dan langsung melotot kemudian segera berdiri untuk memastikan apakah asumsi benar atau salah.


"Yank?" Kata Azzam yang tak mampu meneruskan perkataannya.

__ADS_1


Melihat reaksi sang suami Khumairah tersenyum lalu mengangguk!


"Dak lagi ngerjain kan?"


Mendengar tudingan sang suami Khumairah kembali tersenyum lalu mengambil sesuatu diatas meja yang baru selesai diperiksanya saat Azzam berada didalam kamar mandi.


"Tidak mas, sembilan bulan lagi insya Allah kamu akan menjadi seorang ayah,"


"Aku sudah tes pack menggunakan dua alat dan hasilnya sama,positif,"


"Tolong do'akan agar kami berdua selalu diberi kesehatan sampai hari itu tiba!"


Azzam segera meraih sang istri kemudian menghadiahinya dengan ciuman berturut-turut mulai dari keding hingga seluruh permukaan wajahnya.


"Alhamdulillah, terimakasih sayang!"


Tanpa Azzam sadarin jatuhlah cairan bening dari matanya karena merasa sangat bahagia.


"Ayo kita kasih kejutan untuk ummi,abi dan juga semua penghuni rumah ini,"


"Mereka harus tau betapa tokcernya suamimu ini!" Kata Azzam sambil menaik turunkan alisnya.


"Mas,,!"


"Jangan sekarang, bukankah beberapa hari lagi hari jadi pernikahan ummi dan abi?"


"Bagaimana kalau kita berikan kejutan untuk keduanya?"


"Baiklah,kita akan memberikanmu nak sebagai hadiah untuk kedua nenekmu nanti!" Kata Azzam sambil mengelus perut khumairah yang masih rata itu.


Azzam dan khumairah kemudian beranjak dari kamar kemudian turun dan bergabung dengan kedua orang tua mereka.


saat tiba dimeja makan entah kenapa Azzam tiba-tiba merasa tidak enak pada perutnya saat mencium aroma masakan yang sudah tersaji di atas meja.


"yank,kok perutku terasa tidak enak ya saat mencium bau makanan?"


"mas yakin karna bau makanannya yang bikin perutnya tidak enak?"


Azzam hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan sang istri, sementara ummi salma yang mendengar perkataan sang anak segera berkata,,


"kamu kok kaya orang ngidam aja sih zam?"


Azzam dan khumairah saling lirik seolah bertanya alasan apa yang akan diberikan pada sang ibu untuk menghilangkan kecurigaannya.


"Ih ummi kok ngomongnya gitu,ya kali Azzam bisa hamil pake ngidam segala!" kata Azzam berusaha memancing perdebatan untuk mengalihkan kecurigaan sang ibu.


Setelah melewati sedikit drama antara ibu dan anak, mereka lalu bersama-sama menikmati sarapan dalam diam.


usai sarapan Abi Angga dan Azzam kemudian pergi kekantor, sementara Khumairah melanjutkan untuk kembali membantu BI Mina membereskan bekas sarapan.


"sayang habis itu ikut ummi ya!"


"mau kemana ummi?" tanya khumairah.

__ADS_1


"hmm, sekali-kali kita jalan berdua dengan ummi kamu mau kan?" ummi salma balik bertanya.


"insya Allah ummi, habis ini mairah izin dulu sama mas Azzam ya!"


"baiklah nak, ummi tadi udah izin duluan sama Abi!"


ummi salma Kemudian berlalu dan kembali kekamar untuk bersiap terlebih dahulu, setelah memeriksa semuanya dan yakin bahwa semua sudah bersih Khumairah pun beranjak dari dapur dan segera menuju kamarnya untuk nmenghubungi Azzam, saat panggilan sudah tersambung Khumairah segera menyampaikan maksudnya.


"Assalamualaikum mas!"


"wa Alaikummussalam sayang!"


"ada apa, dah kangen ya?" canda Azzam.


"mas, Mairah minta izin ya untuk nemanin ummi!"


"memangnya ummi mau kemana, minta ditemani segala?"


"Biasanya juga kalau ada perlu ummi pergu senu atau paling ditemani sama mang asep!"


"entahlah mas, mairah juga tidak bertanya!"


"ya sudah, mas izinkan tapi jangan terlalu capek ya sayang, kamu tidak lupa kan kalau ada dedek yang ikut kamu kemanapun?"


"iya mas, baiklah mairah tutup dulu soalnya mau bersiap."


"baiklah,tapi bersianya yang biasa aja ya yank,tidak usah cantik-cantik!" kata Azzam posesif.


setelah panggilan terputus Khumairah segera bersiap-siap, dan tak lama setelah itu ummi salma datang dan bertanya,,


"gimana nak,sudah siap?


"ummi tunggu dibawa ya!"


"baiklah ummi ini sebentar lagi juga dah selesai kok!"


setelah mendengar perkataan sang menantu,ummi salma lalu berbalik kemudian melangkah untuk menuju kebawah, dan tak lama kemudian Khumairah muncul dengan penampilan yang sederhana namun masih terlihat sangat cantik walaupm tanpa makeup.


melihat kedatangan sang menantu ummi salma kemudian segera berdiri dari sofa yang di dudukinga dan berkata,,


"gimna,dah siap nak?"


"sudah ummi,mari berangkat sekarang!"


keduanya kini melangkah keluar menuju mobil yang sudah disiapkan oleh mang asep sekaligus yang akan berperan sebagai supir untuk kedua wanita beda usia itu.


setelah keduanya masuk mang Asep kemudian segera masuk dan duduk di kursi kemudian segera membawa dua majikannya menuju tempat yang akan ditujuhnya.


šŸ¤— Bersambung šŸ’ž


mohon maaf bila semakin banyak typo šŸ™


semoga para readers tetap memberikan dukungan semampu kalian 😘

__ADS_1


__ADS_2