
'pagi hari Arini merasakan tubuhnya sangat lelah dan tadi malam Sampek jam tiga pagi ngak bisa tidur pikirannya begitu galau ''mas Rian?'' panggilnya sambil mengetuk kamar mandi .di bukanya pintu lalu masuk di dapatnya suaminya selesai mandi dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi sebagian bawah tubuhnya ''eh sayang udah bangun.''
''mas ,aku minta maaf ,kesiangan semalam ngk bisa tidur ,''. ''ngak pa-pa sayang udah ya udah buruan mandi '' ucap Rian sambil melangkah ke luar kamar mandi.
Arini menguyur tubuhnya dan merasa sedikit segar ,setelahnya keluar kamar mandi lalu berpakaian kemudian menyusul suaminya turun menuju ke ruang makan.
''sarapan dulu rin?'' duduk dini kami mau ngomong sebentar untuk ''
Arini duduk lalu mengambil piring dan menyendok nasi di piringnya
''ngomongnya nanti saja ma,selesai sarapan''. Burhan ngomong dengan sedikit kesal.
bik Sumi bergegas membereskan meja makan setelah semuanya selesai sarapan.''begini Rian dan juga kau Arini masih,kalian harus bisa menerima keputusan mama'' ucap Lia sungguh-sungguh
''iya katakan saja ,jangan berbelit-belit''arini sedikit mendengus kesal .
''mau tidak mau Rian harus menikah lagi itu keputusanku?'' ''apa,''rian dan Arini hampir bersamaan berteriak.
''ya mama sudah memilih calon untuk Rian '' dia anak teman mama ,baru pulang dari Itali Siska namanya''
''ma Setega itu mama sama aku?'' kata Arini dengan mimik wajah tak percaya. ''maaf Rin mama terpaksa,dan mama sangat berharap kalian tak membantah mama.''
''ma aku sangat mencintai Arini dan ngak akan mau nikah lagi '' Rian berteriak lalu berdiri dan mendekati Arini .''ya ma, aku pun tak mau dimadu ,pasti aku nga akan sanggup.'' Burhan berdiri lalu memegang pundak sang istri ''sebaiknya rencana mama itu di pertimbangkan lagi ,jangan terburu -buru,aku mau ke kantor sudah siang .dengan bergegas Burhan pergi meninggalkan mereka.
Arini hanya diam dia merasa sangat kecewa dengan mama mertuanya yang selama ini sangat disayanginya ''mas?'' Rajuk Arini
Rian menggenggam tangan Arini ''tenang sayang
''ma aku ngak bisa ma, '' ''maaf Rian ngak ada pilihan .ini keputusanku dan kamu Rin kamu juga harus terima.''
__ADS_1
''besuk malam Siska dan mamanya datang ke sini,jadi temui Meraka biar kau lihat bahwa Siska gadis yang baik,'' Lia berdiri dan pergi meninggalkan mereka berdua yang masih mematung dengan pikiran mereka sendiri
''sayang aku akan cari jalan keluar'' sekarang aku ke kantor dulu .''di kecup nya kening Arini lalu Rian melangkah pergi .
Arini berdiri lalu berjalan menuju taman belakang lalu duduk di pinggir kolam. ''Ya tuhan aku harus bagaimana,aku tak mau egois ,mementingkan perasaanku sendiri,tapi aku,,,ah harus bagaimana ini'' dipijatnya kepala yang terasa pusing dari kemarin .
''non?''. panggil bik Sumi yang sudah ada di dekatnya ''non sakit ,mau saya pijit ,atau tak ambilkan obat ?''.
''ngak bik ,makasih ,hanya kurang tidur.''
''bibik dengar kok non,yang dibicarakan tadi, bukan maksud menguping tak sengaja dengar.''
''iya bik ,aku ngak mau egois bik Sumi aku menyayangi mama seperti ibuku sendiri ,''
tak mau aku melukai apalagi membuat kecewa hati mama,''kata Arini sambil tangannya memainkan iat kolam.
Sore hari Rian pulang lebih dulu dari kantor masalah ini membuatnya tak bisa konsentrasi kerja .
baru masuk Rian disambut Arini dengan senyuman manisnya''kok udah pulang mas?'' papa mana kok ngak barengan?''
''ngak sayang ,paling bentar lagi.''di serahkan tas kerjanya pada arini. ''mama mana sayang?'' Taya Rian setelah menerima segelas teh hangat kesukaan Riyan ,
belum sempat Arini menjawab pertanyaan rian,Lia sudah turun dari tangga menghampiri mereka. ''dengar kalian harus tahu yang mama mau Rian akan menikah lagi dengan Siska dan kau Rin harus mau di madu, atau kau diceraikan rian''.
''aapa mama ngak salah ngomong kan''tanpa sadar Rian berdiri lalu mendekat ke Lia ,tapi Lia malah melenggang pergi kedapur.lia mengambil air dan minum ,Rian yang mengikuti dari belakang dengan muka merah semakin besar volume suaranya
''apa aku harus cerai''ngak bisa ma,mama keterlaluan ,''lia kembali ke ruangan di mana Arini masih terdiam ''aku tak percaya mama mengatakan itu''bisik arini. Rian tetap mengekor mamanya
''oke terus terang RIn aku sangat menyayangimu tapi aku juga ngak mau kamu terluka lebih dalam lagi,daripada kamu sakit hati bila serumah dengan Siska nantinya akan lebih baik kalian pisah ''.
__ADS_1
''ma ,mama kok tambah keterlaluan,'' tiba-tiba papa masuk dan duduk di sebelah arini. ''ma anak kita cuma Rian dan papa sudah anggap Arini sebagai anak kita ''jangan lukai hatinya .
Rian hanya terdiam Lia sepertinya sudah tak bisa di bantah ,walau sebenarnya dia juga sudah sangat mendambakan seorang anak.
dengan sedikit terisak''ma ,pa mas rian Mungin benar yang dikatakan mama tujuh tahu bukan waktu yang sebentar ,mama sudah bersabar selama itu ,,,jadi aku menerima keputusan mama ,''
'' Rin apa maksudmu mas Rian memegang pundak Arini ,''kamu sadarkan dengan ucapan mu?''diturunkan tangannya lalu beralih ke kepalanya diacak rambut rapinya menjadi berantakan.
''rin kamu ngak salah ngomong kan?'' Burhan seperti tak percaya dengan apa yang di ucapkan arini.
''mas maaf,,,'' desah Arini begitu berat, tapi hatinya menjerit dan menangis.
''oke ,''kalau Arini sudah setuju dan mamapun ngak mau ngalah aku akan menikahi Siska ,tapi jika dalam setahun dia tak hamil juga aku ceraikan dia'' dengan wajah marah dan berdiri melangkah pergi untuk meninggalkan meraka.
''tunggu mas,'' teriak Arini ''aku akan minta cerai , aku ngak mau dimadu ,turuti mama,''
''rin kau juga mau menghancurkan hatiku ,tega kau meninggalkan ku ''rian membalikan badan menuju tempat Arini duduk.lia hanya diam tersenyum simpul ,disembunyikannya rasa senangnya dari semua.
''maaf,,.''arini meneteskan air mata lagi.tangan Rian mengambil gelas bekas minumnya tadi dan di banting ya lalu jongkok di hadapan istrinya dengan memelas dan suara yang lirih ''tolong jangan tinggalkan aku rin,tolong,sudah ku katakan hanya satu tahun setelah itu akan ku ceraikan Siska ,aku janji''diusapnya tangan arini.
''maaf ngak bisa mas aku tetap minta cerai ,aku mencintaimu namu andai kau menyuruhku menunggumu setahun akan aku lakukan ,demi cintaku padamu mas'' Isak Arini sambil diciumnya pucuk kepala rian.
tiba-tiba Lia berdiri ''maaf Rian dan kau Rin aku memang sangat menyayangimu tapi jika Rian sudah menikah dengan Siska dan sampai mereka punya anak tentu aku tak akan membiarkan cucuku kehilangan kasih sayang orang tuanya kan?''
''maksud mama apa ?'' tanya Burhan .
''rin kamu orang sangat baik ,aku doakan semoga kedepannya kamu mendapatkan suami yang cocok untukmu ''. ''rian jika Arini memang ingin bercerai darimu ,mama mohon talak dia sekarang juga''.
''apa?'' teriak rian
__ADS_1