
Hari yang ditunggu baik oleh Dimas atau Arini akhirnya datang juga, tadi malam lek Yanti dan istrinya datang ,pagi ini datang juga Sumi yang di antar oleh sopirnya Lia ,
semua berkumpul di rumah Arini ,Arini nangis sesenggukan di pelukan Sumi ,pembantunya dulu yang kini akan jadi mertuanya,
''' siapa yang memberitahukan padamu bik,?'' tanya Arini sambil mengandeng Sumi duduk di kursi ruang tamu,
''nyonya non,, dia juga mengijinkan aku untuk menghadiri pernikahan kalian ,'' ucapnya ,
''ya, memang sebaiknya begitu bagaimanapun ini hari bahagia anak-anak kita, jadi sudah semestinya kita mendampingi mereka. '' tambah Iyem yang menyusul mereka duduk,
'' iya ,bu,'' jawab Sumi dengan sedikit anggukan kepala,
''mbak Sumi jangan sungkan lagi sama saya sekarang saya kan besan situ bukan besannya nyonya situ,'' Iyem tersenyum simpul.
''Iya habis kebiasaan,ha,,,ha,'' kaya Sumi diiringi tertawa kecil,
Janah datang membawa makanan dan kue kue ,di dapur terdengar berisik suara para tetangga yang membantu pelaksanaan acara ,ada yang masak ,buat kue dan yang heboh tentu saja mbak Yuli, saat tangannya habis pegang cabe tanpa di cuci dulu langsung pegang kue dan memakannya, '' ''mbak jorok amat bau tangan bekas cabe kok comot kue ,dengan nada kasar Dami menggertak mbak Yuli,
'' maaf habis kepengin coba kue cucurnya kelihatan enak ,'' jawabnya tanpa rasa bersalah,
Setelah meletakkan bobot tubuhnya di kursi dan sambil makan ,'' nanti sore pas resepsi aku udah beli baju baru Lo ,kemari di toko Tita yang lagi viral itu ,di sana kan murah ,tapi barangnya bagus , pasti nanti aku terlihat semakin cantik,
''Dari mana harga murah dapat bagus ,ngarang saja,sahut Dami ,
'' eh Dami aku memang tak kaya seperti kamu tapi aku juga bisa kok beli baju bagus ,kamu tuh iri ya?''
Yuli tak mau kalah sambil mulutnya mencibir ke Dami,
Ketika Dami sudah mau menjawab lagi ,mertuanya yaitu Janah muncul ,jadi dia diam saja ,memang teryata dulunya Dami dan Yuli ini saingan waktu muda ,sama -sama naksir pria yang kini jadi suami Yuli ,walaupun begitu dan Dami sudah menikah pun kecemburuan Yuli masih besar ,apalagi waktu suami Dami meninggal wih tambah besar rasa permusuhannya ke Dami ,sampai saat ini Dami yang sudah menikah pun masih saja Yuli tetep sama,
Rika dan yang lainnya ,hanya mesem -mesem ,
__ADS_1
''mbak Yuli kan Dami nya juga sudah punya suami bahkan lebih muda dari mas Yogi suamimu kok masih saja ,'' belum sempat Rika meneruskan kata -katanya Soni datang dan ngajak Dami pergi ,karena ada kepentingan,
''aku pergi dulu mbak Rika tolong lanjutkan kerjaan saya ya,?'' ucap Dami lalu pergi mengekor di belakang Soni,
''tuh mbak Yul ,buanglah perasaan tak sukamu sama Dami kan juga sudah masa lalu ,Dami juga ngak pernah goda suamimu ,'' timpal Rika
''iya lagian suaminya yang sekarang lebih muda dan tampan ,'' ujar seorang yang lain,
Acara pernikahan yang sederhana setelah ijab-kabul selesai kedua pengantin berdiri di pelaminan, para tamu undangan datang memberikan ucapan selamat ,Arini sangat terlihat cantik dengan kebaya putih yang melekat di tubuhnya , tersenyum pada setiap tamu yang datang walaupun dalam hatinya perih dan sedikit sedih, sedangkan Dimas tak pernah lepas dari senyuman dan setiap orang yang menggodanya dia selalu tertawa dengan begitu senangnya ,sesekali di liriknya wanita yang semakin terlihat cantik di sampingnya itu ,dalam hati dia berdoa semoga ini tak hanya mimpi di atas kertas,
Sementara di rumah Lia ,Lia dan siska kedatangan Santi ,tak ada rasa curiga ketiak Santi datang barengan dengan Burhan ,
mereka duduk di ruang keluarga ,Lia mengambil ponselnya melihat postingan - postingan Dimas yang dia kirim ke Lia ,
''lihat apa Lia ,? tanya Santi ,
''nih lihat pernikahan Arini dan Dimas, ,''
''wah bagus dong ,'' timpal Burhan sambil meneguk kopi di depannya,
''di kamar kali mas sedang sedih paling ,menangisi pernikahan arini,ha,,,ha,,'' jawab Siska nyinyir,
''panggilkan ,suruh kesini nanti ke sabet setan lagi,'' dengan senyum senang, Lia berteriak manggil Rian .
Dengan langkah gontai Rian menuruni tangga dan menghampiri mereka ,
''malam mi ,kapan datang ?'', sapa nya pada santi,
''barusan Rian,''rian lalu duduk di dekat istrinya ,Lia lalu berdiri menuju dapur membuatkan kopi untuk Rian ,
''hari ini kudengar Arini menikah ,kok ngak ngundang kita ,apa die masih marah nya sama kita ?''burhan membuka obrolan setelah Rian datang.
__ADS_1
''bisa jadi begitu ,tapi dasar ngak ada otak dia seharusnya kita di undang ,'' tambah Lia sambil mengulurkan kopi pada rian,
'' nih lihat di postingan suaminya , wuih tampak sekali kebahagian yang terasa ,'' Lia memanasi hati Rian ,
''ya,,biarin saja ma kan itu hak dia,'' ucap Rian kecut,
''siska tersenyum melihat Rian ,
''lagian mas Rian kan sudah punya aku ,dan calon jagoannya ini ma,,'' ucap Siska sambil mengelus perut buncitnya, '' udah mas ngak usah difikirkan,
'' iya Arini berhak bahagia ,'' Burhan memandang Rian yang masih saja punya muka di tekuk,
'' iya Rian ,kamu akan tak ada beban lagi di hati kamu kalau sudah lihat Arini mantan mu itu juga bahagia,'' tambah santi,
''iya ,,'' jawab Rian ,kemudian tangan Rian dipegang oleh Siska di tuntun tangan itu untuk membelai perut Siska ,,''mas aku harap kau bisa melupakan Arini karena yang butuh kamu sekarang hanya aku dan bayi kita ,bukan Arini ,'' di tatapnya wajah Rian dengan penuh pengharapan
Rian hanya membalas nya dengan anggukan kepalanya,,lalu diraihnya pundak istrinya dan di ciumnya pucuk kepala istrinya itu,
Malam menunjukan pukul sebelas malam pesta pernikahan pun sudah selesai ,debaran hati Dimas rasakan saat duduk berdua dengan Arini walaupun tak di kamar ,''mbak aku pasrah dengan apa yang akan mbak Arini mau ,silahkan mbak Arini tidur di kamar aku tidur di sofa saja dulu, '' ucap Dimas sambil menselonjorkan kakinya yang terasa pegal karena berdiri dari tadi,
''iya maaf ya karena kami kamu terjebak di antara keadaan begini,'' ujar Arini yang juga ikut menselonjorkan kaki nya di samping Dimas,
''sudah resiko mbak ?''jawabnya ,
'' besuk biar si mbok dan Maya pindah ke tempatmu dan kamu bisa tidur di kamar itu,'' ucap Arini sambil menunjuk kamar yang di tempati Iyem dan Maya,
Dimas hanya mengangguk ,
Saat ini memang Iyem dan Maya masih tinggal di rumah itu dan sesuai rencana mereka ,nanti akan menempati rumah yang di kontrak Dimas .
sedangkan saat ini Lik Yanto dan istrinya dan juga Sumi yang tidur di rumah Dimas,
__ADS_1
Arini lalu masuk pamit pada Dimas untuk tidur ,diberikannya Dimas selimut dan bantal ,lalu di tinggalkannya sendiri di ruang tamu itu,
''sabar Dimas ,''orang sabar pasti akan panen bisikan hatinya , malam pertama bagi orang lain adalah malam yang sangat bahagia ,mungkin tak kan terlupakan ,tapi dia telah menukarnya dengan uang ,ah suatu hal yang bodoh mungkin,