Korban Talak Tiga

Korban Talak Tiga
POV Dimas 2


__ADS_3

Karena terlalu bucin pada Ayu ,aku lakukan apa saja asal Ayu bisa kui miliki,


walaupun ku anggap syarat dari bapaknya kurasa teramat berat ,bapaknya ayu ,minta padaku uang ,yang banyak untuk syarat pertunangan kami ,bukannya saat menikah nanti sebagai mas kawin ,tapi saat pertunangan pun harus aku yang membiayai ,dengan dalih bapaknya ayu belum bisa kerja karena kakinya yang masih sakit.


aku tak memberitahu pak masalah ini ,karena kalau Spain tau pasti tak akan mengijinkan aku untuk tunangan dengan Ayu .


malam itu waktu aku dirumahnya ayu,


aku mengutarakan pada bapaknya bapaknya bahwa aku ingin melamar ayu,


''kamu beneran mau melamar anak ku ,hah?'' tanya Jarwo dengan sedikit membentak.


''iya pak saya cinta sama ayu,'' jawabku sambil menundukkan muka.


''tapi kamu harus tau ,aku ngak mau kalau lamaran mu nanti tak terima ,perkara biaya pertunangan dan pernikahan kamu yang tanggung ,kamu sanggup?'' tanyanya lagi sambil menyedot rokok di tangannya.


aku hanya mengangguk.


''jangan cuma mengangguk ,jawab yang benar,'' bentaknya lagi,


''i ,i,iya pak saya akan sanggup ,akan saya usahakan.sedikit gugup aku menjawabnya ,''aduh galak benar nih orang tua,kalau bukan demi ayu aku pasti akan meninju mu,'' batinku''


''Begini Dim, ''suaranya sedikit melunak,


''Ayu sudah mengatakan semuanya,aku pun setuju saja ,tapi aku butuh uang untuk melaksanakan acara pertunangan kalian, dan terus terang saat ini aku ngak punya uang sama sekali'' kau tau kan aku baru kecelakaan ,jadi belum bisa cari uang,'' ditatapnya mataku sambil menyedot kembali rokoknya.


untuk pertunangan kalian serahkan saja padaku lima juta ,kita kan perlu mengundang tetangga dan keluarga ,bagaimana?'' apa kau bisa?'' lanjutnya kemudian mengambil kopi di meja dan meminumnya.


aku masih saja diam ,'' kalau hanya lima juta aku punya pikirku saat itu ,tapi belum sempat aku menjawab,


''tapi maaf sekali aku juga mau tolong padamu ,tolong Carikan aku uang untuk bayar ganti rugi pada orang yang ku tabrak sepulu juta saja.,bisa kan?'' tambah Jarwo sambil tersenyum simpul.


''tapi demi ayu ,mas tolong sanggupi ,'' aku mau jadi istriku mas,'' Rajuk ayu yang datang dari arah dapur lalu meletakkan minuman di depanku dan mempersilahkan aku untuk minum ,perasaanku tiba --tiba menjadi aneh tapi tak tau kenapa, terlihat senyum ke dua orang di depanku seperti menyembunyikan sesuatu ,


Aku tak mau berprasangka yang tidak-tidak, langsung saja kuambil gelas itu dan meminumnya.


Setelah itu aku pamit untuk pulang .

__ADS_1


sampai di rumah aku di kejutkan dengan bik Wati yang menangis sesenggukan di kamar nya ,


ku datangi dia ,kubuka pintu kamar itu dan dia sedang duduk di bawah meja ,


''bik? kenapa menangis ?'' tanyaku sambil ku dekati dia.


''itu pak Lik mu sungguh kurang ajar ,tadi tiba tiba-tiba orang yang datang menagih hutang ,kalau ngak segera di bayar maka rumah ini akan disita,, pak Lik mu sudah mengadaikan rumah ini,'' hik,,,hik Isak tangisnya masih belum berhenti ,


''dari mana cari uang sebanyak itu untuk menebus surat rumah ini,'' lanjutnya sambil menyeka air mata.


''memangnya pinjamnya sama siapa,dan berapa bik?'' ku ajak bik Wati berdiri ,lalu ku tuntun menuju ruang depan ,ku dudukan dia di kursi ,lalu ku ambilkan minum,


'''pada bang KOHAR , katanya sudah sebulan ,jumlahnya sepuluh juta ,dan sekarang Lik mu tak pulang dari kemarin malam di telpon juga ngak diangkat''. kata wati sambil menerima gelas berisi air yang di berikan dimas''bagaimana lalau ibumu tahu Dim,?''


''sudah bik aku akan menemui pak KOHAR untuk membicarakan semua ini ,tapi kita harus rahasiakan ini dari ibu ,sampai kita bisa mengambil surat rumah ini yang di jaminkan lik yanto.


Memang Lik Yanto ini dari kecil sudah terlihat nakal dia adik satu -satunya ibu.


nenek selain memanjakannya sedari kecil.


AKU pun dibuat lebih pusing lagi harus dari mana aku mendapatkan uang dua puluh juta plus bunga dari utang Lik yanto.


akhirnya aku memutuskan untuk menemui pak KOHAR .


''begini nak Dimas utang pak Lik mu itu sudah bertambah lagi ,sebulan yang lalu sepuluh juta ,tapi kemarin minta lagi lima juta ,jadi total enam belas setengah juta ,''


bagaimana ?'' tanya KOHAR dengan senyum yang mengembang,memperlihatkan giginya yang kekuningan.


''saya usahakan dulunya pak ,kasih saya waktu paling tidak tiga bulan ,sekalian saya mau nambah sepuluh juta , kira kira bisa tidaknya pak?'' tanyaku penuh harap ,entah bagaimana nanti caraku untuk mengembalikan uang itu tapi paling tidak aku bisa memberi uang untuk Ayu.


''baik bisa ,saja ?'' jawab KOHAR ,


''jum?'' teriaknya pada istrinya,ambilkan uang sepuluh juta ,bawa ke sini?'',


segera setelah menerima uang itu, aku pun pamit pulang, aku berencana ke rumah Anto untuk mengambil gaji ku bulan ini.


''ingat ya dimas bayar tepat waktu , kalau telat ada dendanya, tiga bulan lagi kamu bayarnya tiga belas juta ,sama utang Lik mu dua puluh juta jangan lupa itu.

__ADS_1


setelah pulang dari rumah KOHAR dan rumah Anto aku segera menuju ke rumah ayu ,ku serahkan uang lima belas juta dari KOHAR dan juga simpanan ku .


Sampai di rumah ,ku katakan pada bik wati agar tak terlalu cemas.


ku berikan uang separuh gaji ku pada bik Wat,i ku katakan aku mau menyusul ibu kota mau kerja sama ibu ,pada ayu aku pun pamit untuk menungguku tiga bulan saja.Dwngan perasaan yang sedih ayu pun melepas kepergian ku.


Ku beritahu ibuku bahwa aku mau menyusulnya ,ibuku sangat gembira lalu dia ijin sama majikannya ,dan teryata Lia majikan ibuku mengijinkan aku untuk kerja di sana.


Ku peluk ibuku karena kangen yang kami rasakan. ibu.segwra menyuruhku maka ,lalu beristirahat ,sampai sore aku belum melihat keluarga majikan ku tak pak Burhan masih di kantor , nyonya Lia masih belum pulang dari rumah temannya Tante santi, sedang teman masa kecilku mas Rian sedang pergi mengantarkan mantan istrinya .


pagi harinya setelah sarapan di dapur bersama ibu, aku disuruhnya membersihkan kebun belakang dengan segera aku melaksanakan perintah ibu,


Aku pikir keluarga majikan ku ini sangat baik Mungin bisa meminjamkan uang padaku untuk membayar hutangku.saat sedang asik mencabuti rumput ,tiba -tiba ponselku berbunyi ,


teryata bik wati yang menelepon ,dia mengatakan bahwa pak Lik Yanto kini tertangkap polisi waktu ada pengerebekan ,dan bik wati minta tolong untuk mencarikan uang sebagai jaminan agar Lik Yanto bisa bebas,


walaupun aku tagu ,tapi bik Wati mengatakan kalau setelah bebas ,Lik Yanto berjanji mau tobat ngak mau judi lagi.


karena aku kasian pada bik Wati akhirnya aku menelepon pak kohar minta tambahan uang ,karena dulu pun dia masih menawariku ,kalau aku kekurangan uang sebab jaminan surat rumah uang melebihi cukup .


setelah sepakat ,kohar akan memberikan uang pada bik Wati ,namun ia tetap mengancam agar aku segera membayarnya tepat waktu tentu saja di tambah bunganya.


aku tak tahu jika pembicaraanku di dengar oleh nyonya Lia ,lalu aku pun berterus terang ,kemudian dia menawarkan kerjasama ,tapi harus tanpa sepengetahuan siapapun ,


aku harus melakukan seperti yang di merencanakannya.


''dengar ,Dimas ini ngak boleh gagal' , kamu harus hadir dalam kehidupan Arini ,lalu buat Arini melupakan rian. ''


''aku bayar kau seratus juta ,dan bila kau bisa menikahi arini dan membawanya jauh dari Rian aku akan memberikan tambahan bonus ,padamu


kamu tenang saja masalah sarana yang lain aku akan mengaturnya, .'' semuanya di jelaskan ya secara rinci dan aku pun menyanggupinya.


Hari berikutnya aku pamit pada ibuku untuk pulang kampung ,walau aku merasa bersalah telah membohonginya tapi demi kebaikan bersama aku lakukan,


aku memang lupa wajah mas Rian dan mbak arini,tapi dengan semua yang di rencanakan nyonya Lia aku yakin semuanya akan berjalan sempurna .


pertemuan ku dengan mas Rian dan Arini pun sudah di rencanakan ,hanya saja antara aku dan nyonya Lia harus saling merahasiakan semuanya dan menganggap bahwa kami tak saling mengenal. ,.

__ADS_1


__ADS_2