Korban Talak Tiga

Korban Talak Tiga
perintah untuk Rian


__ADS_3

Tanpa mau di bantah akhirnya Rian menyetujui perintah papa nya untuk pergi ke luar negeri menjalankan bisnisnya di sana, Siska pun merajuk dengan dalih pingin bulan madu ,


Walaupun awalnya Rian menolak karena tak ingin rencananya dengan Arini kacau, dan pada akhirnya dia memberitahukan pada Arini dan Dimas ,dan dengan terpaksa Rian meminta utuk mengulur waktu agar tak bercerai dalam waktu sebulan ,tapi dua bulan karena kerjaan Rian di luar negeri,


Dan dengan senang hati Dimas menerima karena itupun adalah sebagian rencana Siska dan lia,


dan Arini pun hanya pasrah dengan keputusan Rian yang hanya terus memberikan pengharapan .


Rencana Lia dan siska mulanya mengatakan pada Rian hanya dalam waktu dua bulan tapi nantinya akan cari alasan untuk memperpanjang mereka untuk tinggal di sana,


''Rin ,?'' Iyem mendatangi Arini yang sedang di dapur mencuci piring bekas dia dan Dimas sarapan ,Dimas sudah duduk di kursi setelah tadi masuk kamar mengambil jaket karena akan berangkat ke pasar,


''iya mbok ,'' sahut Arini lalu mendatangi Iyem dan Dimas di depan meja makan,


'' kamu .memang ada uang untuk membeli rumah ini?'' tanya Iyem ,


'' ada mbok ,ku kira uangku cukup kok ,nun mungkin rencana untuk mengembangkan dagangan kita yaitu jualan kue dan roti online jadi di tunda dulu ,masalahnya untuk modal ke ikut untuk bayar rumah.''


''ya ngak pa-pa rin,yang penting rumah ini sudah dibayar ,''


'bak kalau uangnya tak cukup pakai uangku saja ,kita kan sudah suami istri jadi ya harus berbagi dong,?'' ucap Dimas sambil minum kopinya,


''nah ,itu untuk modal tambah dagangan saja ,lebih cepat kan lebih bagus,'' tambah Iyem


Arini pun menganggukkan kepalanya tanda setuju,


''lalu kapan mau bayar ya ?'' lanjut Dimas sambil menghabiskan kopinya,


'' nanti malam mbak Dami datang sambil bawa surat sertifikat rumahnya ,tadi sekalian ngasih tau kalau kebun belakang itu boleh disewa ,tapi yang punya minta untuk dua tahun sekalian , gimana Dim ,kamu masih ada uang kan ?''


''tenang mbak ada kok, aku berangkat dulu ya ?'' ucap Dimas seraya masuk kamar mengambil kunci motornya ,


''minta berapa mbak yang punya kebon ?'' tanya Dimas sambil berjalan ke depan , ''biar tak ambil uang di ATM , ''


''dua tahun katanya minta delapan juta Dim , kan kebun nya luas juga, '' ucap Arini sambil berjalan di belakang Dimas karena mau ke depan membantu


Janah .

__ADS_1


'' ya mbak ngak apa-apa nanti tak bayar ,'' seru Dimas sambil menaiki motornya ,sementara Iyem melanjutkan cucian arini,


Iyem memang di larang pulang ke desanya dulu ,Maya pun meneruskan sekolahnya pindah di SMA dekat kecamatan dan pasar,


Sore hari Dimas sudah pulang sambil seperti biasanya membawa belanjaan seperti biasanya,


begitu masuk rumah dilihatnya Dami sudah duduk di ruang tamu, namun tak terlihat arini,


'' sore mbak ,sudah lama?'' tanyanya sambil berjalan menuju dapur ,


''sore Dim?'' baru pulang ?''


Dimas mengangguk langsung berjalan dan melihat Arini sedang membuat minum,


Dim as meletakkan belanjaan dimeja makan,lalu melangkah menuju kamar mandi ,


''mbak ,mbak Dami nunggu aku ya,'' tanyanya selepas keluar kamar mandi,


''iya katanya kamu mau nitip buat bayar sewa kebun belakang, '' ucap Arini sambil membawa minuman ke depan ,


Dimas lalu kembali masuk kamarnya dan mengambil uang dan kemudian di serahkan kepada Dami ,


Setelah semua beres Dami pamit pulang ,


tinggal Dimas dan Arini duduk hanya berdua,


'' rencananya mau kamu tanami apa Dim?''


''cabe ,tomat ,sama terong ,gimana mbak?''


''bagus kalau bisa tambah kacang panjang sekali tanam kan bisa beberapa kali panen,'' kata Arini penuh semangat,


'mbak masak apa hari ini?'' tanya Dimas menuju meja makan '' ini sambal terong sama ayam goreng ,maaf tadi cuma ada terong sayurannya,''


''ngak pa-pa ini saja enak ,'' Dimas duduk dan mengambil piring ,Arini mengambilkan nasi untuknya ketika tangan mereka bersentuhan Arini tersenyum malu ,dan dengan segera mengalihkan tangannya,


''mbak ini uang untuk modal bikin kue ,terima ya ,'' Dimas menyerahkan amplop ke pada Arini saat dia membersihkan meja makan,

__ADS_1


''tapi Dim,'' belum sempat Arini melanjutkan perkataannya , Dimas menyentuh tangannya terima mbak ,''


Ada rasa gugup dalam diri Arini sedang Dimas merasakan jantungnya berdebar ,


''Rin,,'' Iyem berteriak dari luar rumah ,


Arini membukakan pintu ,


''ada apa mbok ,tanya Arini disusul Dimas di belakangnya ,


'' anu ,boleh ngak mbok minta uang sedikit saja ,untuk pegangan uang ku sudah habis ,'' dengan tersenyum malu -malu lalu Iyem duduk di kursi teras itu ,


''Iya mbok ada maaf sejak mbok di sini aku belum ngasih uang padahal kalau di sini mbok kan jadi tanggunganku,''


''ini,ambil saja ini ,aku kan juga anakmu sekarang ,jadi jangan di tolak,'' ucap Dimas sambil memberikan sejumlah uang kertas merah pada Iyem,


'' tapi Dim,,''


''sudah wong aku juga anaknya si mbok kok masak ngak boleh aku ngasih mbok ku uang , ya kah mbok aku anakmu juga ,'' Dimas menaikkan alis mata nya ,sambil memandang Iyem ,dan melirik Arini ,


'' iya yang anak laki -lakinya si mbok,'' Arini merenggut,


''ha,,,,ha,,,ada yang marah mbok,lihat mukanya di tekuk sampai bibirnya bisa di kuncir,ha,,,ha'' Dimas meledek Arini sambil tertawa,


''makasih ya Dim maaf sudah merepotkan mu,'' ucap Dami sambil mengambil uang di atas meja yang di letakkan Dimas,


Setelah Iyem pulang Dimas masih saja duduk di teras sambil memainkan ponselnya ,


entah mengapa cuaca hari ini mulai dingin mungkin karena cuaca kemarau dan akan memasuki musim penghujan , pikiran Dimas mulai tak keruan ,


Arini di dalam kamarnya sedang menyibukkan diri dengan ponselnya karena lusa mau memulai jualan online ,walaupun berkutik di seputar makanan dan kue ,lagi pula sekarang ada si mbok dan Maya yang membantunya memang Iyem sangat pandai membuat kue dan roti karena dulu di kampungnya pekerjaannya juga jualan kue .


Sementara Rian dan siska di serta Lia sudah tiba di Singapura ,mereka tiba di sebuah apartemen yang mereka miliki ,bisnis keluarga Lia memang sangat besar merambah banyak di beberapa negara, kali ini yang biasanya Burhan yang urus tapi karena rencana untuk menggagalkan rencana balikan antara Rian dan Arini mereka menjebak Rian supaya lama di sana hingga akan membuat hubungan nya dan Arini renggang kalau bisa langsung putus


Tanpa sepengetahuan Rian Siska mengirimi Arini foto ,dan Vidio kemesraan mereka dan yang lebih gila saat mereka sedang menikmati malam panas berdua ,yang tentunya akan membuat Arini marah ,


dan tentu ini pun adalah rencana yang di buatnya den dengan ini Siska lalu menyuruh Dimas untuk segera bertindak seperti perintah siska.

__ADS_1


__ADS_2