Korban Talak Tiga

Korban Talak Tiga
Dimas Melamar


__ADS_3

Setelah sampai di rumah Arini ,Iyem dan Maya yang sedikit terkejut melihat Arini tinggal di rumah yang bukan selama ini di tempatnya segera duduk di ruang tamu. Bik janah yang bergegas dari dapur menuju ke depan untuk melayani pembeli berhenti sejenak lalu menganggukkan kepalanya pada Iyem , ''sebentar Bu saya ke depan dulu?,. mari,'' .


Mereka berempat duduk sambil Iyem memandang pada Arini dan Dimas secara bergantian,


Dimas lalu pergi ke dapur membuat minuman utuk Iyem dan Maya.


Setelah selesai Dimas lalu menyuguhkannya di meja .


''Di minum dulu mbok?''


''Arini ?,,,,bisa kamu jelaskan semua ini ?'', tanya Iyem setelah menyeruput teh di depannya.


''Saya minta maaf mbok?'' selama ini saya tak berterus-terang padamu,'' ucap Arini sambil menundukkan wajahnya, ''tapi hal ini juga tak mungkin akan saya sembunyikan dari mu,?''


Arini lalu mendekati Iyem merangkulnya dan menangis tersedu ,Iyem yang belum mengerti lalu menegakkan kepala anaknya ,ditatapnya Arini tajam ,sementara Maya hanya diam ,gadis yang biasanya cerewet itu hanya membisu.


Dimas bisa kau memberiku penjelasan atas apa yang terjadi,?'' Iyem menoleh pada Dimas di sebelah Maya.


''Biar mbak Arini yang menjelaskannya sendiri,'' timpal dimas',


''arini lalu melepaskan rangkulannya, ''aku sudah bercerai dengan mas Rian ,mbok?'' pada waktu Maya sakit dan aku pulang itu sudah seminggu ,jadi sudah hampir tiga bulan aku bukan lagi istri dari mas RI


an,''jawab Arini sambil masih terdengar sesenggukan.


''apa kau berselingkuh dengan Dimas ,sehingga Rian menceraikan mu dan oleh sebab itu Rian tak kembali memasrahkan mu secara baik -baik padaku selaku orang tuamu ha,?'' terdengar nada marah pada Iyem.


Arini kaget atas peryataan Iyem, ''ngak mbok aku ngak mungkin melakukan perbuatan yang tak dibenarkan seperti itu ,'' bela Arini .


''Ya mbok kami tak pernah melakukan apapun, ku harap mbok jangan salah sangka,'' Dimas yang dari tadi diam mengeluarkan suara juga.

__ADS_1


''Mbak Arin sebaiknya kau cerita semua dan jangan kau tutupi lagi ,?'' ucap Dimas disertai anggukan kepala arini,


Arini lalu menceritakan semuanya ,mulai ia divonis mandul dan kini Rian sudah menikah lagi dan sekarang istri Rian juga sudah hamil, tapi satu hal yang tak di beritahukan ya pada Iyem yaitu dia akan kembali rujuk dengan Rian setelah menikah lagi,


'' Kurang ajar ,Rian mencampakkan anak orang kok sembarangan saja ,seharusnya di pasrahkan baik-baik,wong dulu mintanya juga baik-baik,'' kesal sekali Iyem mendengar penuturan arini.


''Ya ,nanya juga sudah dapat yang baru paling hatinya juga sudah ketutup sama yang lain,'' Maya tiba -tiba membuka mulut yang sedari tadi terkunci ,


''harus dikasih pelajaran tuh ,dasar laki -laki sableng,'' mulutnya pun mencibir seperti bisa di kuncir.


Semua lalu terdiam ,sampai Dimas membuka suara,


''sebenarnya ada yang mbak Arin belum ceritakan mbok?,''


''oya,,,.apa itu kau masih menyimpan rahasia lagi rin?'' selidik Iyem dengan mata yang menyipit,


''ada apalagi Rin ,jawab,?'' karena rasa penasaran Iyem lalu mengguncang pelan bahu Arini .


''Saya dan Dimas akan menikah mbok ,Minggu depan ,'' jawaban Arini membuat Iyem mengernyitkan dahinya.


''Ya mbok ,dan karena mbok sudah ada di sini ,sekalian aku melamar mbak Arini untuk menjadi istriku,?'' ucap Dimas mantap,


''apa harus secepat itu ,baru massa iddah langsung nikah lagi ,kamu ngak hanya membalas Rian kan Rin ?'' tanya Dami sambil geleng kepala,


''ngak mbok aku ngak bermaksud membalas hanya saja aku telah mencintai Dimas begitupun sebaliknya jadi dari pada khawatir dengan yang tidak -tidak apalagi rumah kita kan bersebelahan ,'' ya-ya aku tau maksud kalian , '' ucap Iyem memotong kita Arini yang berbelit -belit,


''ye walaupun tersakiti akhirnya akan bahagia juga ,ingat kak hilangkan saja kesedian kakak karena si Rian ,itu ,kan sudah ada gantinya ,toh mas Dimas ngak kalah ganteng ,'' iya ,,,iya ,,kah???'', Maya dengan mulut monyongnya tak henti ngomong,


Dimas hanya tersenyum ,

__ADS_1


''Dimas kita bisa bicara berdua, ''


Iyem memandang Dimas serius ,


'' Boas Mbok gimana kalau di rumah saja.tawar Dimas dan Iyem menyanggupinya .


Janah yang sudah selesai meladeni dua orang pembeli lalu masuk dan berkenalan dengan keluarga arini, setelah ngobrol sebentar Iyem dan Dimas pamit menuju rumah Dimas,


''Sebenarnya paa yang terjadi Dim? apa semua yang dikatakan Arini itu benar dan tak ada yang ditutupinya?'' Iyem sudah mengintrogasi Dimas begitu Dimas persilahkan nya duduk .


''Semua benar hanya satu yang ditutupi nya mbok, tapi saya sangat mengharap atas apa yang saya katakan ini jangan sampai mbok tanyakan ,ataupun bicarakan dengan mbak Arini. '',


Dimas lalu duduk setelah Iyem tak mau ketika Dimas hendak membuatkannya minum.


'' Ceritakan lah ,aku percaya kamu orang yang baik dan aku juga melihat cinta di matamu untuk anakku,'',


'' sebenarnya pernikahan ini hanya sandiwara mbok,?'' Dimas lalu menceritakan apa yang belum Arini ceritakan tentang Rian yang akan rujuk nanti dan Dimas hanya seorang yang dibayar untuk membantu rencana mereka, Dimas juga memberitahukan rencana Lia yang juga membayarnya untuk memisahkan Arini dari rain untuk selamanya , karena Lia tau rencana rian,


Iyem menghela napas dengan kasar ,


''jadi Arini juga berbohong padaku ,,keterlaluan ,'' wajah setengah tua itu menunjukan guratan kesedihan ,


''Aku sudah jujur padamu mbok tapi aku benar -benar mencintai mbak Arini dan aku berjanji tak akan membuatnya menangis lagi , dan aku akan menerimanya walaupun dia tak akan bisa memberiku seorang anak sekalipun ,itu janjiku padamu mbok ,aku mohon restu lah kami .


Iyem lalu berdiri mendekat ke Dimas ,ya Dim aku merestui pernikahan kalian ,tolong jangan lepaskan Arini untuk bisa kembali ke Rian ,apapun cara yang kau tempuh ,aku meridhoi mu, ''ucap Iyem sambil tersenyum pada Dimas ,


Dengan senang Dimas mencium takzim tangan Iyem,


''Tolong bahagiakan anakku '' ucap Iyem sebelum pamit pulang , Dimas lalu mengantarkan nya sampai depan pintu,

__ADS_1


__ADS_2