Korban Talak Tiga

Korban Talak Tiga
POV Riyan


__ADS_3

Namaku Rian ,papaku seorang pengusaha sukses ,aku pun menjadi bawahan papa,dan aku pun menerimanya karena aku anak tunggal toh nantinya perusahaan itu bakalan di wariskan ke aku.


pertama aku lihat Arini wanita yang telah menjadi istriku itu sedang bekerja di sebuah rumah makan yang dimiliki teman mama.


waktu itu aku antar mama ketemu Tante Mirna teman mama semasa SMA sering memang menemui Tante Mirna karena memang hanya dia yang bertempat tinggal dekat mama


''mbak?'' begitu melangkah masuk mama langsung melambaikan tangannya


''bu Mirna mana?''. gadis cantik yang hendak berjalan menuju dapur itu berhenti ,menoleh ke arah kami lalu berjalan menghampiri kami , ''ya Tante ?''


''eh ,majikan mu mana?''


''oh ,Bu Mirna belum datang Tante tadi, keluar ada keperluan kata Bu mirna.'' 'tante mau pesan apa?'' sangat sopan tutur katanya .


''minum aja dulu mbak, ''


''iya Tante ?'' ''mohon tunggu sebentar.''


''mbak-mbak ?''sebelum melangkah si pelayan menoleh , ''kok manggil mamaku Tante ,emang kapan nikahnya sama om situ?'' ucap Rian sambil tersenyum dengan wajah yang menggoda.


''maaf ,sampai ngak sadar,maafin ya Bu ,habis kemarin bu mirna bilangnya suruh manggil Tante aja , kan sering ketemu juga .''


''panggil mama juga ngak papa mbak,beneran deh,?''


''iya kan ,ma,''


''masnya jangan gitu ah,,,,malu aku,aku kan udah minta maaf,permisi saya ambilkan pesanannya.


''silahkan Bu ,?'' sambil meletakan pesanan Lia


''mbak tapi beneran kok boleh kok panggil mama,tapi,harus mau jadi anaknya dulu iya kan ma?'' sambil cengar-cengir


''ih apaan sih kamu rian,ada ada saja.''


''maaf ya mbak atas sikap anak saya?''


sambil tersenyum simpul,Arini pelayan itu melangkah pergi


''tunggu mbak,''


''iya mas '' Arini menoleh lagi.


namanya doong masa di jadiin mantu kok ngak ngasih tau namanya,''


''rian ,''apaan sih bikin malu aja''. mama melotot ke aku.'' aku hanya tersenyum.

__ADS_1


malam ini aku lewat depan rumah makan Tante Mirna ,aku penasaran banget sama aini gadis cantik nan lembut dan sopan.


aku sudah telpon Tante Mirna ijin untuk mengajak Arini keluar ,Arini yang mulanya tak mau ,atas paksaan Tante Mirna akhirnya mau juga.


Duduk dengan dia di sebelahku membuatku gugup ,jantungku berdebar tak karuan.aku memang anak mama selalu patuh apa yang di minta mama sampai saat ini pun aku belum pernah pacaran banyak sih wanita yang ngejar -ngejar tapi itu justru membuat aku ngak suka.


Ku ajak Arini ke taman kota ,di mobil hanya diam ,di sinipun diam ,Rin ,?'' boleh aku jujur ke kamu?''


Arini mengangguk,


''aku suka sama kami maaf aku lancang ,tapi jujur pandangan mu padaku saat itu aku ngak pernah bisa lupa ,''


Arini terkejut,lalu memandangku dengan pandangan yang sulit di artikan .


''jangan berpikir yang macam-macam aku akan terima jawabanmu apapun itu .''


''jujur aku belum pernah jatuh cinta ,tapi sama Ami aku rasa ini cinta,kau boleh percaya atau tidak terserah tapi ini yang sebenarnya .''


''maaf,mas,?'' aku pun ngak tahu harus jawab apa,jujur waktu lihat mas,aku suka mas tampan ,lucu juga,''jawaban yang diucapkannya membuatku senang .


''kalau begitu boleh dong jadi pacar aku,?''


''mas aku tuh, orang ngak punya Lo bukan yang selevel sama kamu,kamu kan orang kaya ,apa keluargamu akan setuju .


aku pastikan mereka akan setuju.''


mas jika aku menerimamu apa kau akan menyayangiku sepenuh hatimu,?''


''kau tak usah ragu,Rin orang tuaku memberikan semua pilihan padaku.''


''Ta,,tapi aku dar dulu punya keinginan mas aku tak mau pacaran,kapok di hianat ,


''kalau kau memang benar serius denganku lamar aku ,kita pacarannya setelah menikah.


'' oke Rin aku ngak main main dengan omonganku ,akan segera ku beritahu orang tuaku untuk segera melamar mu ,''


''terimakasih?''


ku genggam tangannya dan ku cium tangan yang halus itu dengan hati yang sangat senang .


''berjanjilah kau menyakiti aku mas dan selalu sayang sampai kapanpun padaku.''


pernikahan ku berlangsung sangat meriah ,walaupun Arini dari keluarga yang tidak kaya tapi mama dan papa tidak mempersoalkannya.


ibu dan adik Arini yang bernama Mega sangat baik ,Arini beda ayah dengan Mega tapi Arini menganggapnya seperti saudara kandung.

__ADS_1


''Nyonya ?'' lirih suara Mak Iyem ibu Arini sambil mendekat pada mama, ''saya sangat berterima kasih sama nyonya sekeluarga ,saya ngak menyangka nyonya mau menerima anak saya jadi mantu, '' sambil menghela napas lalu duduk di dekat mama,


''padahal kami ini orang miskin ,''.


''ah jangan panggil aku nyonya kita kan udah jadi besan,yang penting bagi saya itu anak saya sudah cinta ,''


''saya tuh udah ngak ada masalah,'' mama menggenggam tangan Mak Iyem .


ambil tersenyum ,


''ibu ngak usah khawatir kami semua akan sangat menyayangi putrimu,''sambil menoleh ke arah ku yang sedang asik menggoda Arini di atas dekor yang mewah itu. mereka berdua lalu tersenyum bersamaan.


Tak terasa pesta pun udah usai jadi waktunya malam pertama .semua sudah pulang dari hotel tempat resepsi pernikahan ku ,yang Memeng diadakan di hotel punya teman papaku .


Mama,dan seluruh keluargaku pulang hanya aku dan istriku saja yang masih tinggal di hotel.


setelah ku buka pintu kamar ,aku celingukan mencari Arini ,eh teryata di kamar mandi,


hatiku dek dekan maklum belum pernah satu kamar sama wanita ,kata teman -temanku aku memang naif, wong laki laki kok takut kalau di deketin wanita ,kok ngak jantan ,dan banyak lagi ocehan teman temanku yang tak ku anggap sama sekali.


Sebenarnya aku bukannya ngak normal ,pingin juga dekat sama cewek tapi aku ngak mau hanya main-main ,di kantor pun banyak yang mendekatiku


,tapi aku malah risih karena bagiku pantang cowok malah didekati wanita kok kayaknya wanitanya seperti murahan .


Tapi sejak melihat Arini langsung suka dan komitmen Arini yang ngak mau pacaran tapi langsung nikah aku sangat cocok.


''sayang baru ngapain kok dikamar mandi lama banget '',ucapku sambil tersenyum menggoda walaupun jantungku rasanya wuih tak karuan.


Arini hanya tersenyum ,lalu duduk di tepi ranjang ,baju nya pun sudah ganti dengan kimono yang membuatnya terlihat seksi ,ku dekati dan ku peluk ,ku cium pipi yang halus bak pualam itu dia hanya menunduk dan tersenyum malu .


''hayo ngapain tadi dikamar mandi ,masak lama banget,''


''aku mandi lah mas ,sambil menata hati yang tak karuan ,?''sambil menundukkan wajahnya seperti anak takut di marahi ibunya


''memang hatinya kenapa sayang ?''godaku.


kupeluk lagi dia ,''mas mandi dulu sana bau ,biar capeknya ilang''.


''iya sayangku hanya,aku lalu berdiri melangkah menuju kamar mandi,beberapa langkah aku kembali menoleh ,dia gugup karena ku pergoki dia menatap tubuhku , ''oya sayang,tata lagi hati kamu sambil menungguku mandi?'' sambil tersenyum nakal.


Malam pertamaku kami lalui dengan sangat bahagia dia berikan mahkota kesuciannya hanya untuk suaminya yaitu aku dan itu menandakan kalau Arini sangat menghargai yang namanya pernikahan .aku pun berjanji tak akan pernah meninggalkan dia.


Lusanya setelah ibu dan adiknya pulang ke kampung aku dan Arini pergi berbulan madu ke Bali ,ku rengut


hari -hari bahagia dengan Arini sampai akhirnya masalah ini terjadi kebahagiaanku selama tujuh tahun hancur karena keegoisan mama demi mendapatkan seorang cucu padahal aku tak pernah mempersoalkan masalah anak dengan arini.

__ADS_1


__ADS_2