Korban Talak Tiga

Korban Talak Tiga
Upah untuk Dimas


__ADS_3

Setelah mandi dan berganti baju,Dimas segera melarikan motornya menuju sebuah cafe tempat yang dijadikan pertemuan dengan Lia .


Setelah Spain segera di parkiran motornya segera diparkir dan segera dia menuju ke tempat dimana Lia dan siska duduk.


''Selamat pagi ,nyonya,?'',, sapa Dimas .


Lia segera mempersilahkan duduk,


''berapa hari lagi kamu dan Arini akan melangsungkan pernikahan,?'' tanyanya setelah Dimas duduk,


''seminggu lagi nyonya,''. jawab dimas,


''bagus kamu masih ingat kan? dengan perjanjian kita?'' kamu harus ada di pihak ku ,kalau kau sampai ingkar dengan janjimu ,kau laporkan kau ke polisi dengan kasus penipuan ,paham kau,?'' ucap Lia sambil menatap Dimas tajam.


''Iya nyonya aku berada di pihak mu, jangan khawatirkan soal itu,,,,,tapi,,, tapi,,,'' Dimas berhenti berucap membuat Lia sedikit bingung.


''Apa kau mau minta tambahan uang ,katakan saja?'' aku akan menambahi Unang yang delapan puluh juta itu sesuai dengan janjiku by kau berhasil ,kau tak perlu khawatir ,aku bukan pembohong, '' ucap Lia sambil meminum jus dihadapannya.


''kamu mau pesan apa biar aku yang traktir?'siska yang diam lalu menanyai Dimas .''Terserah mbak saja,'' jawab Dimas,


''tadi ada yang masih mengganjal di pikiranmu ,. katakan saja ,kita cari jalan keluarnya sekarang,?'' tambah siska,


''iya ,katakan Dim?'' ,


''akun akan berusaha seperti yang nyonya mau supaya Arini dan mas Rian semakin jauh ,tapi kalau nantinya caraku untuk itu harus melanggar perjanjian ku dengan mas Rian dan aku kena denda yang berlipat ,harus pakai apa aku membayarnya,'' dan sejujurnya aku juga sebenarnya mulai menyukai Arini , '' ucap Dimas sambil sedikit tertunduk.


''wah bagus itu ,perasaan kamu itu bisa menjadi bertambah lancarnya usaha kita, '' aku senang sekali mendengarnya ,iya kan ma?'',,Siska tertawa senang.

__ADS_1


''Ya Dim ,kamu hanya harus memperjuangkan cintamu , sejujurnya aku akan ikut merasa senang bila Arini bahagia bersamamu nanti, dan masalah ganti denda yang harus kamu tanggung jangan khawatir aku yang akan membayarnya jika sampai itu terjadi, '' kata Lia dengan. senyuman yang menghiasi bibir manisnya,


''dan karena kau sudah membuatku senang hari ini juga ku bayar kekurangan uang yang ku janjikan padamu,'' ucap Lia lalu mengambil ponselnya dan mentransfer sejumlah uang untuk Dimas,


Hp Dimas berbunyi ,di ambil dan dilihatnya, '' nyonya ini banyak sekali,. bukan seharusnya hanya tujuh puluh juta tapi ini seratus ,banyak sekali ,bukannya dulu sudah memberiku delapan puluh, ?'' mimik wajah Dimas senang bercampur haru,


'' tak apa Dim ?,,anggap saja bonus .''lia kembali meminum jus nya,


''dan akan ku tambahkan sebagai kado pernikahan kalian ,'' sambung Siska ,lalu mengetik di ponselnya dan tak lama hp Dimas kembali berbunyi ,masuk uang tiga puluh juta,


''mbak ini banyak sekali, ?'' Dimas sampai melongo,


'' tak apa bagaimanapun juga ,yang kau lakukan juga demi kebahagiaanku juga kan ,?''jawab Siska ,sambil kembali memasukan hpnya ke tas kecilnya,


''terima kasih semuanya, aku sangat senang ,'' ucap Dimas .


''apa maksud kamu sayang, tanya Lia sambil memandang wajah Siska yang tersenyum simpul,


''kalau dalam waktu dua bulan setelah menikah kau mampu membuat arini jatuh cinta padamu akan ku pastikan uang seratus juta akan jadi milikmu,'' ucap Siska serius,sambil menatap tajam pada Dimas.


Dimas diam dan hanya mengangguk ,''kalau begitu saya pamit ,terima kasih atas semuanya, saya ada janji bertemu dengan Arini dan Rian saat jam makan siang . Lia dan siska mengangguk.


Setelah Dimas pergi ,kedua wanita itu tersenyum ,''kamu beneran akan memberi hadiah itu,? tanya Lia ,diliriknya Siska yang tersenyum yang memandangnya ,


'' bagiku seratus juta gak ada artinya dibandingkan dengan mas Rian kan ma?'',,


''iya,,,aku memang tak sepenuhnya benci pada Arini ,tapi kalau dia bisa bahagia dengan orang lain aku juga sedikit lega,'' ucap Lia pelan.

__ADS_1


Saat makan siang di sebuah cafe lain tampak Arini ,dan Dimas duduk berhadapan sambil menunggu kedatangan Rian ,


''kemana to mas Rian ini ?'' , Arini menoleh kanan ,kiri melihat -lihat sekeliling.


''Sabar mbak sebentar lagi juga nyampe,ujar Dimas sambil memperlihatkan muka jutek,


''wah ,sudah menunggu dari tadi ya, kok belum pesan makan?'' Rian yang datang segera duduk di samping Arini ,walaupun sebenarnya ada perasaan sedikit cemburu waktu tadi dari jauh melihat Dimas mengandeng tangan Arini waktu menaiki tangga .


''Kan nunggu ,kamu mas?'' ucap Arini lembut ,dipandanginya wajah pria yang pernah jadi suaminya itu ,dirasanya Rian masih sama seperti dulu tapi perhatian dan cintanya saja yang sudah terbagi dan mungkin bila nanti Arini kembali bersama Rian entah apa bisa menerima semua itu.


Setelah pesanan makanan mereka datang ,langsung saja mereka menyantapnya,


''Dim, aku serahkan Arini untuk jadi istrimu ,tolong jaga Dian dan jangan kau sentuh dia apalagi kalau sampai kau jatuh cinta padanya, ingat status perkawinan ini hanya sebagai tameng ,bukan yang sebenarnya, ini hanya sandiwara ,aku akan membayar mu besok untuk kekurangan yang ku janjikan waktu itu, '' Rian berucap sambil menahan gejolak dihatinya, '' Ya TUhan , aku tau ini salah tapi aku tak mau jika Arini jadi milik orang lain ,dia cinta pertama dan terakhirku walaupun sudah ada Siska ,aku belum bisa mencintainya dengan sepenuh hati ,aku serakah ,maafkan aku ,Tuhan ,'' bisik hati Rian.


''Mas aku akan berusaha menjaga hatiku selalu untukmu tapi kamu pun juga harus tetap mencintaiku walaupun kau sudah ada istri yang lain,'' ucapan Arini menyadarkan Rian dari lamunannya.


Rian hanya mengangguk sambil meraih tangan Arini ,di genggamnya erat dan di tatapnya wajah ayu yang selama ini sia rindukan walaupun kadang juga lupa karena ada Siska ,


'' apa mas Rian nanti akan datang ke pernikahan kita,?'' tanya Dimas tiba -tiba.


''maaf aku ngak bisa , '' ucapnya Sabil melepaskan tangan Arini ,


''aku sangat pengecut ,ku akui itu ,aku belum siap bertemu dengan si mbok ,


Arini mengangguk, ya mas ,aku tau perasaan mu ,''


Mereka kemudian berpisah ,melihat Arini yang di bonceng sepeda motor oleh Dimas membuat hati Rian panas dingin dan,tapi mau gimana lagi Rian harus menerima nya toh kalau sudah menikah pun mereka berjanji akan jaga jarak meskipun tinggal satu rumah,

__ADS_1


__ADS_2