
Tiba di kampungnya cowokku tidak memberi kabar sedikitpun atau sepatah kata apapun,aku yang selalu menunggu kabarnya membuat hatiku gelisah terus,diam seribu bahasa dan tak sabar ku chat pacarku
"yank...udah nyampe kampung atau ngimana"
"udah"
"syukurlah,salam sama keluarga ya"
"maaf kita putus saja"
"kau kenapa sih akhir akhir ini sering bilang putus"
"ia kita putus saja,bapak ngak suka hubungan kita"
"jangan kayak gitulah yank,bapak aja kemaren masih ngomong kok samaku"
"kamu jangan nganggu aku lagi,bapak ngak setuju sama hubungan kita"
"bohong kau yank kau prang aku ya"
__ADS_1
"bukan,tapi itulah kenyataannya"
"akh kau ngaconya kelewatan"
"ya sudah kalau begitu,aku ada kerjaaan "
"yank" ngak di balas
"yank"tetap juga ngak di balas
Mungkin dia sibuk itu pikiranku,akupun tidur karna sore nya aku akan pergi ibadah,tapi selalu ku tunggu kabarnya sampai malam ngak ada kabar.aku sudah kayak pengemis di buatnya,oh Tuhan cinta seperti ini ternyata sakitnya minta ampun,Aku mulai mempelajari smua tentang dia bahkan aku menawarkan racun untuk diriku asal bersama dia tapi tak kunjung dia menelponku,cintaku yang begitu besar padanya tapi dia sama sekali tak menghargainya.pada saat itu aku benci dengan malam itu dimana aku tak bisa tidur aku tak bisa berbuat apa apa selain melihat handphone ku apakah ada inbox datang dari dia,aku menunggunya semalam.
Ternyata hatiku selalu padanya walaupun berbagai cara aku lakukan untuk bisa menutup mata,keesokan harinya aku kerja masuk sore,dadaku rasanya sesak dan rasanya dag dig dug setiap saat begitu,aku sampai lemas di buatnya dan aku bertanya pada temanku
"kok dadaku sakit ya lemas ini selalu dag dig dug trus loh"
"akh kamu mungkin karna minum kopi itu"
"ngak mungkin loh karna rasanya ngak enak banget hari ini"
__ADS_1
"akh jangan pikirin yang ngak baik akh"
"ia sih"
Temanku mulai menenangkanku dan sore harinya mau pergi kerja aku sudah merasa tak enak ngak semangat pergi kerjanya.aku meneteskan air mata dan ku berbicara sama anjingnya aku akan baik baik saja dan segera pamitan sama anjingnya.tiba di tempat kerjaan begitu juga jantungku tak karuan berdebar dag dig dug.perasaanku ngak tenang gelisah,ku chat pacarku ngak di balas.aku hanya bilang kuat kuat ngak boleh begini kamu masih punya tanggungan untuk bantu pacarmu untuk nikah nanti.banyak yang harus kamu bayar untuk semua persiapanmu nanti.
Jam break pun tiba aku segera mengambil handphone ku dan mengambil minum ku supaya segera pergi istirahat dan makan di kantin,tapi tiba tiba aku membuka handphone ku disitu ku melihat foto cowokku sudah tunangan sama cewek lain.aku langsung lemas dan terduduk menangis histeris dan teman temanku langsung datang melihatku dan tanpa malu lagi aku kayak orang yang tak punya Tuhan dan menangis histeris karna pacarku sudah di tunangis sama cewek lain.aku menghubunginya beberapa kali aku menghubunginya dia mematikan handphone nya dan selanjutnya aku di blokir dari wa,fb,ig,smua sosmednya yang ada.
aku menelepon kakaknya,adeknya,bapaknya,mamaknya tetap saja mereka tak menghiraukannya,mereka malah menertawakan aku baik adiknya juga menertawakanku,mereka membohongi smua kluargaku,lalu aku menelpon kakakku abangku juga orangtuaku,aku menangis histeris pada mereka,mereka hanya bisa menangis dengan apa yang kualami,mamakku ingin segera datang tapi abangku melarangnya karna keadaan covid.mamakku yang menangis terseduh seduh melihat anaknya di tinggalkan orang yang di cintainya dan saat itu orangtuaku tak henti hentinya menelepon aku aku yang lagi keadaaan bekerja berusaha konsisten dalam kerjaanku aku bekerja sambil menangis dikalah ada orang aku tersenyum dikalah sepi aku menangis terseduh seduh.
Aku yang terlalu sayang padanya membuat diriku sakit,jika malam itu aku bisa mati aku akan mati saja,namun itu hal yang tak di inginkan oleh siapa pun,perasaanku semakin sakit semakin tenggelam dalam kesakitan karna perbuatan mereka yang membohongi aku,pulang kerumah dari tempat kerja aku menunduk karna mataku bengkak dan aku menghidupkan motorku lalu tanpa menyapa siapa siapa aku melaju cepat dan di perjalanan aku menangis terseduh seduh mengingat smua dan mengingat dia dan cewek lain sudah tunangan tanpa persetujuan dariku.
AKu berusaha kuat,nyampe rumah aku di sambut anjingnya,aku langsung menangis dan memeluknya,aku tak karuan menangisi dia aku duduk di tempat tidurku hanya untuk menangisi dia terus menerus.aku tak bisa tidur dan airmatalah yang mengalir dari mataku sampai pagi pun aku tak tau kalau matahari sudah bersinar,aku tidak mau makan dan tidak minum dan sepertinya aku mulai tak bisa apa apa,aku hanya menangis dan menangis,makan pun aku tak nafsu apa apa aku tak mau tapi aku masih tetap pergi bekerja walaupun keadaanku begitu.
Selama beberapa hari aku tidak bicara tidak makan tidak minum aku mulai lemas menangisi dia dan aku seperti orang gila,yang terkadang tertawa lalu menangis lagi,aku menangisi dia yang masih hidup.dia yang tidak memikirkan aku dan perasaanku mungkin sudah bahagia disana dan dimana kata katanya yang mau menikahi aku itu dalam pikiranku tapi semua sudah campur aduk.gelas di tanganku ku lempar ke dingding karna sangkin sakitnya perasaanku.novel yang aku mulai dan akan selesai ku hapus dan laptopnya ku lemparkan dan ku pecahkan,aku mulai tak sadar apa yang ku perbuat.
Temanku yang datang menawarkan makananpun ku bentak dan ku usir dan setelah dia meletakkan makanannya ku ambil tapi sepertinya mulutku tak bisa mengunyah seperti biasa karna mulutku yang selalu diam sepertinya sakit untuk ku buka,aku yang menyiksa diriku membuat temanku memutar lagu galau dan akhirnya aku makin menangis terseduh seduh,aku mulai mengikuti lagu nya seperti orang bodoh yang tidak tau arah langkahku kemana aku mengambil handuk untuk mandi tapi aku duduk kembali dan menangis lagi.aku ke kamar mandi bengong dan hanya melotot di kamar mandi dan obok obok airnya saja baru aku keluar kamar mandi.
Lalu temanku yang melihat aku seperti orang gila mendekatiku dan melihatku bukan seperti aku lagi,aku melotot di depan nya dan membuka mulutku dan menangis lagi.beberapa hari kerjaanku hanya menangis karna cinta.
__ADS_1