KuTutupi Lukaku

KuTutupi Lukaku
EPS 55 : Dia Cerita Di Danau


__ADS_3

Keesokan harinya ku rapikan semua kontrakanku,ku lap ,ku pel dan ku bersihkan debu debu yang menempel di gelas gelas yang tidak terpakai tiba tiba handphone ku berbunyi


"jadi ke danau"


langsung saya jawab


"jadi tapi tunggu saya beresin rumah dulu"


"jangan lama aku ada perlu nanti"


"sore aja"


"kalau gitu nanti kabarin saja"


"ok"


Semakin ku percepat ingin cepat cepat beresin rumah,supaya nanti kalau pulang dari danau rumah sudah bersih dan ngak ada kerjaan lagi,begitu semua beres,aku langsung mandi dan kupakai baju yang pernah dia bilang cantik untuk ku,tapi segera aku tersadar bahwa ini semua ngak bisa aku lakukan karna dia sudah milik orang lain,ngak seperti yang dulu lagi,di paksa pun ngak bakalan bisa di kembaliin lagi,langsung ku buka baju ku dan ku tukar dengan pakaian lain,begitu ku tukar baju ku motor nya udah terdengar di telingaku bahwa dia sudah datang,aku belum buka pintu kamarku dia sudah langsung masuk ke dalam teras kontrakanku dan mulai ketok ketok pintu kontrakanku,secara anjingku yang galak selalu menggonggong dari dalam,lalu langsung ku buka pintu kamarku dan ku buka juga pintu untuknya.


"cepat banget " kata ku


"cepat apanya ini udah sore lagi,kok kamu cantik banget,mau kemana?"


"mana ada cantik,perasaanmu aja kali"


"ehe sampai kapan pun kau tetap cantik di mataku"


"gombalanmu itulah yang buat aku terpesona"


"aahahhahhhahhahhaha udah mulai dia yah"


"mulai apa"


"mulai pinter jawab kalau aku gombal"


"harus dong"


"payah baru ngerti"


"ngerti apa bloon"


"loh kok bloon pulak aku di bilangnya"


"ia lah ketinggalan jaman,dari dulu kek"


"jadi menurutmu selama ini aku bloon"


"bisa jadi"


"uhhh sedih aku"


"kenapa harus pake make up,janganlah bedak nya tebal tebal"


"sok sok an bilang begitu,atur aja tunanganmu"


"ituuuu ituuuuuu lagi,ngak ada kesenangan kau buat sekarang di dekatmu"


"ohohohoho gitu kali,ayoklah aku udah siap"


"ayok,oia beliin gorengan sama minuman nanti supaya kita makan yah"


"boleh lah,apa lagi"


"rokokku dong"


"mmmmm kalau itu ngak bakalan berubah keluar dari mulutmu"


"hummmmmm gitu"


"ngak lah bercanda"


"ayoklah kunci kontrakanmu ntar maling masuk"


"ngimana maling masuk anjingku aja ada"


"bukan berarti anjing ada orang ngak bisa masuk"


"ia sih"


"otak di pake lah"


"otak mu aja pake"

__ADS_1


"emang otakku di pake buat main mobile"


"ooooooooo gitu yah,kirain buat yang lain,ayoklah"


"ayoklah ayok"


"udah..."


"ia udah"


"turunlah"


"aahahahaahahaha baru naik udah di bilang turun gokil"


"manusia aneh"


"ia ia aku manusia aneh,ayok jalan"


"okay ,kita gas ya"


"banyak omong gas lah"


"okay kita gaaaasss"


Di atas motor dia mantanku menarik tanganku untuk merangkulnya lalu ku lepas lagi,berkali kali dia melakukan hal yang sama,berkali kali juga aku melepaskan tanganku dari tangannya,akhirnya dia diam, sepanjang perjalanan dia selalu bertanya kenapa aku masih baik sama dia,dan aku menjawab nanti di danau akan ku jelaskan,setelah jalan demi jalan kami lewati kami berhenti untuk membeli gorengan dan minuman serta rokoknya juga,belum sampai di danau dia sudah memakan gorengannya duluan.


"lapar yah" tanya ku sembari membayar gorengannya


"ngak juga pengen aja"


"oh,kalau begitu ayoklah" aku pun mengajaknya lagi untuk melanjutkan perjalanan tapi dia ingat rokoknya belum di beli sama minuman


"rokok ku"


"oh lupa,dimanalah kita beli itu yah"


"dimana aja ,di depan juga ada kayak nya,sama beli minuman yah"


"boleh ayoklah"


setelah kami asik mengobrol kami pun menemukan warung yang jual rokok sama minuman kami segera berhenti,tak lama kemudian dia minta duit untuk bayar yang di beli nya,aku melihat kanan kiri dan memasukkan duit ke kantong nya,dia tersenyum dan dia bilang


"memang kamu wanita yang selalu menghargai cowok"


"beneran"


"okay lah kalau begitu"


"okay kita lanjut perjalanan kita"


tak berselang lama kami pun sampai di danau dan kami duduk di sebuah batu yang memanjang kami menatap indahnya danau itu dan dia membuka minuman yang kami beli dan sembari di buka nya botol minum untukku dia bertanya lagi kenapa aku masih baik sama dia.


"kiss aku mau tanya"


"yah tanya lah" sambil aku mengunyah gorengan


"jangan marah yah"


"buat apa marah,ngak akh,tanya aja apa yang harus kamu tanya"


"jawab jujur yah"


"ia apa yang ingin kamu tanyakan"


"kenapa kamu masih baik sedangkan aku dan keluargaku sudah menyakitimu"


"eehehehehhe pertanyaanmu aneh,apa dari dulu kamu ngak kenal aku siapa"


"kenal lah"


"kamu belum kenal aku sama sekali,inilah aku,ini aku yang sebenarnya pura pura kuat tapi di dalam hati ini sudah terluka"


"maksudmu"


"aku baik,karna aku tau tidak ada gunannya aku membalas apa yang kalian lakukan untukku"


"kok begitu"


"karna aku hanya melakukan tugasku di dunia ini,hidup ini hanya sementara,hidup ini sudah tuhan atur skenario kita masing masing,jadi aku akan menerima semua takdirku"


"kamu terlalu iklas ini"

__ADS_1


"bagaimana aku mengatakan nya padamu" sambil menangis


"jangan menangis kasi tau aku kenapa"


"kamu masih tidak tau"


"tidak"


"inilah perempuan yang tulus mencintaimu sebanyak apapun kau menyakitiku aku selalu memaafkanmu bahkan seluruh keluargamu dan kamu dan juga teman teman mu sudah ku maafkan"


"aku sudah tau ketulusanmu ketika kamu masih mau merawat aku ketika sakit"


"itulah kenapa aku masih baik untukmu,karna Tuhan tidak ingin aku sama kayak kamu,tapi semogalah kelak nanti aku akan memiliki cowok yang baik dan memperjuangkan aku dan menerima aku apa adanya"


"aku ngak iklas"


"iklas ngak iklas kamu harus terima"


"kiss jangan buat aku nangis"


"sekarang aku akan kasi tau kamu sesuatu"


"apa itu"


"aku sudah tau kebusukanmu"


"maksudnya"


"aahahahhahahhahaah sudahlah aku cuma bercanda,muka mu jangan kayak gitu,merah sekali"


"kau buat aku panik"


"ngapain panik,ngak bakalan ku masukkan kau dalam danau ini"


"kan omongannya juga udah mulai lewat jalur"


"bukan,soalnya ku lihat hatimu lagi ngak disini"


"ia hatiku di tempat lain"


"buat mu apalah"


"ehe kau itu kayak ngak tau alunan musik aja"


"ngak nyambung"


"gitulah kau lama kelamaan bisa nanti ku kuras danau ini"


"kalau kau bisa kuras,kuraslah dulu ku lihat"


"bayanganmu akan selalu ada di hidupku kiss"


"untuk apa,ngak ada gunanya itu"


"biar ngak ada nanti bilang kamu pelakor"


"aahhahhahhah pelakor,emang suami siapa yang udah saya temani,ngak ada kan"


"emang ngak ada tapi setidaknya adain dulu"


"ngimana caranya"


"berenanglah dari sini sampai ke sana,nyebrang"


"enak kali hidupmu"


"huhuhhhuh sejak saat pertama aku melihat mu dulu,aku suka sama kamu"


"namun aku disitu masih muda dan cantik"


"emang pernah muda"


"jadi menurut mu kamu masih muda"


"ia aku selalu masih muda"


"muda kayak mana"


"kayak di TV TV "


"ialah"

__ADS_1


Senja akan tiba kami pun pergi dari danau untuk pulang,serta membersihkan kakiku dari pasir dia selalu memandangiku dan berkata bahwa aku wanita yang baik dan benar benar cewek idaman cowok.


__ADS_2