
Semua sudah terjadi aku tak ingin menyerah untuk mengetahui kenapa aku di buang begitu saja tanpa ada satupun kata maaf yang keluar dari mulut mereka semua.
kita sebut aja dia mantanku sekarang tapi baginya aku bukanlah mantannya malahan masih pacarnya,di saat itu dia datang menghampiri mamaknya untuk mengatakan bahwa dia ingin kembali ke perantauan tapi dengan hati kwatir mamaknya sempat tidak setuju bahwa anaknya kembali lagi ke perantauan,tapi dengan bujuk rayuan anaknya mamaknya akhirnya izinin mantan pacarku kembali ke perantauan,dan akhirnya mantan pacarku bahagia akan keputusan mamaknya dan dia langsung menelpon aku
"cringgggg cringgghh cringggggggg"
"crinhhhhhhggggg cringgggggggg cringggggggg"
"cringggggggg cringgggggg cringgggggggg"
aku diam sambil pelototin handphone ku tanpa mengangkatnya,sekali lagi mantan pacarku menelepon balik,aku tetap melototi handphone ku tanpa mengangkatnya,tapi dengan muka yang sedikit jengkel aku tersenyum dan menarik nafas dalam dalam dan ku hembuskan baru ku mengangkat telponnya
"ummmmmmm ada apa" dengan nada malas
"kok gitu jawabnya yank"
"ealah orang malas ngomong juga"
"lah kok malas sama pacar sendiri"
"loh obat malas emang ada ya biar ngak malas aku"
"ada ..."
"apa "
"ciummmmmm"
"hahhhhhhahahahhhhahahahahhhhahahahhh cium tu aspal biar tau kau rasanya sakit"
"kok akhir akhir ini kamu ngomongnya kasar ya"
"kasar ngimana"
"yah kasar"
"oh kasar ya kasar kayak pasir,masa ia sih"
"ummmmm udahlah kamu begitu sekali ngomongnya,ngak jadilah"
"ohhhh ia sayang,aku ngak kayak gitu lagi kok,apa cayankku"
"janji"
"janji love love ku"
"gombal lagi love love"
"udah akh ngomong aja apa"
"aku udah minta izin sama mama loh yank "
"so"
"so....so....so.... kayak ngak suka aku pulang"
"suka sekali my love suka sekali kalau bisa aku jemput nanti ke bandara"
"ini marah atau ngimana sih"
"bukan marah cayankku aku senang sekali,jadi tanggal berapa dari kampung yank ku"
"nanti aku kabarin yank soalnya belum ada ku ambil tiketnya"
"oh... ia ya"
" ia cayank"
"ok aku tunggu yah di sini"
"ok sayang nanti kita pergi main"
__ADS_1
"ok lah ok aku ngantuk udahlah"
"yahhh...ok udah ngak apa apa"
Aku yang memutar otak bagaimana supaya semua kebongkar kebusukan hatinya membuat aku seperti orang jahat,aku tak ingin menyakitinya tapi aku harus mengetahui semuanya.
Aku duduk termenung di atas tempat tidurku,aku mengingat ingag kembali bagaimana mereka tega melakukan hal itu,aku yang memendam kebencian kepada dia dan orangtuanya ingin rasanya langsung ku cekik jika ku bertemu dengan dia.
Aku merasa kesepian,kosong dan tak berdaya menghadapi semua ini,aku mengambil handphone ku lalu ku telepon orangtuaku dan menceritakan hal apa yang akan ku perbuat untuk mereka,tapi orangtuaku melarangnya untuk balas semua perbuatan mereka,orangtuaku ingin aku memaafkan semua perbuatan mereka,bahkan orangtuaku ingin aku bisa membantu mereka dalam hal apapun karna katanya biar Tuhan yang balas.
"Nak Jangan pernah kotori tanganmu untuk balas apa yang mereka perbuat,ingat Tuhan tau semua apa yang terbaik untukmu,jadi urungkan niatmu itu ya nak"
"tapi"
"ngak ada tapi,atau kamu mau lihat mama mati"
"aduh mati pulak"
"trus kenapa begitu apa pantas seorang yang sering berdoa dan taat pada Tuhannya melakukan hal bodoh macam itu mama tanya dulu"
" ia mak janji ngak bakalan buat mama kecewa"
"ok ngimana kabarmu nak sehat"
"syukurlah mak udah mulai lupa akan dia" aku bohong
"ok ok mamak ada penting jadi udah ya" Langsung memutuskan telpon
"apalah mamak ini langsung matiin hnndphone" dengan muka kesal
Tapi aku ngak pernah dengar apa kata orangtua ku aku ingin tau semua kebenarannya.satu minggu berlalu dia atau mantan pacarku datang ke perantauan dimana aku dan dia pernah bersama.
"cringgh cringgg cringgg" langsung mematikan handphone nya
"apa" langsung ku balas pake chat
"ih gitu sekali ngomongnya"
"yank aku berangkat besok yah".
"ohhhhhh may darling serius,uhhhh senangnya nanti bisa cium dan lihat muka mu yang gateng itu"
"halah ia ia nanti ku cium pun kamu".
"serius yah ikh kangenlah sama kamu"
"aku juga kangen sama kamu ,udah ketemu besok ya"
"kau mau kemana biawak"
"biawak"
"ia biawak heheeehehe tanda sayangku" dalam hati oakkk sayang buang ke laut
"owh okay okay sayang,aku mau beres beres dulu untuk saya bawa besok okay okay"
"okay bossss".
Tiba esok harinya aku melihat handphone dan melihat jam bahwa waktunya dia sudah ada di bandara.aku chat dia dan menanyakan kabarnya,tapi dia ngak chat dan ceklis satu dalam pikiranku dia sudah di dalam pesawat,aku mengatur strategi untuk ketemu dia.
dua jam kemudian dia chat kembali
"yank aku udah di kontrakanku ya"
"oh ok nanti aku kesana"
akupun datang ke kontrakannya dengan baju yang bagus aku mengetok pintunya dan aku langsung memeluknya sambil mengatakan
"Yank...selamat ya atas pertunangannya"
"ia yank" dengan entengnya dia bilang ia
__ADS_1
"bangsat lah "
"haahhhh kok bangsat"
"ini ada teman aneh makanya ku bilang bangsat".
"oh ia ya"
"yank coba jujur kenapa kamu tunangan tanpa kasi tau aku"
"ngimana ya aku mau cerita"
"cerita aja "
"ngak enak cerita disini".
"jadi mau cerita dimana,di hotel"
" hotel hotel...matamu"
"matamu ".
"lah sekarang kamu pinter ngelawan yah"
"aku cuma bercanda saja kok sayang".
"kamu itu yah sekarang bercanda nya kasar"
"hehhehhehehehh " langsung memeluk dari belakang
Berjam jam di tempat dia aku mulai tak karuan hatinya,tiba tiba tunangannya nelpon dan aku merasa hatiku di iris bahkan jika aku bisa ku hancurkan semua yang ada di kontrakannya.aku pura pura tak tau dan dia langsung mematikan handphone nya dan aku mulai mendekatkan mukakku ke mukaknya dan bertanya.
"yank ....siapa yang nelpon"
Dia terkejut dengan gaya bicaraku,dan dia ketakutan dengan sikapku seperti itu,lalu aku pura pura ceria dan itu hanya candaanku saja.dia mulai memperhatikan gerak gerikku,aku berjalan ke toilet dan dia mengikuti arah langkahku,aku ketawa lalu ku ambil sebuah pisau dia ketakutan
"ehhh kok ketakutan,kenapa"
"kamu aneh loh sekarang".
"aku aneh apaaan sih,aku kan mau potong buah"
"kamu ini rada rada gila atau trauma ku lihat"
"ia aku takut kamu marah samaku yank makanya aku pikir aneh aneh tentang kamu"
" cintamu itu hoak".
"yank jangan begitu".
"diam lah yank brisik sekali kau aku lagi ada kerjaan ini motong buah,nanti kena tanganku sakit tau,tau rasanya sakit yank"
"tau lah yank,di cubit aja sakit"
"oh gitu yah,aduh aku mau pulang nih gerah mau mandi bisa yah besok aku datang lagi kesini".
"bisa lah,tapi aku bisa minta tolong ngak".
"bisa ...apa".
"bagi aku duit untuk beli rokok".
"hahahahhahahha beli rokok minta duit"
"yank tolonglah sebelum kamu pulang sepuluh ribu aja"
"nah dua puluh ribu biar ada untuk beli kopimu "
"makasih yah"
"ummmm"
__ADS_1
aku langsung menghidupkan motor ku dan langsung pergi dari kontrakannya.