KuTutupi Lukaku

KuTutupi Lukaku
EPS 26.Marahku membuat Dia takut


__ADS_3

Malam hari menjadi saksi bagaimana aku menangisi dia dan tangisan itu tanpa suara,bagaikan luka tak berdarah itulah yang membuat aku rapuh serapuh rapuhnya,bulan yang redup di halangi oleh awan membuat hatiku semakin sakit,aku duduk terdiam dan merenung semua apa yang terjadi,terkadang aku bisa tidak mendengar panggilan handphone yang ada di tanganku.


Perasaanku yang hancur membuat aku menunduk dan menangisi semua tanpa suara,akan tetapi aku tak mengerti arti dari semua ini.


"P" aku melihat chat yang masuk ke whatsap ku


"ummm"


"lagi dimana"


"dirumah,kenapa"


"aku kesana ya"


"boleh, datanglah"


"ada makanan ngak disana"


"ada...datang aja".


"ok tunggu ya"


"ok"


Tak berselang lama terdengar suara motor yang datang dari belakang tempat dudukku.


"haiiii cynk"


"ehhhh kamu"


"kok dari belakang datangnya"


"ia cynk takut ada yang lihat tetangga ini"


"ummmm takut juga ternyata kamu yach"


"ia lah,orang mulut tetanggamu nyenyong nyenyong semua"


"hhhahhahhhhaha ngak nyadar kamu,itu juga tetanggamu dulu"


"ia ia ia menang dan terhapus segala dosa mu"


"good i like it"


"sok sokan"


"biarin,oia mau minum apa biar ku ambil dari parit sana"


"dari lobang toilet aja sekalian ngomongmu udah mulai ngak sehat ku lihat"


"hahahhahahhhhaha namanya aja udah beda suasana hati ngimana lah ia kan"


"aku mau makan ngak mau minum,belum makan aku dari tadi"


"uluh uluhhhh lapar datang kau kesini"


"ya udah aku pulang"


"jangan aku cuma bercanda doang kok"


" ya udah,siapin"


"macam raja aja kamu,angling darma aja ngak kayak kamu harus di siapin makanan"


"idihhhhhhhh cewek aku ini udah mulai pinter bercanda nya"


"ummmmmmmm"


Sambil membawa secangkir air di tangan aku memperhatikan dia mengetik pesan entah untuk siapa,tapi aku berpikir itu untuk tunangannya.aku berdiri di depannya sambil melihat dia dan benar dia chatingan sama tunangannya.

__ADS_1


Aku segera menyiapkan makanan yang dia ingin makan,semua ku siapkan diatas meja,dan dia langsung mematikan handphone nya.


"kenapa hnndphone nya di matiin"


"ini kan lagi makan harus di matiin lah"


"oh baik sekali anda"


"wiii bahasanya anda ya"


"udah makan aja nasimu biar ngak lapar kau"


"hehhehehee enak sekali masakanmu"


"baru tau atau udah tau"


"udah dong,ngomong ngomong duitmu masih banyak ngak"


"kau ngomong duit samaku,buat apa"


"mamaku sakit loh"


"hahhhhahahhhhaa alasanmu dari dulu itu,beneran sakit mamakmu nanti"


"ia loh yank mamakku sakit"


"cepat sembuh mamakmu ya,tapi duitku ngak ada"


"aku pinjam pun dari kamu,nanti gajian aku bayar,janji"


"hahahahhahahahhhhaha gajian gajian udah berapa banyak utang mu samaku"


"ini bener gajian"


"sorry aku lagi ngak ada uang"


"loh buat apa duit 100 ribu"


"ngak ada lagi rokokku,kopi sama gula juga di rumah ngak ada"


"mintalah sama tunanganmu,kok kau minta pulak samaku,macam mana kau"


"apa lah yang dia punya"


"kalau apa kau bilang yang dia punya trus kenapa kau tunagan sama dia,jawab aku".


"itu semua terpaksa yank,aku terpaksa"


"terpaksa ngimana,tidak ada asap kalau tidak ada api mengerti"


"percaya samaku yank"


"ingat yank,ngak ada bunga mawar tumbuh dalam sehari"


"percayalah yank"


"percaya percaya kepala kau percaya,dari semua kebohonganmu masih aku percaya"


"Sekarang kau itu selalu memojokkanku yah"


"sadar kau sadar dengan apa yang kau perbuat selama ini yang membuat aku se trauma ini dan menjanjikan bahwa kau akan menikahi aku,kau bilang itu apa,itu bukan kebohongan"


"aku minta maaf aku ngak tau itu semua"


"kau jangan berbohong samaku kau kenal di mana cewek itu,dari game kan,karna ku ingat pernah kau tunjukkan nama cewek itu padaku di game mobile legend mu"


"astaga "


"astaga apa?"

__ADS_1


"kau kira aku bodoh ya"


"udahlah udahhh bisa ngak kamu ngak ceritain semua itu,aku sakit ini"


"kau sakit apa...sakit jiwa"


"kau makin gila kali yah"


"ehhhhh lihat aku,lihat,aku gila begini gara gara siapa,aku begini karna kamu"


"sudahlah aku pulang "


"pulang lah pulang".


"tau kamu,aku tidak ingin ini semua terjadi tapi aku terpaksa menerima perjodohan itu"


"akh kamu bohongnya kelewatan kereta api"


Tapi tiba tiba handphone nya dia hidupkan kembali dan tunangannya langsung meneleponnya dan dia tidak menghargai aki sama sekali,dia video call an sama tunangannya di depanku,aku sontak memecahkan gelas yang ada di dekatku dan ku lempar ke dingding karna dia sudah tidak menghargai aku lagi.dia mematikan handphone nya dan sontak memelukku dan dengan kemarahan yang ada di dalam hatiku tak kuasa aku menamparnya dan seperti orang gila aku berteriak di depan muka nya


"kauuuuuuu berani sekali menerima telepon tunanganmu di depan mataku" sambil mendorongnya ke kamar Gelap yang ku buat menjadi gudang kontrakanku


"kauuuuu kauuuuuuuu ..."


"apa...kau takut" sontak aku langsung mengambil pisau yang ada di dekat pintu gudang


"kau berani sekali membuat aku marah kau tidak pernah menghargai diriku dan kau tidak pernah tau apa yang aku derita"


"kau jangan begitu"


Aku menancapkan pisau ke dingding dan dia berteriak


"oh mama maafkan aku mama"


"kau gila ya mana ada mamakmu disini"


"kau jangan nekat ya"


"diam kau...kau harus mati disini"


"kau kemasukan setan kayaknya ini yank,maaf"


"diam... kau diammm"


"maafkan aku yank "


"kau selalu gara garai aku dengan semua tingkah lakumu,"


"karna kau ngak memberi duit samaku"


"ehhhh emang aku ATM mu yang selalu ada jika kamu butuhkan,lagian kamu mikir aku ini bukan siapa siapa kamu,kamu lebih memilih dia dari aku "


"aku terpaksa yank aku terpaksa"


"terpaksa matamu,buktinya kau begitu antusias nya jika dia menelepon"


"aku mengangkat telpon nya karna aku pikir kamu ngak akan marah seperti ini,aku tau kamu ngak pernah marah tapi kali ini aku sudah melihat setan dalam dirimu"


"ok sekarang kau pergi dari sini,aku ngak mau lihat mukakmu lagi disini,segera pergi dan ingat jangan injak lagi ke kontrakan ku ini"


"ok aku pergi"


"ok pergi sana bagiku kau sudah mati di hidupku"


"ok aku pergi"


"pergi sana????"


Diapun segera pergi dan meninggalkan kontrakanku secepatnya dan aku menangis terseduh seduh mengingat apa yang kulihat tadi,aku yang tak kuasa dengan semua kemarahanku membuat semua hancur,setengah jam setelah kejadian itu dia atau mantan pacarku meneleponku lagi dan minta maaf atas segala apa yang dia perbuat,aku diam tanpa membalas sepatah kata pun yang dia bicarakan,aku yang mulai merasa tak di hargai lagi mencoba menenangkan diriku dengan minum air es yang ada di kulkas,dan sangkin marahnya aku ku ambil es yang ada di kulkas dan kuinjak injak sampai kakiku sakit.

__ADS_1


__ADS_2