
Tak berselang lama pulang dari kontrakanku,temanku pun ikut serta pulang dalam beberapa jam kemudian,tak di sangkah malam itu aku ada janji untuk menelpon orangtua ku tapi janji itu ku ingkari karna sudah lewat jam 21 wib,karna orangtuaku ngak mungkin ku bangunin lagi untuk mendengarkan curhatanku malam itu,ku urungkan niatku dan aku tertidur lelap malam itu,hari demi hari ku jalani kehidupanku tanpa bantuan oranglain,aku mencari pekerjaan kian kesana kemari sendirian dan hanya di temani motor kesayanganku,di atas motor sering sekali aku meneteskan airmata dengan semua apa yang sudah terjadi di hidupku ini,terkadang aku melamun dan sering sekali para pemotor lainnya menegorku kadang juga mereka sengaja ingin saya jatuh di jalanan,aku berhenti di sebuah perusahaan yang tidak ternama dan itupun banyak orang bilang disana banyak ngak betah orang bekerja karna kerjaannya menyakitkan dan ngak sesuai dengan rasa capeknya gaji yang di terima,tapi bagiku itu tidak apa apa yang penting aku dapat kerja,aku bisa makan,dan memberi orangtua sedikit dan masih bisa memelihara anjingku,hari itu aku melihat ada kertas yang di tempel di dingding perusahaan tersebut dan aku segera mendekat untuk membacanya dan ku baca pelan pelan selesai membaca security perusahaan tersebut datang dan menghampiriku.
"selamat pagi ibu"
"pagi pak,ummmm pak ini lowongan masih ada yah"
"oh masih bu,ini baru saja di tempel di dingding ini"
"nitip lamaran pak bisa yah"
"bisa bu,mari ikut saya"
aku pun mengikutinya dari belakang sampai ke pos security.
"mana lamarannya bu"sahut bapak securitynya dengan sopan
"ini pak"
"semua berkasnya udah lengkapkan bu"
"ia pak lengkap"
"oh kalau begitu,nanti akan ada panggilan ya bu,silahkan pulang saja"
"oh ia pak,terimakasih sebelumnya pak,pamit izin pulang"
"ia bu"
belum keluar dari pagar perusahaan ada juga yang mau melamar disitu.
"kak numpang nanya baru masukin lamaran yah"
"ia kak"
"syaratnya harus ada pengalaman kerja ya kak"
"ia kak minimal satu tahun bagian yang di perlukan"
"aduh aku ngak ada lagi bagian itu" sahut teman yang di belakangnya
"aku ada sih kak tapi temanku ini ngak ada baru tamat soalnya"
"ohhh ngak apa apa lah kak kakak coba aja dulu ke dalam mana tau rezeki"
"oh ia kak,terimakasih ya"
"ia kak sama sama"
aku pun menaiki motorku dan melihat lihat perusahaan yang buka lowongan lagi,lama aku mengikuti arah motorku kemana lowongan pekerjaanpun tidak ada lagi,aku berniat untuk pulang,di jalan aku melihat ada bakso aku menelan air liurku dan ku lihat duitku ngak cukup beli bakso itu karna aku mau beli bensin motorku nanti,aku pun mengurungkan niatku beli bakso karna yang lebih penting dari itu ada,di perjalanan aku senyum senyum melihat pasangan sejoli yang berantem di atas motor dan kuikuti mereka dari belakang pelan pelan,tiba tiba handphone ku berbunyi,ku rogoh kantong tas ku ku lihat mantanku.
"ummmmm apa"
"kau dimana"
"aku di jalan mau pulang ke kontrakan"
"oalah pantasan aku tadi lewat kontrakan pintu ketutup gitu"
"hahahahhhhhahh jadi kamu datang tadi kesana,buat apa"
"mau ngasih makanan"
"terus mamamnya mana"
"mamam mamam"
"ia longgor makanannya mana"
"ku bawa pulang lah"
"udahlah matikan saja"
"nanti kalau udah nyampe rumah bilang,biar aku antar"
"ok"
"hati hati"
__ADS_1
"ok"
kami pun siap ngobrol,dan ku perhatikan aku sudah mulai jauh dari yang berantem tadi aku duluan dari mereka,ku perlambat lagi kecepatan motor ku hingga akhirnya aku di belakang lagi dan ku rapatin motorku sama motor mereka.
"udah jangan berantam di jalan,peluk peluk aahahhhhahha"
"sialan loh" kata cowoknya
"itu polisi datang berantam aja kalian ,bye"
aku pun segera tancap gas motorku dan ku lihat dari kaca spion motorku mereka sudah diam karna polisi lewat aku pun tertawa kecil,dan tak lama aku pun sampai di rumah,ku buka pintu anjingku sudah menyambutku dengan girang,ku ingat aku belum beli makanan untuknya,dan segera aku melihat isi kulkas apa yang bisa di masak untuknya,karna duitku sudah menipis lalu aku teringat apa kata mantanku dan segera ku telpon mantanku itu.
"cringggggg cringggggg"
"ummm udah dimana"
"di rumah datanglah jangan lupa makanannya lapar aku,ohhh ia sekian beli makanan anjingku dong"
"halah nambah lagi kerjaan"
"idih itu baru pertama kali ku suruh beli makanan anjing"
"kalau makananmu aku ngak keberatan tau ,ini anjing"
"kan anjing juga makluk hidup,udah hidup setia lagi"
"bercanda mulu ini anak,ia ia aku beli,matiiin lah handphone nya"
"ok"
ada hampir setengah jam dia baru nongol di depan kontrakanku.
"lama sekali sudah keriuk keriuk perutku"
"tapi beli makanan anjinggggg"
"ia sihhh tapi ngak harus gitu kali mulutnya bilang anjing"
"hahahahahhahahaahahha ia ia,ini makananmu ,oia ada kopi ngak buatin dong"
"hmmmmm belum juga nasi yang dia bawa ku makan udah minta kopi"
"makan dulu aku,kalau ngak buatin sendiri,mandiri"
"halah kan kan gitu"
"habis makan lah bos baru ada tenaga buat kopi"
"ok lah,oh ia ngimana cari kerjaannya"
"ada tadi masuk satu lamaranku"
"satu aja masuk udah senang"
"eheeeeee kau daripada ngak ada"
"ia juga sih"
"ehhhh duitmu darimana sih hah kok baik kali"
"nyuri"
"serius ini bos"
"pinjam sama teman"
"bagilah sedikit aja"
"akhhhhh enak kali kau"
"assssss udahlah pelit kali"
"ia ia ini ada 50.000 (lima puluh ribuu) hemat harus bisa seminggu"
"aaaaaahaha kepala ayam seminggu sehari aja ini kurang kalau masak enak"
"makanya jangan masak enak enak"
__ADS_1
"jadi masak apa"
"masak telor aja"
"bisulan aku nanti purnama"
"siapa purnama"
"yah kamu lah"
"darimana namaku purnama"
"dari mulutku,oia temanku kok kesal banget sama mu yah"
"kan temanmu gila semua"
"kepalamu gila semua,temanku baik baik yah apalagi samamu"
"mana baik orang itu dulu ia baik,sekarang mana"
"lah bedalah orang kamu juga udah nyakitin temannya yah sudah beda jauh lah sifatnya cuma aku yang selalu baik samamu"
"hahahahhahha ia sih kalau di pikir pikir benar kok yang kamu bilang itu"
"ummm baru sadar,ngomong omong enak nasinya,makasih yah"
"sama sama"
"serius amat main game nya"
"jangan banyak tanya lah,buatin kopi lah"
"ia ia,tapi kamu masuk kerja ngak"
"offf"
"ooooooo gitu pantasan"
"kepalamu pantasan,cepatlah ihh"
"jangan jangan kau terburu buru" aku bernyanyi
"lagu apa itu baru dengar"
"lagu lagu"
"ehe"
Tiba tiba mantanku sesak dan aku mulai melihat lihat dia ini kenapa lagi.
"kisss aku sesak ini"
"kok bisa"
"ia aku sesak "dia langsung berbaring lalu aku segera mengobatinya dan mengatur pernapasannya supaya dia slow.
"kisss ambilkan aku secangkir air"
"udah ini,jangan lasak yah aku ada disini,ngak bakalan kambuh"
"ia ia ini udah mulai legah"
"kamu jangan banyak ngerokok lah"
"ummmm gitu kali"
"udah istirahat lah dulu nanti game mu itu kau lanjut"
"ia ia aku bisa tidur bentar ya di sini"
"ia bisa"
"jagain yah"
"ia aku jagain aku mau lanjut buat novel sambil jagain kamu"
"terimakasih kiss"
__ADS_1
"ia tidurlah"
sembari dia tidur aku lanjutin buat novel dan sekali sekali aku melihatnya tertidur pulas,aku tersenyum melihatnya dan tanpa sengaja airmataku menetes lagi mengenang semua tentang kami dan aku berpikir bagaimana kelak aku akan kehilangan dia yang selalu membuatku repot akan dirinya.