
Pertengkaran karna adiknya pun selesai,kami memulai hari hari kami seperti biasa,aku pun tak mau peduli lagi tentang adiknya,kali ini benar benar aku cuek tentang kehidupan keluarganya karna bagiku membela adiknya pun aku akan tetap salah yang tidak pengertian seperti mereka.
Jam 16:22 wib ada sebuah panggilan nomor watshap baru ke ponselku aku sempat pelototin nomor itu nomor watshap siapa tapi itu berlalu begitu saja tanpa ku angkat,tapi kedua kali nya nomor itu menghubungi ponselku lagi,aku yang merasa ternganggu langsung ku angkat telponku.
"yah hallo ini siapa"???
"ini aku kak..."
"oh kamu ada apa tau darimana no watshap ku"
"dari teman abang kak"
"oh ia yah...oia ngimana kabar mu dek dan juga kabar anakmu"
"baik kak,kabar kakak ngimana?"
"baik dek"
"kak kabar abang ngimana? "dengan suara agak mengecil
"baik dek abang baik dia masuk malam kerja nya"
"ia ya kak aku minta maaf kak sama abang bilangin dulu kak"
"bilang aja langsung dek,jangan kakak yang bilang nanti kakak dimarahi"
"abang blokir nomor ku kak baik wa maupun telpon biasaku"
"ea ea nanti kakak sampein yah sama abang"
"ea kak,kak bisa minta tolong lagi"
"minta tolong apa"
"kak tolong kak antar bajuku sama sepatuku dari kontrakan abang kak,ngak ada kak yang mau ku pakai kerja"
"emang kamu udah kerja?kan kamu baru lahiran?"
"ea kak kalau ngak kerja apa yang kami makan nanti?"
"emang suami mu kerja apa kok ngak makan sih?"
"suamiku ngak kerja kak udah habis kontrak kemaren jadi dia sekarang lagi nganggur'
"oh gitu yah,tentang barangmu aku ngak tau dek,cuma aku harus izin dululah sama abangmu baiknya nanti ngimana,taulah abangmu kerasnya ngimana"
"ia kak tapi aku minta tolong banget loh kak ini tolonglah kak."
"ea ea nanti ku ngomong sama abangmu."
"ok kak makasi kak."
Jam demi jam pun terlewati akupun mengabari pacarku bahwa aku tadi di chat adeknya minta di antarin bajunya yang di kontrakannya.
"yank..."
__ADS_1
"ea cayank...kenapa?"
"lembur ngak?"
"tumben nanya lembur,kenapa ceritalah,atau jangan jangan mau pergi jalan sama cowok lain gitu?"
"aduh ini pikirannya laju terus...ngak yank karna kemaren kan kamu lembur sampai pagi"
"ngak cayank aku ngak lembur,nanti masak makanan yang enak yah aku kesana pulang kerja soalnya lapar"
"oh ok "( dalam pikiranku lebih baik nanti ku omongin tentang baju adiknya ketika ketemu)
"ya udah yank...aku kerja dulu yah aku mau patroli ini,etssss yank ayankku ummmmahhhhh"
"ada maunya...."( sambil tersenyum)
"ia yank ada maunya aku "
"mau apa...mau tak tabok ya"
"ngak yank ...aku mau di masakin ikan tongkol ya yank soalnya masakanmu enak nanti bekalin juga untuk ku bawa ke kontrakanku yah soalnya kamu kan masuk pagi jadi kita ngak bisa ketemu besok pagi"
"ea yank...ok ok...kerja lah semangat liat kanan kiri"
"ok ok"
Akupun segera berkemas dan bersih bersih kontrakanku dan aku pun segera keluarin motorku untuk beli ikan yang dia pesan dan akupun rapi rapi karna mau keluar kalau jelek kan nanti ngak enak di pandang orang.Aku pun siap dan segera kunaiki motor ku dan melaju kepasar disitu aku ketemu teman lamaku dan
"hei kiss "
"hai apa kabar kok kamu disini?"
"ea aku sekarang jualan ikan lele disini"
"masa sihhhh bagilah tapi gratis yah"
"enak kali gratis beli kenapa???"
"besok ya pisahin samaku 1kg aku mau manggang soalnya"
"ngak 2kg yah nanggung banget "begitu candaanya
"ngak cukup segitu aja!besok sore aku jemput"
"ok ok siap"
Akupun pamitan dari tempat temanku tersebut dan segera ganti tempat karna yang kutujuh bukan tempat itu,akupun lihat ikan yang di inginkan cowokku masih segar aku ambil dan aku pergi lagi ketempat jual sayuran cabe dan juga bawang,selesai itu aku segera pulang.di tengah jalan aku tergiur untuk makan bakso akupun segera menghentikan motorku dan memesan bakso,sekitar 15 menit akupun pulang kerumah karna aku udah lapar sekali aku makan bakso dulu baru nanti masak.karna kecapean dari tempat kerja,bersih bersih kontrakan,lalu kepasar aku merasa capek tanpa sadar aku ketiduran,jam 20:45 wib aku bangun aku kaget bukan main ku kirain aku sudah masak ternyata aku mimpi hehhehehe...
tiba jam 23:15 wib cowokku udah nelpon kalau dia udah meluncur ke tempatku
"yank ini aku udah di jalan yah"
"ia yank aku tunggu yah,hati hati?"
"ok"
__ADS_1
Tak berselang lama dia pun nyampe ke kontrakanku dia ingin segera pergi karna dia ingin mengambil lauk itu doank tapi aku menahannya untuk sampein pesan adiknya
"udah yank aku langsung pulang aja aku capek kamu juga udah mau tidur besok pagikan kerja"
"duduklah dulu bentar ada yang mau ku omongin"
"apa...ngomonglah"
"yank tadi adikmu chat aku baju nya katanya ku ambil baru ku antar kesana?"
"kamu ngerti ngak rasa sakit hati??"
"tau yank tapi itu adikmu dia mau pake apa kerja nya"
"ngimana nanti orang lain menilaiku jika aku masih peduli sama dia?"
"jangan hidup dari penilaian orang lain yank"
"ehhh kau itu kalau ngomong pikir? orang lain udah anggap rendah keluargaku di kampung sana?"
"ea tapi ini tentang baju nya bukan tentang apa-apa"
"lebih baik ku bakar aja baju nya karna tempat tidurnya udah ku buang di belakang rumah"
"Tuhan...segitu tega nya kamu yank?dia ngak punya tempat tidur disana dia ngak ada baju ganti kau masih berani bilang begitu?"
"lalu"...
"kau memang tega yank,padahal dia itu adik sedarahmu loh tapi segitunya..."
"cukupppp cukkupppp stop bilang dia adikku??? dengar baik baik ya dia bukan adikku bukan adikku lagi jadi kalau ngomongin ini aja kau mampu aku bilang samamu jangan ngomong samaku?"
"yank"
"kalau kamu ingin hubungan kita baik baik saja tolong jangan ceritain dia lagi"
"ea yank"
"udah tidurlah aku pulang yah"
"ea hati hati ya"
"ea"
Diapun segera pergi dari hadapanku dan juga aku segera chat adiknya kalau abangnya ngak kasih izin kalau aku antar bajunya
"Dek abang ngak kasih izin bajumu ku antar maaf ya"
adiknya pun tak membalas sepatah kata karna mungkin dia sudah tidur
tiba paginya adiknya pun membalas chatku
"ea kak aku ngerti, makasih kak udah mau bantu meskipun abangku keras tapi dia baik kok kak dia hanya sakit hati sekarang"
aku pun langsung membalas "ea dek"
__ADS_1
percakapan kamipun selesai.