
Sore hari di temani Gerimis aku duduk di depan pintu sambil mengotak atik handphoneku aku tak tau harus bagaimana lagi,aku mencoba berdiri trus duduk lagi kayak orang linglung,aku mulai galau tentang semua yang terjadi,temanku yang belum pergu kerja menyapaku.
"hehhh kau ngapain disitu melongo kayak banyak pikiran"
"kau bertanya yah"
"jadi apa,maksudmu aku bertanya sama siapa"
"itu bukan tanyaan kayaknya"
"jadi apa jawaban,gilak lu yah"
"itu sapaan lontong"
"ummmm ialah,oia nanti angkat bajuku dulu ya"
"ea deh"
"kalau keberatan ngak usah deh "
"gitu aja ngambek,sana kau,kulempar kau nanti kalau disitu terus"
"ok bye"
Temanku pun segera pergi kerja dan aku mulai beres beres rumah,sambil beres beres rumah aku tak berhenti berpikir bagaimana nanti kalau aku ngak kerja lagi,bagaimana uang kontrakanku,bayar kredit motorku bagaimana,aku makan bagaimana,aku mulai pusing dengan semua itu,tak segaja aku pergi membeli makanan dan meletakkan handphone ku diatas mesin cuci cukup lumayan lama aku di luar,sesampai di rumah ku lihat panggilan sudah banyak dari mantan pacarku,lalu segera ku hubungi balik.
"cringgggg...cringgggg....cringgg"
"cringg"
"ummmm hallo,kau dari mana aja sih"
"lah kenapa marah"
"aku hubungi dari tadi kau darimana"
"kenapa"
"aku ngak mau yah kau itu pergi pergi ngak bilang bilang samaku"
"kau aneh yah,aku cuma dari depan aja tadi"
"udah akh aku mau datang ke tempatmu"
"ngapa..." langsung handphonenya di matiin.
"cowok posesiffff anehhhh" ucapku dalam hati.
tak lama kemudian,dia udah nongol di depan pintu kontrakanku dengan membawa anggur kesukaanku.
"waooooo darimana itu" langsung ku ambil dari tangannya
"tadi aduh lomba lari sama yang punya"
"hahhh kok lomba lari,kenapa kan beli"
"ia kalau ngak percaya tanya aja sama yang jual"
"sriuslah ikh...kau ini" sambil anggurnya ku makan satu persatu.
"aku beli lah,mana mungkin ku curi"
"kau baik deh"
"kapan aku ngak baik samamu"
"baik kalau ada maunya aja kamu"
"lah ini emang aku ada maunya yah,ngak loh aku berbaik hati ini"
__ADS_1
"tak seharusnya sih kita ketemu trus ki..."
"kau kenapa sih selalu itu aja yang kau ceritain kalau aku datang kesini"
"karna hatiku masih sakit ki..."
"ki ki ki bilang aja hengki...biar sopan ku lihat kau"
"Hengkiiiiiiiiii enak anggurnya,samaku semua yah"
"emang sama mu semua kok makanya aku beli"
"idihhhh baik kali"
"ummmm kan aku emang baik samamu"
"tapi kamu ada maunya kan,tumben gitu loh"
"kalau aku baik di bilang tumben"
"cie cie ngambek neh ye"
"ngambeklah baik salah jahat juga salah"
"sebenarnya kau baik tapi ngak baik"
"hmmmmm kata kata konyol ngak berbobot"
"akh bawa aja lagi anggur mu ini akh kau ini nyogok aku kayaknya buat yang jahat jahat"
"ikhhhh ku jitak ntar kau biar tau rasa"
"aduhhhh aduhhhhh sakit sakit "
"apanya sakit" muka nya merah
"kau kan jitak aku jadi ku bilang sakit"
"Tuhan kenapa kau pertemukan kami yang ngak bisa saling memiliki ini"
"udahlah jangan begitu lagi"
"kau akan mengerti jika kau kehilangan aku selamanya ki"
"aku bisa kan jadi teman mu"
"ngak bakalan bisa ki,nanti kamu udah punya istri jagalah istrimu baik-baik jangan sakiti dia cukup aku yang tersakiti"
"andai saja aku tak bermain api waktu itu mungkin tidak akan begini"
"hahahahhaha itu kau ngaku kalau kau itu ngak di paksa kan tunangan sama dia"
"astaga bukan begitu kiss"
"jadi"
"waktu itu tante nelpon aku,dia bilang ada cewek yang mereka perkenalkan itu termasuk family,aku iseng iseng mau,dan semakin hari dia itu respon terus samaku"
"trus"
"dia sukai game mobile legend q dan dia juga ikutan main,pas kamu sibuk sekali kerja dan kerja aja kerjaanmu ngak ada waktu untukku bahkan satu bulan pun kamu kadang ngak ada libur aku merasa ini kesempatan ku untuk mencari hiburan iseng iseng kurang kasih sayang darimu"
"ohhh gitu yah,kau kurang kasih sayang dari aku karna aku kerja terus yah,bahkan aku mati matian kerja kau selingkuh dan itu iseng iseng kamu bilang"
"aku tak menduga akan jadi begini"
"jadi waktu kamu tunjukin fotomu yang kamu bilang apa ini foto nganteng atau ngak itu kau kirim sama dia kan,ngaku kamu"
"aku ngaku kiss,karna aku tau setiap apa yang kamu tanya kamu sudah tau jawabnya,aku ngaku ia aku kirim sama dia"
__ADS_1
"yah sebaiknya kamu ngaku karna aku sudah tau jika aku bertanya"
"tak pernah sedikit pun niatku untuk ninggalin kamu"
"ngini yah ketika kamu tau aku sangat mencintai kamu,kamu seperti di atas langit dan ngak menghargai aku lagi bukan"
"yahhh aku akui itu"
"tapi kamu jangan salah,aku bisa menghempaskanmu sekarang juga dan aku bisa mencintai lelaki tapi tanpa ada rasa"
"sumpah kiss aku ngak ada maksud buat kamu se trauma ini"
"ingat yah,tidak ada cewek seperti aku yang akan kamu temui baik itu tunanganmu,walaupun sama tapi banyak perbedaannya"
"haruskah aku bersujud sama mu untuk maafin aku"
"kamu harus tau apa yang ku rasakan saat ini,aku ngak percaya sama cowok lagi karna kamu,jadi ku harap jangan sampai nanti anakmu yang akan terima karma mu dariku"
"aku siap menerima semua perbuatanku kiss"
"ok terima lah apa yang akan kau terima,karna balas dendam bukan urusanku tapi urusanmu sama Tuhan"
"ia ia sekarang aku pergi dan ngak akan datang lagi kesini"
"ia silahkan pergi,karna bagiku kau tak ada harga nya lagi untukku,pergilah sejauh mungkin jangan pernah kembali"
"besok aku kesini lagi yah"
"gila ini"
"aku tak tau arah hidupku jika kau tak ada kiss"
"aku ngak mau lihat kamu lagi,pergilah"
"ia ia aku pergi tapi besok aku kesini lagi"
"mmmmmmm"
semakin sakit hatiku,semakin ku tenggelam dalam suasana menyakitkan,tak sadar aku meneteskan airmata dengan senyum di bibirnya yang tak ku lihat lagi,dan aku berharap dia selalu baik-baik saja dan semoga penyakitnya ngak kambuh lagi.tiba teman ku di kontrakan datang menangis.
"kau kenapa nangis"
"ngak ada biasa galau"
"oh lanjut lanjut"
"oh ia aku akan pindah kontrakan dua hari lagi"
"yah"
Tapi dalam pikiranku ngimana ini Tuhan temanku juga pergi meninggalkanku di saat aku mau di finis kontrakkan,aku sakit hati dan aku pamit keluar sama temanku.
"aku keluar dulu ke rumah kakak yah mana tau aku malam pulangnya hati hati di rumah yah"
"ia"
lalu aku pergi dan suasana malam dan hembusan angin begitu menusuk tubuhku aku mulai menangis di dekat pulau yang ada di sekitar rumahku,aku tak berhenti henti nya menangis dan ku lempar batu ke dalam lautan dan menjelang malam temanku sudah pindah dari kontrakan.
"kiss masih lama di luar"
"masih"
"aku dah pindah yah,aku ada kerjaan di rumah kakak ku"
"ia ia tapi kok aku ngak di kontrakan kamu pindah sih"
"aku buru buru"
"ngeri yah,ok lah"
__ADS_1
"Ia"
Bersama semua orang ku lewati tapi tak adapun yang tetap setia di hidup ini sewaktu di atas banyak teman tapi jika kita di bawah kita tau siapa teman teman kita.itulah hidup menyakitkan.