
Malam Semakin sepi ku bertanya pada diriku sendiri kenapa aku mengalami semua ini,aku tak mengerti kenapa masalah silih berganti datang ke kehidupanku,kadang aku tak tau arah langkah kaki ku kemana,jika bisa aku ingin berteriak sekencang kencangnya,aku ingin bilang pada dunia bahwa sungguh aku tak sanggup lagi dengan semua ini,aku terkadang mikir Tuhan itu ngak adil dengan ku,bila ku lihat orang lain Tuhan sangat mengangkat drajat nya padahal ngak pernah ibadah,tapi kenapa aku yang selalu taat beribadah aku semakin terpuruk,disini aku menjerit dan tak tau siapa yang mendengar,lalu aku segera masuk ke rumah aku menutup pintu kamarku di dalam kamarku aku berdoa sama Tuhan dan tangisanku pecah tak terhentikan,di dalam doaku begini.
"Tuhan aku tau engkau Allah yang Adil Allah yang peduli tapi sekarang Engkau tidak peduli lagi samaku,Engkau tidak mengasihiku lagi,lihat lihat apa yang terjadi,aku aku yang di tinggal oleh pacarku dan kami saling mencintai kenapa Engkau Tuhan memisahkan Kami....kenapa????,orang lain yang tidak pernah beribadah kau berkati sedangkan aku,aku yang beribadah dan taat kepadaMU Engkau buat makin terpuruk,lihat Tuhan lihat aku lihat aku Tuhan....bagaimana nanti uang kontrakanku ini ngak bisa ku bayar,bagaimana nanti motorku untuk bayar itu aku pake duit darimana,lihat temanku juga meninggalkan aku sendiri disini,apa kau senang Tuhan senang aku menderita begini...??? "
aku mulai menyalahkan Tuhan waktu itu,aku berdoa sampai tertidur dan pagi nya aku ngak sadar bahwa aku masuk pagi,tiba tiba udah jam 5:30 aku langsung bergerak menuju kamar mandi tergesah gesah untuk pergi bekerja karna kontrak kerja nya tinggal satu hari ini,sungguh semua amburadul,mata yang bengkak,belum makan belum minum belum ngapa ngapain,huhhhh rasanya di kejar setan dan kulihat anjingku kayak nya kelaparan,langsung ku tancap gas beli makanan dan sekaligus untukku,pulang dari beli makanan ku lihat ada orang di dalam rumah,aku berpikir dia siapa.
"mmmmmmmm " dari luar rumah
"apa kau darimana"
"ngapain pagi pagi kesini"
"aku mau antarin bontot"
"buat apa pulak"
"ntar malam aku masuk malam kerja nya jadi tolong di isi yah"
"enak aja,awas awas aku telat ini"
"aku antar aja biar cepat,ntar sore ku jemput kalau udah pulang"
"jangan gila kau banyak orang yang liat"
"aku tutup pake helm"
"udahlah cepat itu,snowy makan yah"
sambil mengunci pintu dia memperhatikanku yang tergesah gesah pergi bekerja di perjalanan dia bertanya.
"hari ini kamu terakhir kerja yah"
"ea"
"kau makan apa di belakang"
"ummm gorengan"
"emang ngak malu di lihat orang gitu apalagi ini jalan raya loh"
"ngak...ngapain...aku malu kalau kau di lihat orang "
"astaga ini cewek buat aku makin sayang"
"sayang ...sayang...kepalamu sayang"
"udahlah marahnya janganlah begitu terus samaku kan aku dah baik"
"cuma ngantarin kayak ngini kau baik,sadar ini udah ngak tahun siti nurbaya"
"kan mulai lagi bacotan ngak jelasnya"
"makanya diam aja jangan becakap tu mulut peot"
"tapi ngak nyangka yah kamu banyak berubah setelah aku tunangan"
"berubah apa"
"suaranya ngak lembut lagi,selalu marah,suka ngomong kasar"
"itu cuma sama kamu doang,udah akh cepat kenapa bosen loh aku kamu boncengin"
"diam akh ngebacot terus dari tadi"
"wekkk makanya jangan antarin aku tadi"
"kalau ngak ku antar kau akan telat,udah sana nanti sore ku jemput"
__ADS_1
"okay okay bye"
Dia tersenyum dan menatapku sampai masuk kedalam ruangan,aku tiba di tempat kerjaan bukan malah senang tapi airmatalah yang jatuh,karna temanku semua sudah duluan menyambutku dengan pelukan perpisahan,aku menangis dan satu hari itu ngak konsen lagi untuk bekerja.
"jangan gara gara finis kontrak jadi lemas loh" kata teman yang lain.
"mmmmm ia"
lalu ku lanjut pekerjaanku,beberapa jam waktunya pulang kerja ku lihat dia belum nyampe ke depan PT langsung ku telpon.
"cringgg "
"ia aku bentar lagi nyampe"
"ummmmmmm di atas aja nanti temanku lihat"
"ia...ini aku dah nyampe"
"ok ok tunggu disitu jangan kemana mana"
"ok"
Pas aku melangkahkan kaki untuk pulang temanku datang memberikan surat finis kontrak,aku pun tersenyum dan langsung pergi pulang.ku lihat dia membawa sebotol minuman.
"untukku"
"apa untukmu"
"itu minuman"
"enak aja beli lah"
"ok"
"ia ia bercanda"
"ohhh ok ok makasih yah"
"ehhh kisss kok lagu kamu amburadul sih"
"emang kenapa yang nyanyi aku "
"maksudku jadi ngak enak nyambung lagu nya"
"makanya jangan ikut nyanyi"
"tapi aku tau sesuatu deh kiss"
"apa"
"kamu kalau nyanyi ngak jelas gitu pasti kamu galau"
"tau...."
"ummmmm ngimana kalau kita makan ntar malam"
"kau kesambet setan apa ini"
"bukan aku ingin kamu tenang saja,aku tau kamu sekarang hatinya bagaimana"
"kalau kamu tau kenapa ngak perjuangin aku"
"semua sudah terlambat kiss"
"ia semua sudah terlambat"
"kamu harus tau kiss di hati ini ada khusus untukmu"
__ADS_1
"ia ia biar cepat"
"aku menyadari semua kesalahanku"
"ia "
"jadi nanti malam kita makan yah"
"apa nanti tunanganmu ngak telpon kamu"
"kami lagi berantem,aku bilang sama dia jangan terlalu berharap"
"ummmmmmm ok lah tapi jangan pernah salahkan aku yah jika kalian bertengkar"
"ngapain aku salahin kamu malahan aku senang ngak ada komunikasi sama dia"
"ohhhh gitu"
tiba tiba handphone nya berdering di lihatnya bahwa yang nelpon itu tunangannya,dia langsung mematikan handphone nya dan aku pun diam,lalu aku bertanya sama dia.
" kamu kenapa sih mendekati aku lagi padahal tunanganmu sudah ada"
"sebenarnya aku tunangan sama dia karna di paksa loh"
"tapi kan kalian pacaran "
"ia kami pacaran karna aku iseng iseng karna kamu selalu sibuk terus"
"ia aku tau itu tapi kenapa bisa di jodohin gitu sih,apa utang budi atau apa"
"kayak nya begitu"
"jujur saja aku ngak marah loh"
"aku pun ngak tau pasti"
"kau itu susah kali loh jujurnya,aku benci loh orang yang bohong terus"
"ia aku jujur kan nanti kau ngak percaya"
"kan kau belum ngomong loh apa yang harus aku percayai"
"yah aku ngak tau"
"kau itu pinter sekali loh ngeles nya"
"aneh loh kamu kiss"
"kau yang aneh di bilang jujur malah omongannya begitu"
"udah akh sampai sini aja kamu ku antar aku ngak ikut ke kontrakanmu mau nyuci aku"
"jadi aku yang antar kamu ke kontrakanmu itu maksud mu"
"ummmm ia dong"
"ok ok"
sesampai di depan kontrakannya kulihat banyak temannya disitu main game.
"ngak masuk dulu"
"ngak usah para setan banyak disitu"
"hehehehehehee kau itu"
"ntar malam yah aku jemput"
__ADS_1
"ia ia"
aku langsung muterin motor ku dan tancap gas,aku yang mulai pusing ngimana bulan depan semakin tak karuan dan sesampainya di rumah aku duduk dan aku menangis lagi kenapa nasib ku begini.