KuTutupi Lukaku

KuTutupi Lukaku
EPS 30.Hatiku Rapuh tak Berdaya


__ADS_3

Heningnya malam seperti tiada berpenghuni,aku melihat sosok seorang berbaju hitam yang begitu gagah mendekati diriku di sebuah tempat duduk yang biasa ku merenungi semua apa yang terjadi di dalam hidup ini,semakin aku melihatnya semakin aku penasaran dengan orang itu,ku coba mendekat walaupun rada takut untuk melangkah sedikit demi sedikit,langkah ku berhenti sejenak karna seseorang itu langsung melihat ke arahku.


"hehhh kau kenapa jalannya begitu" ucap lelaki yang berada di tempat gelap


"anuhhhh anuhhh aaaaakuuuu mau kesana"


"kau ngapain kesana"


"mau cari kucingku"


"kucing????"


"ia..."


"aneh aneh kamu ini aku kamu mau kemana"


"halah kirain siapa?" sambil mengeluarkan nafas panjang


"kamu aneh kok ngak tau sosok pacarnya ngimana"


"aku bukan ngak tau aku cuma kejar kucing doang kok"


"ngimana kalau aku orang lain,berani sekali kamu datang hampiri aku di tempat gelap begini,kamu ngapain sech akhhh ku tanya kamu ngapain"


"aku cuma kejar kucing"


"bohongkan,kamu kirain aku ngapain kan disini"


"huhhhhh gitu kali lah hidupmu nuduh nuduh begitu"


"ialah kamu kan aneh orangnya"


"ia ia...aku balik nanya kau ngapain di tempat gelap begini"


" aku ngak ngapa-ngapain aku kejatuhan jarum hp ku di bawah jadi aku cari gitu"


"hikhikhklikkk bohongnya"


"ayok akh ngapain disini"


Kami duduk di bawah pohon yang begitu rindang di temani lampu pohon yang begitu terang,dan tiba tiba pacarku mengatakan hal yang sangat menyedihkan hatiku.


"yank..."


"ummm"


"sebenarnya ini ngak seharusnya kamu dengar dariku"


"lalu dari siapa,ayok cerita"


"yank aku akan menikah dengan tunanganku"


"umm lalu"

__ADS_1


"aku tak mau kamu berlarut larut dalam kesedihan,jadi aku mau kita sampai disini saja"


"jangan,kamu kan masih lama menikahnya aku ingin ada di dekatmu sampai kamu akhirnya menikah nanti"


"alasannya apa"


"aku ingin kamu tau bahwa aku wanita yang kau sakiti bisa bertahan dan melihatmu menikah dengan cewek lain"


Meskipun hatiku sudah di iris lalu di campur asem tapi kucoba tegar dan airmataku yang ingin menetes di pipi ku coba memasukkan lagi kemataku tapi tidak bisa tetap juga menetes,lalu ku sapu airmataku tanpa dia lihat.


"yank maafkan aku yah aku ngak bisa nolak perintah bapak"


"silahkan pergi jika kamu ingin pergi,begitulah kalau bukan jodoh yank,sekuat apapun aku bertahan dan sekuat apapun aku mengikatmu jika bukan jodohku kamu bukan jodohku"


"yank" sambil menangis


"jangan menangis nasi sudah jadi bubur,aku sudah berjuang selama ini apa yang kamu mau aku lakukan"


"maafkan aku"


"aku sudah memaafkanmu dari dulu kamu menyakiti aku"


"tapi kali ini aku benar benar minta maaf yank"


"ia aku ngerti,kamu ingin mengorbankan cinta kita demi pilihan orangtuamu"


"kan kamu yang ngak mau kawin lari denganku,kalau kau mau kita pergi sekarang"


"aku ngak mau karna untuk apa??? kamu udah tunangan sama cewek lain,itupun tanpa aku ketahui dan kamu sudah merusak mentalku dan trauma ini entah siapa yang akan mengisinya supaya sembuh kembali"


"hehehehhehe trauma ini seperti kecelakaan,lukanya bisa di obati tapi kenangannya seumur hidup"


"maafkan aku yank,kata bapak kalau aku tak kesana mereka akan datang kesini menjemputku"


"tak tau aku harus bagaimana ingin aku berteriak sekencang mungkin sekarang,kenapa ngak dari dulu kamu perjuangkan aku"


"maafkan aku,aku salah"


"ataukah memang harus nasibku begini yang selalu gagal dalam cinta"


"kau wanita hebat kau bisa temukan cowok yang lebih baik dariku"


"sekarang kamu bisa bilang begitu,setelah semua sudah ku berikan untukmu"


"aku tau itu tapi aku juga ngak bisa sekarang melawan orangtuaku"


"apa orangtuamu bisa seumur hidup samamu,orangtuamu akan meninggal jauh dekat kita ngak tau umur ini,jadi kamu bilang kamu ngak seumur hidup dengan istrimu"


"aku ngak tau ngomong apa lagi"


"alasanmu aja meninggalkan aku ngak tau sampai sekarang ini"


"kau kirain aku bodoh yach".

__ADS_1


"kau tau apa tentang semua itu"


"sebenarnya jauh jauh hari kamu udah kenal cewek itu kan"


"ea kenal karna di perkenalkan tante,aku tak tau kenapa aku langsung terpikat sama cewek itu"


"karna dia cantik,ngak cantik ku lihat,apa yang kau lihat dari dia"


"ngak ada yank ngak ada,aku terpaksa melakukan itu semua"


Aku terdiam dan menunduk kan kepalaku dan menangisi semua yang terjadi,aku menghapus airmataku dan aku tak bisa menghindari kenyataan hidup ku ini seperti apa,aku berjalan tanpa arah lalu dia mengikuti aku dari belakang dan merangkulku seketika aku memberontak dan memukuli dia dia juga ikut menangis dan tanpa kata kata dia menelpon tunangannya karna dari tadi nelpon trus


"apa bangsat"


"hallo kok ngomong begitu"


"ia kalau bukan adanya kamu aku dan pacarku akan menikah tahun ini dan tidak akan seperti ini kejadian hidup kami berdua"


"kok kamu ngomong gitu,aku kasih tau orangtuaku kau bilang kayak gitu ya"


"ia bilang aja aku ngak takut,aku ngak mau lihat cewekku menangis kayak ngini gara gara kau"


"hengkkiiiii kau lagi sama dia hahhhhhhhhh"


"ia kenapa,apa mau kau lihat dia seperti apa kau cewek tapi ngak bisa jaga perasaan cewek juga"


"ingat ya hengki aku ngak mau pernikahan kita gagal nanti,aku akan aduin kelakuan mu ini sama orangtuamu"


"beritahu sana aku ngak peduli lagi yank penting cewekku jangan menangis kayak ngini"


"bulsiiitt dan bodoh amat sama itu cewek" langsung di matikan


Pacarku yang menangisi kesakitanku membuat aku berhentu menangis dan mencoba berdiri dan melangkah kesuatu tempat,aku yang seperti orang kehilangan arah mencoba meredakan kesakitanku dan mencoba mengiklaskannya pada wanita lain.


"pergilah,menikahlah sama pilihan orangtuamu"


"aku tak mau yank"


"bagaimanapun kamu bukan jodohku yank,pergilah,orangtuamu yang harus kamu hormati,orangtuamu sudah membesarkanmu sampai gede begini jadi patuhi perintah mereka"


"yank aku tak mau pisah dari kamu,ayoklah bangkit lagi aku mau kamu jangan berpikir aku akan mau lagi sama dia"


"sayangi dia seperti kamu menyayangi aku yank,aku akan baik baik saja"


"ngimana kamu baik baik saja,aku sudah melihat kamu hancur begini"


"kalai kamu melihatku hancur begini,kenapa kamu dulu meninggalkan aku begitu saja dan menerima pertunangan itu"


"aku ngak sadar waktu itu yank,kayak otakku mereka arahin cuma sama cewek itu saja"


"hahhhhhh maksudnya bagaimana"


"sebenarnya waktu itu aku tak sadar yank tunangan sama dia"

__ADS_1


"kau bohong" dia sembari menenangkan aku dan mengajakku berjalan ke tempat duduk.


Sembari aku duduk dia mengambilkan sebotol minuman dingin di kulkas yang berisikan jus mangga yang aku buat dia meminum nya dan memuji jus buatanku lalu dia mencoba menghiburku dan aku mulai tersenyum dan kami berdua sambil merangkul dan pengang tangan dan dia kembali memotong motong buah dan menyuapi ke mulutku dan menciumku dan mengatakan aku ngak akan meninggalkan kamu lagi aku akan melawan orangtuaku demi kamu,tapi jika aku tak mampu melawan mereka aku harap pengang tanganku untuk aku tetap teguh dalam pendirianku,aku hanya mampu menantapnya tanpa berkata satu kata pun tentang apa yang dia katakan.


__ADS_2