KuTutupi Lukaku

KuTutupi Lukaku
EPS 39.Menghindari Dia ( Mantanku)


__ADS_3

Beberapa hari setelah kami berantem aku dan dia diam diaman dan bahkan aku tak mencarinya sama sekali,aku menyibukkan diriku dengan hal hal yang membuat ku bisa sedikit melupakannya,tapi aku merasa sekarang aku jatuh terlalu dalam dengan cinta nya,aku ingin dia pergi selamanya dariku tapi aku tak tahu bagaimana caranya dia tidak ada lagi di hidupku,sampai nanti aku bisa menghilang dari dia,ku ingat saat saat bersama dia bahagia dan dalam pelukannya yang begitu hangat tapi sekarang itu sudah berbeda dari yang dulu karna dia sudah punya tunangan,aku sudah memohon sama Tuhan supaya Tuhan menjauhkan dia dari hidupku,tapi Tuhan berkata tidak,tanpa pernah melihat betapa aku ingin pergi dari dia tapi seolah olah aku mencintainnya padahal tidak itu semua supaya aku dapat jawabannya tapi tetap tidak ku dapatkan jawaban itu.


semua sudah ku coba untuk jadi yang terbaik untuk nya tapi aku tetap tidak di hargai semua pengorbaan ku selama berpacaran dengan nya sia sia begitu saja,memang ku akui aku bukan sempurna tapi rasa sakit itu sudah membekas dan aku tak tahu siapa nanti yang dapat mengobati luka itu,ku coba melihat lihat status whatsapku dan ku lihat dia buat status dia dalam keadaan sakit dan aku bertanya pada temannya apa betul apa tidak ternyata dia benar benar sakit,lalu ku urungkan niatku untuk meninggalkannya untuk saat ini dan ku coba telpon dia.


"hengki... angkat angkat" kata kata yang keluar dari mulutku.


selalu ku telpon tapi tak ada respon sama sekali aku mulai kwatir akan keadaan nya sekarang,meskipun kami tak sama sama lagi tapi rasa peduliku tak bisa ku hindari darinya tapi tiba tiba ada nomor baru masuk di handphone ku.


" hei cewek gatel jangan coba coba yah ngangguin tunanganku,kau juga cewek aku cewek jadi kau harus ngerti"


hatiku yang sudah panas aku ngak balas chat nya lagi akan tetapi ku telpon langsung.


"kenapa lama kali kau angkat"


"kenapa"


"kau kalau ngomong hati hati ya"


"emang betulkan"


"kau tau apa tentang aku makanya kau bilang aku cewek gatel"


"kau kan sudah rusakin pertunanganku sama dia hingga dia ngak mau pertunangan ini di lanjut lagi"


"kauuuuuu jangan asal nuduh ya"


"emang benarkan,kau yang jadi penyebab semua itu"


"asal kau tau ya cewek bodoh,kau yang buat kami berpisah dan merasa sakit begini satu sama lain"


"kok jadi aku pulak,kan kau mantannya jangan lah kejar kejar tunanganku lagi"

__ADS_1


"ehhh cewek tolol,aku sama dia itu ngak pernah putus dan kamu sudah tahu aku masih pacaran sama dia kenapa kau mau tunangan sama dia padahal mungkin sudah kamu dengar dari orang bahwa kami akan menikah tapi kenapa kau masih mau di tunagin sama itu cowok"


"ehhh bukannya kalian udah putus kan dia yang bilang kalian udah putus"


"makanya otakmu di pakai,selidiki dulu baru mau di tunangin sama cowok jangan gara gara cowok itu nganteng kau kirain udah cukup emang bisa kau makan karna ganteng"


"ih aku ngak taulah"


"matamu itu ngak tau kau,jelas jelas foto kami masih kau like waktu itu"


"ya....aku ngak sengaja itu "


"ngak segaja kau stalking semua sosmedku,itu ngak sengaja atau apa"


"ya....aku pengen tau kamu itu seperti apa"


"lalu kenapa semua gayaku kau contek,supaya cinta itu cowok samamu,makan aja tanah itu biar pinter kau"


"kau cewek kasar ya"


"tapi orangtuanya kan ngak suka sama kamu"


"lalu apa itu alasanmu menerima perjodohan itu"


"ngak sih"


"tolol...stupid...cewek macam kamu"


"kau yang tolol...memang benar kata mamaknya kau ngak cocok buat dia"


"trus apa lagi kata mamaknya"

__ADS_1


"kau jelek cantikan aku"


"aahahhaahhahaahahhah begitu udah salting kau yah di bilang kayak gitu aahahahaaha"


"ini anak kenapa ketawa mulu kayak orang bodoh"


"ohokkkkkk batuk aku ternyata kau anak kecil"


"kau yang anak kecil"


"sudah akh ngomong samamu susah"


"susah susah...ingat jangan ngangu tunanganku lagi"


"nanti kami keluar loh makan "


"coba aja ku hajar kalian dua"


"kami mau nikah tau disini"


"diam lah kau" langsung mematikan handphone nya


aku tertawa dan dalam tawa ku kulihat tetanggaku datang menghampiriku dan mengatakan.


"kak aku bukannya ikut campur tapi alangkah baiknya kakak menghindar saja dari si abang toh juga mereka ngak akan di pisahkan kak karna mereka orangtua yang setuju bagaimana pun mereka ngak bakalan di pisahkan,aku tadi cuma dengar omongan kakak aja karna kakak nelpon di luar"


"hhhehehhee aku bukan nya ngak mau menghindar dari dia bang tapi rasa penasaran aku ini masih bergejolak"


"aku tau itu kak,tapi kakak harus bisa terima dan ihklas apa yang Tuhan sudah takdirkan untuk kakak,yang baik akan datang,yakinlah"


"ia bang akan ku coba" sambil menangis dan pamit untuk masuk ke dalam kontrakan.

__ADS_1


Dan di kamar aku melampiaskan rasa kesalku dengan meminum kopi 2 sachet sekaligus tapi airmataku tak bisa ku bendung aku menangis terseduh seduh dan memukul mukul bantalku dan didalam doaku aku ngak ingin hidup lagi dengan semua siksaan yang Tuhan perbuat untukku,dan semakin ku menangis semakin aku merasa lapar,dan kuambil semua makanan dari kulkas dan kumakan tetap saja ngak kenyang lalu ku lihat nasi dan ikan dan ku makan sampai habis tetap juga rasa sakit hatiku tak bisa ku redamkan,aku menangis lagi dan handphone ku pun berbunyi ku lihat dan ternyata dari mantanku itu lalu sontak ku lempar handphone ku ini ke dingding dan aku semakin jadi menangisi rasa traumaku hingga handphone ku heng tak berfungsi untuk sesaat semua layarnya udah pecah tapi masih bisa di sentuh.


Beberapa jam kemudian mantanku ini mencoba datang ke kontrakanku tapi untung pintu kontrakanku ku tutup saat itu hingga dia ngak bisa masuk ke kontrakanku,dan lama di luar seseoarang mengatakan bahwa aku ada di dalam kontrakan.akupun pura pura tidur dab mungkin dia tidak tahan lagi di depan pintu dia langsung pulang karna sakit dan kulihat wajahnya dari balik kaca kamarku pucat sekali,tapi aku harus tega untuk menghindari dia karna pikiranku ingin mengiklaskan dia sama cewek itu dan semakin aku masih ada di hidupnya semakin dia ngak bakalan bisa melepaskan satu diantara kami berdua.


__ADS_2