KuTutupi Lukaku

KuTutupi Lukaku
EPS 54 : Tunangannya publik semua tentang dia ( mantanku)


__ADS_3

Berminggu-minggu aku ngak ada respon lagi dengan dia,dan seperti biasa aku memasakin dia makanan,dia datang dan aku hanya diam saja tapi dia selalu ngoceh ngoceh tak jelas,dan ketika dia ingin pulang dari kontrakanku aku melihat semenjak ada tunangannya dia yang aku kenal dulu bukan dia lagi,aku meneteskan airmata dan aku merasa sepi ketika dia melangkah pergi dan meskipun dia ada bukannya hatiku damai tapi malah kayak terbakar,dan kini aku melihatnya dengan wajah yang dulu ku sayangi dan ku rindu akhirnya nanti tidak akan pernah ku pengang dan kusentuh lagi,rasanya ingin berlari memeluknya dan bilang jangan pergi tapi aku mengubur dalam dalam perasaan itu,meskipun dia sudah tunangan tapi aku selalu ada untuknya tapi ketika aku memikirkan begitu dia sudah berada di dekatku.


"hoiiii gelamun bae..."


"apaan sih"


"gelamunin apa sih"


"sedang mikirin kamu"


"halah diam diam kau mulai curiga lagi kan"


"jangan mikir aneh"


"emang ia kau kan pinter nyembunyiin perasaan"


"halah kau tau apa tentang aku sih"


"tau dong udah 4 (empat) tahun pacaran masa ngak tau"


"buktinya aku ngak tau hatimu kayak mana"


"ternyata aku salah dan salah sangkah memikirkanmu,kirain pinter nilai aku"


"otakku mumet...sanalah balik"


"hadeh ini anak mau di manja kali yah"


"manja lah ular itu"


"mana ...mana ular"


"nih di mataku"


"dunia ini rasanya udah mau punah kalau kau ngak ada tiap harinya"


"gombal lagi,bagaimana lah aku bermimpi indah kalau kau selalu disisiku"


"behhhh aku ingin kamu kamu ingin orang lain,ngimana ceritanya ini"


"kamu ngak mikir yah kalau kamu itu udah ada orang lain selain wanita yang bodoh ini"


"oh Tuhan kapan aku bisa jelasin sama ini anak bahwa aku benar benar memilihnya"


" sampai kamu capek"


" bilang aja sampai aku ubanan tua lalu mati"


"kalau kau mati nanti tunanganmu ngimana"


"biarin aja dia nikah sama cowok lain"


"hahhahhahahaa mana masuk itu"


"masuk apa ini lontong"


"masuk rekap hahhahahhahh "


"kau kirain main togel masuk rekap"


"ea bukan cuman togel,dia itukan "


"ngak usah jelekin tunanganmu nikah punya anak kau"


"harus dong,masa barang baru ngak di pakai"


"idih otak nya ini kotor terus"


"lah kan kau tadi yang bilang begitu "


"otakmu di tarok di mana sih"


"di dengkul mu kalau ngak dimatamu"


"ummm marah ....ngambek...nangissss"

__ADS_1


"enak aja nilai orang kayak gitu"


"jadi ngak benar apa yang aku bilang itu"


"ia ia benar okay okay selesai"


"laporan di terima kembali ke tempat"


"ngak nyambung"


seketika dia mengambil sendal dan melemparkannya,akupun heran kenapa dia begitu tak nyangkah dia bertingkah seperti itu.entah apa yang di pikirannya yang membuat aku semakin bingung melihat tingkahnya,semakin di larang dia semakin menjadi,dan tak bisa di larang,akhirnya aku menyuruhnya segera pulang ke kontrakannya karna makin lama disini mungkin dia akan semakin menjadi,akhirnya dia mau pulang kekontrakannya.setelah itu aku mengunci pintu kontrakanku dan berusaha untuk bisa tidur,tapi dalam kamarku aku gelisah tak menentu ku coba kotak katik handphone ku dan ku buka beberapa aplikasi dan disitu aku melihat bahwa tunangannya mengupload foto tunangan mereka dengan menggunakan kata kata yang membuat hati ku sangat sakit sekali,tak sadar airmataku menetes rasanya sakit sekali.Tapi hanya ada dia di duniaku dan juga dimataku,rasanya dunia berantakan kalau tidak ada dia semakin aku mengenang dia semakin airmataku menetes tak karuan,ingin ku komentari postingannya tapi aku tidak ingin mahkota di kepalaku jatuh karena nya.tak sadar aku semakin gila karena uploadtan tunangannya sehingga aku gemetaran karena postingannya,dan seketika itu aku menyadari aku trauma dan depresi karena hal itu,ku hubungi mantanku.


"cringggg cringgg cringgg"


"ia...kenapa"


"sedang apa? dan kamu dimana"


"tumben nanyain"


"jawab aja"


"sedang main game dan di rumah kenapa sayang"


"kau kalau di tanya sedikit udah langsung baper yah"


"kau kenapa sih"


"aku memastikan aja kau baik baik aja atau tidak"


"aneh ini anak"


"salah yah,atau ngak perlu ku tanya"


"tanyalah malah aku senang banget loh kau tanyain"


"oh gitu yah"


"selama ini mana pernah kau perhatiin aku lagi kayak nanya gini"


"gini yah,aku itu sangat mencintaimu tapi mungkin takdir tidak menyetujui kita bersatu"


"ea lah ..."


"meskipun aku pergi dan mungkin tak akan pernah kembali tapi ku pastikan aku selalu ada untukmu"


"tumben kamu pasrah sekarang"


"aku tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang"


"datang ke sini lah aku mau ngomong"


"ada makanan ngak"


"nanti kita masak"


"serius"


"ia datang lah"


"okay okay aku segera datang yah"


ngak lama kemudian dia sudah ada di depan rumahku dan dia memarkirkan motor nya dan dia segera memelukku,dan dia mencium keningku.


"kau kenapa"


"aku ...." dia menangis


"ayok ceritalah"


"jika aku bukan tercipta untukmu aku harus ngimana"


"kau harus berhenti mengharapkanku ky"


"apa aku akan berhenti sampai disini"

__ADS_1


"yah berhentilah sampai disini"


"ngak usahlah tanya tanya itu lagi"


"kenapa"


"bayanganmu sudah membekas di sini"dia menunjukan dadanya


"biarkanlah aku menjaga perasaan ini untukmu karna kamu sudah punya tunangan"


"ngak ada lagi cahaya untukku darimu yah"


"bukan tidak ada cahaya itu tapi aku sudah terlalu melihatmu memasukkan cincin di jemari cewek itu"


"kau tidak sakit hati"


"kalau sakit hati yah jelas aku sakit hati,bahkan lebih dari itu"


"aku tidak akan pergi dari kamu"


"biarkan aku sendiri jangan menyakiti yang kamu ikatkan cincin di jarinya"


"sejujurnya aku masih mengharapkanmu"


"aku tidak lagi bahkan ingin rasanya kau tidak ada lagi di hadapanku"


"tapi hanya kamu yang mengerti aku"


"emang tunanganmu itu kenapa ngak bisa mengerti kamu yah"


"ngak bisa dia tau nya ngadu aja"


"namanya juga anak kecil"


"dia bukan ana kecil lagi,udah bisa buat anak pun"


"aahahhahahahahahaa omonganmu selalu tepat"


"ayok besok ke danau yuk"


"emang kamu ngak kerja"


"ngak aku off lah dari malam ini besok juga off besoknya baru masuk kerja"


"ooo okay lah okay"


"sebenarnya aku mau kasitau sesuatu untukmu"


"apa itu"


"aku beli boneka gede untukmu loh"


"mana bonekanya"


"di penjualnya masih" sambil ketawa


"dulu itu aku berjanji untuk mencintaimu sampai aku menutup mata,tapi yang aku lihat sekarang tidak seperti itu"


"lupain lah dulu itu sekarang mari bahagia dulu sebelum kita di pisahkan dengan paksa orangtua ku"


"emang udah mau nikah yah"


"bukan tapi mereka ingin di percepat nikahin si cewek itu"


"kau hamilin dia yah makanya begitu"


"bukan ih,ku cium aja pun kemaren itu"


"oh kirain gitu kan"


"otak kau itu loh negatif terus"


"hahahhhahahaha mana tau kan"


aku pun diam dan dia pun diam dan aku selalu bertanya pada nya kenapa dia bisa tunangan sama cewek lain padahal aku masih ada ,dan setelah mengenal cewek itu dia berubah drastis dan dia selalu mengelak pas aku mau di antarin kerja alasannya bisa banyak dan aku berpikir mungkin dia bosan ternyata bukan.selalu setiap hari itu yang ada di pikiranku dan selalu itu hingga kami pun sama sama diam dan melamun.

__ADS_1


__ADS_2