
Selamat Membaca~
Ep. lalu : Sai pun mengandeng Lily ke tempat master Es dan Loli.
Ep. New : Setelah Sai membawa Lily dipertengahan jalan Lily salah sangka yang mengira bahwa Loli adalah musuh karena itu Lily mengambil Ancang-ancang untuk melindungi Kakak nya.
"Tenang lah Lily dia adalah adikku juga."ucap Sai sambil berjalan maju kesamping Lily sambil mengelus kepalanya.
"Ouh baiklah jika itu kata Kakak aku akan menuruti nya."ucap Lily.
Sai pun mengambil sebuah pakaian Loli untuk dipakai Lily karena Sai tidak bisa menyuruhnya hanya berjalan tanpa pakaian.
Beberapa menit kemudian setelah Lily telah memakai baju Loli datang sambil menangis.
"Kakak apakah Kaka ingin membuang ku dan memilih dia untuk menjadi adik Kaka ? kak jangan buang aku kak."tangis Loli sambil memeluk samping badan Sai.
Beberapa selang waktu kemudian Lily juga datang kepada Sai yang sedang berduaan dengan Loli.
Lily sengaja menggoda Sai agar Loli cemburu.
"Kakak pilih aku saja aku akan melakukan apapun untuk mu aku akan mencuci pakaian mu aku akan memasak untuk mu bahkan jika kau mau kau dapat melakukan apapun dengan tubuh ku."ucap Lily sambil menggerak gerakan jarinya dengan arti yang kotor.
"Tidak kak jangan buang Loli,loli akan melakukan apapun untuk Kaka asalkan Kaka tidak membuang Loli mau kapan pun dimana pun Loli siap melayani Kaka.
Sai yang mendengar mereka berbicara seperti itu tiba tiba keluar cairan merah dari hidung nya, yah itu tidak salah lagi itu adalah mimisan karena Sai berfikiran yang kotor.
Sai pun pingsan karena kehilangan banyak darah.
Didalam Ruangan Hampa milik Sai
"Apa yang kau pikirkan kau tidak boleh melakukan itu dengan adik kecil mu itu mereka masih Terlalu polos."ucap pikiran baik milik Sai.
__ADS_1
"Ouh baiklah pikiran baiku. "Jawab sai kepada pikiran baiknya.
"Sudahlah Sai kau sudah terlalu lama menahannya kini kau harus berubah menjadi hewan buas lagian kan mereka yang bilang ingin melakukan apapun untuk mu jika mereka tidak di buang."ucap pikiran jahat milik Sai.
"Iya aku juga sudah lama menahannya aku sekarang akan berubah menjadi hewan buas."jawab Sai kepada pikiran jahat nya.
Tiba tiba datang seseorang dari atas yang terbang dengan sayap emas nya dia berkata.
"Sai jangan lupa tujuan mu dulu di bumi kau sangat membenci para penjual budak bukan."ucap pikiran tujuan milik Sai.
"Iya aku sangat membencinya karena mereka juga telah mengambil ibuku maka aku harus menjadi kuat."Jawa Sai.
"Baiklah sekarang kau harus menahan nafsu mu ingat mereka masih di bawah umur jadi kau harus bisa mengajari mereka hal yang baik dan jadilah kakak terbaik sepanjang masa."nasehat Pikiran Tujuan Sai kepada Sai sambil mengacungkan jempol kepadanya.
Sai pun terbangun dari pingsan nya, saat ia bangun dia sudah ada didalam sebuah Goa.
"Aku dimana...? "ucap Sai sambil memegang kepalanya.
"Kakak akhirnya kau sadar sekarang kau berada di dalam Goa"ucap Loli dan Lily Secara bersamaan.
"Maafkan aku Master pikiran kotor itu menghiasi otak ku , karena itu keluar darah dari hidung ku."ucap Sai.
"Sebagai hukumannya kau harus Langsung berlatih membuat obat perkembangan senior sekarang mengerti."tegas master.
"Baik Master." balas Sai.
"Loli, Lily dan Yeti bisakah kalian berdua berlatih di depan mulut Goa Kaka harus berlatih membuat obat."jelas Sai.
"Baiklah kak tidak masalah."ucap Lily.
"Kalau begitu aku Lily dan Yeti akan berlatih yah kak."ucap Loli sambil berjalan ke luar Mulut Goa.
__ADS_1
Sai pun mulai berlatih.
Selain untuk bisa menjadi peracik obat salah satu kegunaan lainnya adalah dapat mengontrol kekuatan dengan baik dari latihan menjadi peracik obat.
Sai untuk seorang manusia bisa dikatakan jenius karena dapat mengerti dengan cepat, hasilnya Sai sudah membuat 2 pil obat perkembangan senior dalam kuran waktu 4 jam 12 menit.
"Bagus murid ku sekarang kau hanya harus memakanya."ucap master Es.
"Baiklah Master."balas Sai sambil memasukan kedua pil obat itu kedalam mulutnya.
"Murid bodoh kenapa langsung memasukkan kedua pil obatnya kini kau harus menahan rasa sakit yang sangat kuat kan."tegur master.
Master Es pun membantu mendinginkan tubuh Sai dengan Es namun Master Es tidak dapat membantu nya untuk menahan rasa panas yang ada didalam tubuhnya master Es hanya dapat mengurangi rasa sakit nya.
Sai pun berteriak namun Loli dan Lily tidak mendengar nya karena master Es membuat segel di tengah mulut goa agar tidak ada yang dapat mendengar dan melihat.
Sai pun pingsan dan saat ia terbangun ia berada di sebuah tempat yang gelap dan di bawahnya hanya ada air yang ia tapaki dengan kedua kakinya.
Saat itu Sai sangat binggung hingga ia bertemu dengan seseorang yang mirip dengan nya.
Sai pun bertanya kepada nya.
"Kau siapa kenapa dirimu bisa sama persis dengan diriku."tanya Sai kepada nya
"Aku adalah.....?
Bersambung...
Nantikan Ep selanjutnya yah yaitu
CH 16 [ Bangkit nya Beast Milik Sai ]
__ADS_1
buat yang ada saran untuk saya tulis aja di kolom komentar ok see you next time
bye bye~