Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 68 - Terungkap IV


__ADS_3

Yuzu dan Lily langsung terkaget mendengar ucapan ayahnya, meskipun kaget mereka dengan ciri khasnya tersendiri.


Terdapat 2 hal yang menjadi pikiran Yuzu saat dirinya mengetahui bahwa Sai bukanlah kakaknya, hal pertama yang dipikirkannya adalah, dirinya dapat menjadi calon istri Sai di masa depan kelak, sama halnya dengan bumi, Di dunia ini juga tidak diperbolehkan untuk menikahi keluarga sendiri. Yuzu cukup senang tetapi dirinya juga khawatir Sai tidak menganggap nya menjadi sosok yang penting.


Berbeda dengan Yuzu, Lily hanya membuka mulutnya sebentar sebelum kembali menutupnya.


“J.. jadi, b..benar yah, haha.” Sai memaksa untuk terlihat tegar didepan ayahnya itu.


Zi Quan yang melihat Sai bersikeras untuk terlihat tegar pun memeluknya, “Tidak apa apa Sai, lepaskan saja kesedihan mu.” Zi Quan memeluk erat Sai sambil mengelus kepalanya.


Sai berhenti menangis setelah 10 menit kemudian, “A..apa Sai tetap bisa memanggil ayah?” Ucap Sai sambil mengelap air mata yang tersisa di wajahnya.


“Tentu saja, ayah akan dengan senang hati menerima mu.” Zi Quan melebarkan tangannya bersiap untuk memeluk Sai.


Namun Yuzu tiba tiba saja menghentikan nya, “Ayah, kak Sai butuh persiapan untuk menghadapi turnamen, karena itu biarkan lah kak sai berlatih.” Yuzu melebarkan tangannya di antara Sai dan Zi Quan berniat mengehentikan nya.


“Ah, iya, aku butuh waktu untuk sendiri, kalau begitu aku pergi dulu ayah, ini aku ambil juga yah.” Sai berlari dengan senyuman, tetapi di matanya keluar beberapa percikan bekas air matanya.


Setelah Sai pergi, barulah Yuzu berkata, “Dan juga, aku yakin kak Sai ingin sendiri.”


“Hhm? bagaimana kau bisa tau yuzu.” tanya Zi Quan.


“Indra seorang adik, tehe.” Yuzu tersenyum sambil melet manis. Yuzu memanglah sedih, tetapi jika dirinya masih dapat bertemu dengan Sai itu sudah cukup baginya, meskipun dirinya mengharapkan lebih.


* * *


Sai berlari hingga tiba di sebuah sungai yang mengalir deras, Sai kemudian duduk di tepi sungai dengan kaki yang berada di dalam air.

__ADS_1


“Sepertinya takdir ku memang harus sendiri yah.”


Saat Sai sedang bersedih, Master Es kembali muncul untuk memotivasi Sai, “Hahaha, Sai, jangan bersedih, sebaiknya kau berlatih saja, karena jika kau tidak masuk 7 besar, maka kau tidak akan bisa pergi ke provinsi pusat, dan akhirnya kau tidak akan dapat menyelamatkan ibumu.”


“Master.” Sai memalingkan wajahnya yang terlihat pucat ke arah Master Es, “Tapi, aku kan bisa pergi lewat-.” Omongan Sai segera dipotong oleh Master Es yang menutup mulutnya Sai dengan satu jarinya.


“Kau lupa? dunia luar tidak sedamai kota atau desamu ini, dan juga, aku tidak yakin kau dapat bertahan di dunia luar yang kejam, karena itu aku menyarankan untuk dirimu memenangkan turnamen Haku...”


Peserta yang masuk 7 besar, akan mendapatkan rekomendasi dari kerajaan untuk memasuki berbagai sekte yang bekerjasama dengan kerajaan. Tetapi bagi yang sudah mempunyai sekte mereka akan mendapatkan pusaka suci kelas 2. bukan hanya itu saja, mereka yang mendapatkan posisi tiga ke atas akan mendapatkan sebuah Cincin Elemen yang berfungsi untuk memperkuat dan mengendalikan elemen dari cincin tersebut. Tentu saja mereka juga akan mendapatkan perlindungan dari kekaisaran, karena masa depan mereka bisa saja menjadi calon pelindung kerajaan.


“Baiklah Master Es, kalau begitu, jelaskan lah benda ini.” Sai mengeluarkan kalung Asgord dari cincin naganya.


“Baiklah...” Master Es pun mulai memberitahu kepada Sai apa saja yang dirinya tahu tentang kalung tersebut, tetapi dirinya tidak memberitahu tentang clannya lebih jauh.


Setelah lewat 1 jam kemudian, Master Es pun menghentikan penjelasannya lalu menyuruh Sai untuk bersiap siap.


Master Es tidak menjawab, namun dirinya terbang walaupun tidak tinggi. Perlahan lahan, tubuh naga Master Es berubah wujud menjadi manusia, hal itu membuat Sai terkejut dan mundur beberapa langkah.


“M..master?”


“Hhm, aku tidak memberi tahu mu yah aku bisa berubah wujud?”


“Tidak pernah bodo-.” Sai belum selesai berteriak saat tiba-tiba saja terdapat aura dingin yang membuat nya merinding, “Ops, hehe, pintar pintar.” Sai menyadari aura tersebut dikeluarkan oleh Master nya itu.


“Sudahlah, lebih baik kita mulai latihan nya.” Master Es segera menyerang Sai saat dirinya selesai berbicara. Master Es melemparkan Sebuah Es runcing yang sangat tajam ke arah Sai.


“Ehh?” Sai masih belum terlalu mengerti saat tiba tiba saja sebuah Es runcing mengarah kepada nya. Walaupun Sai belum mencerna apa yang dikatakan oleh Master Es, tetapi dirinya selalu waspada, karena itu semua es runcing dari master Es tidak mengenai dirinya.

__ADS_1


Sai adalah orang yang sungguh pintar, dirinya sangat hebat dalam mengatur kekuatan nya, karena itu Sai dapat dengan mudah membuat es runcing yang terbang ke arahnya menjadi berubah haluan. Dengan memanfaatkan kekuatan anginnya, Sai membuat beberapa Es itu terbang sesuai arahnya, walaupun es runcing tersebut bergerak cepat, tetapi Sai mempunyai otak yang sangat pintar untuk memanfaatkan kecepatan es tersebut.


Saat Es Runcing tersebut terbang ke arah Sai, Sai membuat angin yang sangat kencang untuk membuat es tersebut berputar balik menyerang Master Es.


Master Es cukup yakin Sai akan terkena serangan nya walaupun hanya tergores ringan, tetapi Master Es tidak menyangka bahwa Sai dapat berfikir seperti itu, ‘Sepertinya aku terlalu meremehkan muridku, baiklah, aku akan mencoba untuk mengetahui batas kemampuan muridku ini.’


“Master!, aku harus ke Turnamen, aku tidak ada waktu untuk berlatih kecuali latihan itu tidak menghabiskan tenaga dalam ku.”


Master Es baru sadar, jika muridnya itu masih mempunyai tugas untuk memenangkan turnamen, “Ah, maaf, Aku lupa, kalau begitu, bagaimana jika berlari sampai tempat turnamen?”


“Baik, sepertinya akan menarik.” Sai tersenyum tipis.


“Kalau begitu, 1,2,3!”


Sai dan Master Es berlari sangat cepat hingga membuat beberapa pohon menjadi bergetar dan membeku.


* * *


Di kediaman Feng Long dan Yin Long, terdapat beberapa orang yang menggunakan topeng emas dengan garis merah yang berada di pipi seperti kucing.


“Berapa prajurit Negold yang berada disini?” Tanya Feng Long.


Salah satu orang yang berada di gerombolan tersebut kemudian maju mendekati Feng Long lalu memberikan hormat nya dengan tubuh yang dibungkukkan, “Lapor, terdapat sekitar 20 Prajurit Negold termaksud saya Jendral Feng.”


Negold adalah pasukan yang dibentuk oleh ayah dari Yin Long yang bernama Zi Long, pasukan tersebut beranggotakan 5.000 prajurit, tetapi walaupun begitu, rata rata setiap prajurit mempunyai kemampuan setara dengan Pendekar Master hingga pendekar Raja.


Disaat yang bersamaan, seseorang yang menggunakan topeng seperti prajurit Negold datang menghadap Feng Long, “Lapor Jendral Feng, ini adalah data yang telah kami cari mengenai anak yang bernama Sai.” Sosok tersebut tidak lain adalah seorang prajurit Negold yang datang bersama dengan Yin Long. Prajurit tersebut adalah prajurit yang ditugaskan untuk menjaga Yin Long, terdapat 5 Pendekar Negold yang datang bersama Yin Long, dan masing masing dari mereka mempunyai kemampuan setingkat pendekar Raja.

__ADS_1


__ADS_2