
(。•̀ᴗ-)✧Selamat Membaca☜ (↼_↼).
Cuplikan Ep Lalu :
"Hahahaha! siapa suruh kau pingsan! sudahlah lebih baik kau segera menyerap Inti Kristal Dari "Black Lion King"."Ucap Master Es.
"Baiklah baiklah...!"Balas Sai sambil kembali bangkit dari tempat terjatuhnya.
Sai pun mengambil nya dan bersiap untuk menyerap Inti Kristal Dari "Black Lion King".
Ep New :
Sai pun menyerap energi yang berasal dari Inti Kristal tersebut.
Sai pun beberapa kali Menembus Tingkat, Mulai dari 3,4,5, hingga tingkat 5 Menengah, Sai kira kira menghabiskan 12 Jam untuk menyerap semua energi yang berada di Inti Kristal tersebut, setelah Sai selesai menyerap Energi Spirit itu , badan Sai tiba tiba menjadi sangat kuat! sangat berbeda dari dia yang pertama kali masuk ke dalam Goa.
Namun Sai juga sudah kelaparan, karena itu Sai segera mengambil Kristal Luar
"Black Lion King" Untuk dijadikan bukti,
Sai pun keluar dari Goa itu.
Jam : 00.21, Diluar Goa, ( Hutan Lenja ).
"Huh...! akhirnya aku bisa menikmati udara segar lagi! tadi di dalam sana sangat bau darah!."Ucap Sai kepada diri sendiri.
Krucukkkkkkk....! ( Bunyi Perut Sai ).
"Huh...! aku lapar sekali! apa aku coba cari rumah makan saja yah...? gapapa deh! lagian juga bisa sekalian cari hewan sihir."Pikir Sai.
Sai pun segera mencari makanan, sungguh beruntung Sai mendapatkan buruan sebuah Beruang, Sai pun memasukan mayat nya ke dalam cincin Nat nya.
karena ini sudah sangat larut, Sai pun segera mencari Tempat untuk tidur nya.
Beberapa menit kemudian Sai melihat sebuah rumah di dalam hutan itu, Sai pun memberanikan diri untuk bertamu ke rumah tua itu.
"Misi...! Ada orang nya...?"Tanya Sai sambil mengetuk pintunya.
Setelah cukup lama Sai mengetuk pintu itu, tidak ada Respon sama sekali, karena itu Sai pun segera membuka pintu tersebut.
Treng~ ( Bel )
"Rumah nya sudah cukup tua! tapi tidak masalah, ini hanya untuk istirahat satu malam."Gumam Sai.
Tiba tiba Pintu yang berada di depan Sai terbuka, dan disana terlihat...!
"K-k-amu S-ssiapa ? "Tanya Seorang Kakek tua sambil melindungi cucunya.
"Aku tidak bermaksud apa apa kok kek! aku hanya ingin tidur disini!."Jawab Sai.
__ADS_1
"Kalau dilihat dari tubuh mereka, sepertinya mereka kelaparan, dilihat dari tangan nya yang dari tadi tidak berhenti bergetar, mungkin mereka sudah tidak makan berminggu-minggu dan juga di bawah mata mereka berubah menjadi kuning, ini adalah salah satu akibat kelaparan."Analisis Sai.
"Tenang saja kek aku akan membayar nya."Ucap Sai.
"B-baiklah! tapi kau tidak akan membunuh cucuku ini kan? jika kau ingin membunuh, maka bunuh saja aku! aku mohon untuk melepaskan anak kecil yang tidak berdosa ini."Ucap Kakek tua tersebut.
"Tenang lah Kek ! aku disini hanya untuk tidur! tapi sebelum itu mari kita makan bersama."Ucap Sai sambil mengisyaratkan bahwa kakek tua tersebut untuk berdiri kembali.
Karena Sai membahas makanan, Adik kecil yang berada di belakang Kakek tersebut pun keluar.
"K-kakak a-apa benar aku dan kakek ku boleh makan...?"Ucap Anak kecil tersebut sambil mendekat ke arah Sai.
"Iyah! kenapa juga kalian tidak boleh makan! ayo kita bakar makanan nya di luar."Ucap Sai sambil mengulurkan tangannya kepada Adik kecil tersebut dengan wajah yang tersenyum.
Awalnya Anak tersebut sempat ragu ragu, namun dia melihat Sai bukan lah orang yang jahat, karena itu dia mau mendekati Sai.
"B-baiklah kak."Ucap Adik kecil tersebut.
"C-Cucuku memiliki kemampuan untuk mengetahui yang pura pura baik dan mana yang baik dengan sungguh-sungguh, jika dia seberani itu mendekati anak tersebut, maka bisa dipastikan dia telah mengkonfirmasi bahwa dia adalah orang yang baik! kini aku bisa mati dengan tenang."Gumam Kakek tua tersebut.
Bruk...!
Diluar Rumah Tua tersebut.
"Ouh yah ! ngomong ngomong ngomong adik ini namanya siapa."Tanya Sai.
"Namaku Sai Yanzi! salam kenal yah Amai."Balas Sai.
"Ouh...! aku baru tahu ada nama seperti ini."Gumam Sai.
Namun kemampuan Dari Amai juga dapat mengetahui apa yang berada dalam hati seseorang, karena itu Amai murung namun...!
"Tapi walaupun namanya aneh, dia adalah anak yang sungguh sabar menghadapi kondisi yang dialami nya, dia juga cantik dan manis, jika sudah besar nanti aku akan membantu nya menemukan laki laki yang baik untuk nya."Gumam Sai sambil berjalan.
Namun Amai kembali senang karena orang yang di samping Nya ini sungguh seorang yang baik, dia berharap mempunyai kakak seperti dirinya.
"Hey ? Amai ? kau kenapa bengong...?."Binggung Sai.
"Ahhhkk...! maafkan aku kak ! aku malah bengong."Jawab Amai yang terkaget.
"Hahahaha tidak apa-apa."Ucap Sai.
Sai pun mengeluarkan Kayu kayu dan mayat beruang itu di depannya.
"Kakek dan Amai tunggu sebentar yah! aku akan memasak sekarang juga."Ucap Sai.
"K-kak Sai! B-boleh aku panggil kak Sai...?"Ucap Amai sambil memberanikan diri untuk mencoba memanggil nya dengan sebutan kak Sai.
"Hahahaha tidak apa apa kok Amai! panggil saja aku semaumu."Balas Sai sambil mengelus kepala Amai dengan raut wajah yang tersenyum.
__ADS_1
Sai pun segera memanggang Beruang itu untuk dimasak oleh nya.
A few minutes later...
"Kakek! kemarilah ! mari kita makan bersama."Ucap Sai sambil berteriak.
Kakek tua renta tersebut tidak menjawab sama sekali, rupanya saat Sai kembali masuk ke rumah tua tersebut...! kakek tua tersebut sedang tergeletak di lantai.
Sai pun mengecek urat nadi kakek tua tersebut, namun sayangnya kakek tua tersebut sudah meninggal, Sai meyakini bahwa kakek tua tersebut meninggal akibat kekurangan nutrisi.
Amai yang melihat nya pun menangis kencang karena Kakek nya sudah meninggal.
"Hiks...Hiks...!
Sai yang melihat Amai menangis pun langsung memeluk nya dengan erat, Sai memberikan sandaran untuk Amai meluapkan kesedihan nya itu.
Sambil mengelus Elus kepalanya Amai Sai berkata sesuatu kepada Amai.
"Amai ! sudah yah jangan sedih terus! kamu harus hidup dengan bahagia agar kakek mu tenang di alam sana! jika Amai tidak punya siapa lagi ! Amai boleh kok tinggal bersama kakak Sai."Ucap Sai sambil mengelus kepalanya Amai.
Karena Hal itu juga Amai kembali menangis dengan keras, dan berkata...!
"Terima kasih kak! aku takut jika aku harus ditinggal kan oleh kakek, namun Kakak sungguh baik karena mau memberikan pelukan untuk ku, pelukannya kakak sungguh hangat rasanya, pelukan Kaka seperti pelindung yang membuat aku nyaman berada dalam pelukan Kaka, karena itu....!
terima kasih kak sai."Ucap Amai sambil tersenyum.
"Hahahaha tidak apa-apa, kalau begitu Amai bawalah makanan nya kedalam, kakak akan menguburkan mayat kakek Amai."Ucap Sai.
Sai pun Segera membuat lubang untuk kuburan Kakek Nya Amai.
Ok bersambung yah guys...!
Author sembunyi bunyi bikin Episode kali ini! karena ibuku udah suruh tidur tapi aku masih bangun, karena itu saya buat nya dalam keadaan jantung yang berdegup kencang! jadi maklumi yah, tapi saya buat CH kali ini juga tidak lah ngasal, ini saya ciptakan karena sangat bermanfaat untuk para manusia! agar sadar untuk menjadi baik Ok!(。•̀ᴗ-)✧
Nantikan Ep selanjutnya yah yaitu
S2 CH 8 [ Melanjutkan Quest ]
Ok See You Next Time Bye bye~.
(☞゚∀゚)☞ : Favorit.
(☞ ಠ_ಠ)☞ : Dukung dan Like
(☞ ͡° ͜ʖ ͡°)☞ : Voting terus yah
Mohon maaf jika ada salah kata, author soalnya masih pemula hehe ok Dadah.
(≧▽≦)
__ADS_1