
Semua mulut terbuka saat mendengar perkataan Sai, mereka sangat sulit untuk percaya dengan perkataan nya.
Sai kemudian berjalan kembali ketempat duduknya itu, setelah merasa nyaman di kursi nya, Sai lalu kembali memperhatikan kawanan Feng Long.
"Aku adalah keturunan dari manusia dan iblis, jadi meski tubuhku seperti ini, aku bisa saja mengubahnya menjadi lebih kuat. Dan yah kau tau, ini bukan jiwa ku seorang, yang kalian kenali bukanlah Sai diriku, melainkan Sai yang lain.” Setelah menjelaskan, Sai terlihat menjilati darah yang masih menempel ditangannya.
Membuat orang yang melihatnya segera memalingkan wajahnya.
“B.. baiklah, kalau begitu hal apa yang kau inginkan.” Feng Long maju memantapkan hatinya itu agar tidak terlalu takut.
Sai melirik Feng Long yang kini berjalan ke arahnya, dia tersenyum tipis tipis namun senyumnya terlihat layaknya penjahat.
Sai duduk dengan tenang menunggu kedatangan Feng Long, “Aku ingin kalian membawa keluarga ku kesini, roh anak ini terus memaksa ku mengatakan nya, karena itu kalian bantu aku cari keluarganya, tenang saja, sebagai imbalannya, aku akan membantu kalian untuk mengusir para aliran apalah itu, setuju?” Tanya Sai yang kini menaruh kedua kakinya di atas sebuah meja di depannya sambil bersandar pada tangannya yang sudah duluan bersandar di bangku.
“Setuju.” Feng Long tanpa basa basi segera menyetujui nya, kekuatan yang kekaisaran punya untuk sekarang terbatas, membuat dirinya akan kesulitan untuk mengusir para aliran hitam yang menyerang.
Feng Long melirik ke arah para pasukan nya, memberikan sebuah kode, para prajurit Negold pun tanpa basa-basi segera pergi dan menghilang dalam sekejap mata.
“Baiklah, aku sudah menuruti kemauan mu, sekarang bisakah kau membantuku untuk menyerang mereka.” Feng Long berjalan ke arah Sai, sebenernya saat dirinya melihat aura kematian pada Sai, dia mengira bahwa Sai adalah seseorang dari aliran hitam, karena itu dirinya sangat mewaspadai nya, tetapi setelah melihat dirinya membunuh anggota Aliran Hitam ternama dengan cepat, dan juga setelah mengakui aura tubuhnya berasal dari ras, itu membuat Feng Long cukup lega.
Untuk sekarang, Feng Long merasa lebih tenang, namun dia hanya penasaran dengan Sai yang menggigit Xin tetapi Xin terlihat masih baik baik saja, dia tidak seperti Kuku iblis yang segera dibunuh oleh Sai.
__ADS_1
Feng Long berjalan dan duduk bersebrangan dari tempat duduk Sai, “Sai, sebenernya apa yang kau lakukan pada bocah ini?” Feng Long tidak bisa untuk tidak penasaran, dia cukup penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Sai kepada anak ini.
Sai berpaling ke arah Feng Long, “Kau akan tahu nanti, dia lah yang akan membantu mu dan juga diriku, dia akan sangat berguna jika di tanganku.” Sai tertawa lepas.
Beberapa saat kemudian, beberapa orang dari aliran hitam tiba tiba saja datang dengan jumlah besar ke dalam arena yang sekarang Sai tempati.
Mereka mencari seseorang namun tidak menemukan nya, mereka hanya melihat mayat seorang nenek tua, dua bocah kecil, dan seorang pria muda dengan gelar jendral.
Feng Long dan Sai melirik para aliran hitam yang baru saja masuk kedalam area arena.
“Wah wah wah, lama tidak jumpa Naga emas, aku tidak menyangka kau akan menunggu ku disini.” Orang itu tertawa cekikikan. Tampilan dari orang tersebut adalah seorang pria tua dengan rambut yang sudah memutih, dia berjalan dengan bungkuk sambil memegang sebuah tongkat.
“Hanya kau saja? apakah aliran hitam terlalu meremehkan kekuatan seorang jendral?” Feng Long berdiri dan sudah tangannya sudah bersiap di pedangnya.
Tidak lama, dari atas tembok Bangunan yang seperti Colosseum, terlihat dua orang dengan berpakaian hitam dan putih melompat dari tembok ke arah Feng Long.
Feng Long segera menyingkir dengan melompat ke arah arena, karena posisinya sekarang berada tepat di kursi peserta turnamen, karena itu saat dirinya mundur dia akan mengarah ke arah arena.
Berbeda dengan Feng Long, Sai hanya melirik kedua orang yang melompat ke arahnya itu.
Tidak lama, mereka pun terjatuh tepat di dekat Sai dan tempat duduk Ling tadi.
__ADS_1
“Naga emas, aku sarankan kau menyerahkan diri jika tida ingin melihat Yin Long mati.” Orang berpakaian serba hitam menaruh pisaunya tepat di leher Sai, dia menduga bahwa Sai adalah Yin Long.
“Yin Long? sepertinya kau cukup bodoh, mana mungkin aku akan membiarkan Yin Long berada disini bersamaku, aku sudah menyuruh sebagian prajurit Negold untuk mengantar Yin Long pergi dari kota ini, seperti nama kota ini, sekarang sepertinya akan dikuasai oleh setan yang sesungguhnya yah.” Feng Long tersenyum tipis membuat beberapa orang yang melihatnya menjadi heran.
Pria berpakaian serba hitam itu melirik Feng Long lalu kembali melirik anak laki laki di depannya itu, “Lalu, siapa anak ini?” Tanya nya sambil mengores sedikit leher Sai, membuat sedikit darah keluar dari sana.
“Dia? jika kau tau kau pasti tak akan berani untuk mendekati nya, dia adalah Sai, anak terjenius di kota ini, yah mungkin.” Ucap Feng Long sambil mengayunkan pedangnya.
Pria dengan tampilan serba hitam itu bernama Yunlan, dia mempunyai julukan sebagai Gagak hitam, dan wanita dengan pakaian serba putih itu bernama Fusha, dia adalah wanita yang terlihat muda namun mempunyai umur yang sudah lebih dari 40 tahun, dia mempunyai julukan sebagai Lotus pembeku.
‘Jadi dia yang dibicarakan oleh Yun Yi dari sekte kuda hitam, aku sepertinya akan sangat mendapatkan banyak Kontribusi jika dapat menangkapnya.’ Batin Yunlan sambil memandangi Sai.
“Kau cukup kuat, aku ingin darah mu.” Sai tiba tiba saja bangkit dan tangannya sudah menggapai leher dari Yunlan, dia kemudian menariknya dan segera menggigitnya tepat di bagian lehernya.
Layaknya seorang pembunuh yang haus darah, Sai terus menghisap darahnya hingga energi hidupnya, bahkan sampai kekuatan dari Gagak hitam, dengan Kemampuan Allxin Sai, cukup mudah untuk merebut Kekuatan dari Gagak hitam, nyatanya Sai yang saat ini lebih mengerikan dari yang biasanya, bukan tanpa sebab, Sai yang sekarang bahkan dapat mengambil Beast milik orang lain untuk nya, itu sungguh kemampuan yang sangat ditakuti banyak orang, Sai yang satunya lagi hanya dapat menyerap kekuatan elemen, berbeda dengan yang sekarang, Sai yang sekarang lebih handal menggunakan kemampuan Allxin nya.
Sai telah selesai menyerap habis darahnya, dia kemudian melirik ke arah wanita berpakaian serba putih itu sambil melempar tubuh dari Gagak hitam.
Semua orang yang memandang terlihat diam tak bergeming, perasaan mereka campur aduk dari ketakutan dan juga heran/penasaran.
_ _ _
__ADS_1
TO BE CONTINUED : TQ bagi pembaca yang setia menunggu, saya hanya ingin bilang semoga sehat selalu dan stay dirumah. Bagi kalian yang heran kenapa saya lama updatenya, itu karena saya sedang crazy up pada novel yang berjudul [ Assassination Of God ] Saya sedang mengejar 40 Episode, jadi mohon maaf bila mempengaruhi jadwal update L,O,H. Sekian Terima Kasih