
Sai pun tiba di Tempat yang bernama KonciBuktor. Tempat yang bernama "KonciBuktor" adalah tempat untuk menukarkan Poin Kontribusi dengan berbagai barang, obat obatan, dan senjata. Sai pun memasuki Bangunan yang bernama "KonciBuktor" itu. disana juga terdapat banyak murid yang sedang menukarkan Poin Kontribusi nya.
Disana terdapat tulisan disetiap atasnya, terdapat 3 Toko dibangunan yaitu adalah 1 : Toko Untuk Menukarkan Poin Kontribusi dengan emas dilantai satu. 2 : Tempat Untuk menukarkan Poin Kontribusi dengan Senjata Terdapat Dilantai Dua. 3 : sedangkan Tempat Untuk Menukarkan Poin Kontribusi dengan Pil berharga berada di Lantai terakhir, Yaitu Dilantai Tiga.
Sai pun memberikan 1 Poin Kontribusi berwarna Merah ketempat penukaran emas.
alangkah terkejutnya penjaga tersebut melihat Poin Kontribusi berwarna merah."Tuan ingin menukarkan berapa koin Emas."Penjaga tersebut bertanya kepada Sai.
Sai pun bertanya kepada Penjaga tersebut."Paman! memangnya saya bisa menukarkan berapa emas dengan satu poin kontribusi berwarna merah."Sai masih belum mengetahui nya, karena itu dia pun bertanya.
Penjaga tersebut tertawa pelan."Hehehe...! Sepertinya dia tidak tahu apa apa..."Penjaga tersebut berniat menipu Sai."Ahh...! itu! Tuan akan mendapatkan 100 Keping Emas."Ucap paman tersebut sambil menggaruk kepalanya.
Bagi Sai pun ini sudah cukup bagus, mendapatkan 100 Keping koin emas bukanlah hal yang dapat dilakukan dengan mudah oleh kedua orangtuanya. Sai pun berniat mengambil nya, namun tiba tiba saja tangannya dihentikan oleh seorang laki laki yang seumuran dengannya.
Laki laki tersebut mengatakan."Jangan mau! kau telah ditipu olehnya! seharusnya 1 Poin Kontribusi dengan warna merah dapat ditukar dengan 1.000 Keping Emas."Anak laki laki itu memberi tahu Sai.
Sai pun mendengarkan perkataan anak laki laki tersebut. dirinya pun meminta penjelasan dengan ketua penjaga toko tersebut. setelah meminta penjelasan nya, paman yang berniat menipu Sai pun di pecat dari tempat KonciBuktor.
Sai pun juga mendapat kan 1.100. keping emas. 100 sebagai uang permintaan maaf dari toko tersebut. setelah mendapatkan 1.000 Keping Emas, Sai pun mencari anak laki laki tadi. terlihat anak laki laki yang membantu nya tadi sedang menawar untuk menukarkan 1 Poin Kontribusi perak dengan 2 Emas di tempat lain. penjaga tersebut tidak dapat menerima nya, dia pun hanya memberikan 1 Keping Emas.
Sai dapat melihat Raut wajah sedih dari anak laki laki itu. Sai pun menghampiri nya saat dirinya sedang duduk di tangga."Hei! aku sangat berterima kasih karena tadi kau membantuku."Sai tersenyum kepada laki laki itu.
Laki laki itu pun membalas perkataan Sai."Hahahah! tidak apa apa."Anak laki itu menggaruk kepalanya sambil tersenyum balik ke arah Sai.
__ADS_1
Sai pun mengetahui dari sifatnya, dia sepertinya sedang membutuhkan uang, Sai pun mengeluarkan 100 Keping Emas untuk dirinya."Kawan! ini untuk mu!."Sai memberikan 100 Keping Emas itu.
Anak laki laki itu terlihat senang, namun dirinya tidak dapat menerima sebanyak ini, dia pun hanya mengambil 1 keping emas saja. Sai pun sangat memaksanya untuk mengambil 100 Keping Emas itu. namun anak laki laki itu tetap tidak mau. Sai pun melepaskan aura Membunuhnya ke anak laki laki tersebut."Terima gak..."Sai terlihat sangat menakutkan bagi anak laki laki itu.
Anak laki laki itu pun mengambil 100 keping emas nya karena ketakutan. saat dirinya telah mengambil 100 keping emas itu, barulah Sai kembali terlihat menjadi seorang anak kecil yang imut lagi.
Sai pun memperkenalkan dirinya."Perkenalkan namaku Sai Yanzi! panggil saja aku Sai."Sai memperkenalkan dirinya.
Anak laki laki tersebut pun memberi tahu namanya juga."Namaku "Haza Xin" Panggil saja aku Xin."Xin menggenggam tangan Sai yang terlihat ingin menjabat tangannya karena memperkenalkan dirinya.
mereka pun berbincang bincang hampir 30 menitan mereka mengobrol kisah mereka karena berniat menjadi tema dekat. setelah mengobrol cukup lama Sai pun mengajak Xin untuk ikut bersama nya kelantai 3 karena terlihat Xin Sangat mengetahui tentang Poin Kontribusi.
[ Tiba Dilantai 3 ]
Sai melihat lihat sekitarnya, Sai melihat banyak sekali Pil berharga di setiap sudut toko lantai 3 ini.
Sai pun berjalan sambil bertanya kepada Master Es."Memang nya kegunaan dari pil tersebut apa saja Master."Sai bertanya dengan batin nya itu.
Pil Harimau Angin dapat menguatkan kekuatan angin mu! dan juga Pil tersebut dapat membuat tulang mu naik tingkat menjadi tulang "Manusia Petarung".
Master Es pun mulai menjelaskan terdapat beberapa perbedaan di antara tulang manusia, yaitu.
Tingkatkan tulang terendah manusia adalah "Tulang Manusia Putih".
__ADS_1
Dan Tulang tingkat selanjutnya adalah "Tulang Manusia Besi".
Dan tulang manusia terkuat bernama Tulang "Manusia Tempur"
Saat ini Sai hanya memiliki Kualitas Tulang Putih, kualitas tulang putih adalah tulang yang sangat rendah, tulang tersebut adalah tulang yang sering dijumpai di pendekar pendekar tempat kecil ini.
Selesai mendapatkan penjelasan dari Master Es. Sai pun tersadar kembali karena di goyang goyangkan tubuh nya itu oleh Xin."Sai! kenapa kau aku panggil tidak jawab jawab?."Xin dari tadi memanggil Sai karena bingung dari tadi Sai hanya berputar putar.
Sai pun menjawab perkataan dari Xin."Ah...! maaf aku tadi kepikiran sesuatu."Sai tersenyum canggung kepada Xin.
Sai pun mengubah topik pembicaraan nya."Xin! aku berniat membeli Pil Harimau Angin! bisakah kau memberi tahu kepada ku harganya."Sai bertanya kepada Xin.
Xin pun terkejut oleh ucapan Sai."Sai! kau tidak berniat membeli Pil itu kan."Xin kaget karena Sai ingin mengetahui harga Pil Harimau Angin, Xin tau pasti bahwa Sai tadi telah mengunakan 1 Poin Kontribusi berwarna merah, Xin menduga Sai tidak akan sanggup membeli Pil tersebut karena harganya yang sama dengan 1 Poin Kontribusi berwarna merah.
Namun Xin pun memberi tahu Sai harganya."Sai harganya sama seperti 1 Poin Kontribusi berwarna merah! jadinya kau pasti tidak mempunyai 1 Points Kontribusi berwarna merah lagi."Xin menggaruk kepalanya sambil tersenyum canggung kepada Sai.
Xin mengetahui pasti, tidak mungkin seorang anak kecil yang berusia sama sepertinya mempunyai lebih banyak Poin Kontribusi berwarna merah.
Sai pun terkejut. Xin yang melihat Sai terkejut pun sudah memprediksi nya."Tidak apa kawan! aku tahu kau tidak memiliki Lebih dari satu Poin Kontribusi berwarna merah."Xin menepuk pundak temannya itu.
Namun sebenarnya Sai tidak terkejut dengan harganya, melainkan dirinya melihat tersisa satu Pil Harimau Angin. Sai pun berlari kencang meninggalkan Xin.
Xin pun terkejut."Ehh...? kenapa Sai lari kesana."Xin pun mengejar Sai yang sedang berlari.
__ADS_1
Sai berlari sangat kencang, dirinya pun berhasil mendapatkan duluan 1 Pil Harimau Angin itu, dia pun segera melempar kan 1 Poin Kontribusi berwarna merah lalu Langsung pergi begitu saja.
Saat Sai berlari. tiba tiba saja terdengar seseorang memanggil nya."Tunggu...!