Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 76 - Pertarungan di kota Evilvi II


__ADS_3

Di kejauhan gerbang kota Evilvi, kira kira sekitar 200m dari gerbang, terdapat sebuah kelompok yang sedang beristirahat di tenda.


Di salah satu tenda yang paling besar, seorang pria dengan tampilan yang kekar dan juga berambut merah sedang duduk di kursi yang di desain khusus agar terlihat seperti singgasana. Kursinya berada di tengah tengah sebuah meja panjang dan lebar itu.


Di samping nya juga terdapat beberapa bangku lainya dan juga meja besar tersebut berada di tengah tengah mereka.


Seorang perempuan dengan tudung merah duduk di samping kanan dekat dengan pria kekar berambut merah tersebut. Mereka kini sedang membicarakan sesuatu hal yang penting dengan beberapa orang lainnya yang berada di tenda besar.


Pria kekar berambut merah tersebut lalu batuk pelan sebelum memulai percakapan.


"Semuanya, aku yakin kalian sudah mengetahui tentang anak bernama Sai itu. Anak itu menurut laporan Yun Yi topeng emas dari Sekte Kuda hitam, dia memiliki sesuatu yang aneh di tubuhnya...” Ucap pria kekar berambut merah tersebut.


Salah satu orang yang berada di bangku baris kiri mengangkat tangan nya.


“Silahkan...” Ucap pria rambut merah membiarkan orang tersebut berbicara.


“Ketua Vale, aku ingin bertanya, kita semua yang berada disini adalah ketua di masing masing sekte, yah kecuali perempuan itu.” Zax menyindir perempuan bertudung merah yang kini berada di samping kanan Vale, Zax kemudian kembali melanjutkan ucapannya, “tetapi , kenapa kelompok-- itu membuat mu sebagai ketua dari perkumpulan ini? apakah kau memiliki suatu hubungan khusus?” Tanya pria paruh baya tersebut. Pria paruh baya tersebut hanya penasaran saja, karena itu dirinya bertanya.


Vale yang dari tadi tersenyum tiba tiba saja menghilangkan senyumannya, dia kemudian bertanya kembali kepada pria paruh baya tersebut, “Zax, aku tau dirimu memang kuat, tetapi aku sekarang ini jauh lebih kuat. Lagian apa kau berani menentang kelompok misterius itu setelah kehilangan 60% kekuatan sektemu?” Vale terkekeh, dia kembali melupakan hal tadi.

__ADS_1


Zax menjadi kembali teringat hal yang tidak ingin di ingatnya, namun Zax hari ini kembali teringat kejadian tiga tahun, ‘Sial, kelompok misterius itu sangat kuat, bahkan mereka bisa memonopoli kita yang sebagai sekte besar. Meski begitu untungnya mereka menawarkan perjanjian.’ Zax menghela nafas lega karena hari itu dirinya hampir saja kehilangan nyawanya.


Seorang perempuan bertudung merah yang berada di samping Vale kemudian memecahkan suasana tersebut, “Ketua Vale, bukan waktunya untuk bercanda.” Perempuan tersebut menegur sebelum dirinya berdiri dari bangkunya, setelah itu dirinya melanjutkan percakapan nya, “Ehhm, semuanya, menurut apa yang dikatakan Yun Yi mengenai anak itu, dia mempunyai sebuah mahluk yang berada di dalam tubuhnya. Dan juga, Ketua Vale pernah mendengar kelompok misterius tersebut membicarakan tentang Yondachi dan Hakuryuukou, entah apa yang mereka rencanakan, tetapi yang jelas mungkin kita akan mendapatkan hadiah besar dari kelompok misterius tersebut.” Ucap Perempuan bertudung merah tersebut pelan. Meski begitu suaranya tetap terdengar jelas oleh para orang yang berkumpul disana, dan juga suara dari perempuan tersebut cukup lucu.


Semua orang lalu jatuh dalam pemikiran nya masing masing, mereka berfikir apakah kelompok misterius tersebut memang akan memberikan hadiah yang pantas bagi mereka? setelah berfikir keras, mereka semua akhirnya menyetujui untuk bersatu agar mendapatkan hadiah besar dari kelompok misterius yang bahkan mereka tidak tau siapa orang dibalik layar nya.


Setelah mereka berbincang bincang, Vale mulai menanyakan sesuatu kepada mereka semua, Vale menanyakan berapa banyak dari semua anggota mereka yang disatukan.


Seseorang yang berada di dalam kemah tersebut lalu menepuk tangan nya, seketika itu sebuah kertas yang berisikan data muncul di udara, lalu dengan cepat pria tersebut mengambil nya dan menyerahkan nya kepada Vale.


“Ini.” Ucap Pria paruh baya yang bernama Hack.


Vale pun menerimanya langsung dan Vale segera membacanya perlahan tetapi jelas, semakin dirinya membacanya, dirinya semakin percaya bahwa pertarungan kali ini akan dimenangkan oleh aliran hitam, namun saat Vale masih membaca informasi tersebut, seorang prajurit bawahnya masuk kedalam tenda nya.


“Lapor ketua, kuku iblis telah memberikan tanda.” Ucap nya terbata bata.


“Apa!”


Vale memukul meja yang berada di depannya itu sekali, tetapi meja tersebut sudah terlihat retak.

__ADS_1


Vale kemudian bangkit lalu segera dirinya bersiap untuk peperangan, Target mereka adalah Sai dan Yin Long, Seluruh orang yang berada di dalam kemah besar segera mengikuti Vale dari belakang. Jumlah ketua sekte yang mengikuti peperangan ini sangat banyak, mulai dari sekte kecil sampai sekte menengah ke atas, terdapat sembilan ketua sekte yang mengikuti peperangan ini, yang berarti terdapat sembilan sekte dari masing masing mereka.


Segera lah mereka bersiap untuk memasuki kota Evilvi, mereka sebenarnya juga sudah tau tentang keberadaan Feng Long, dan juga dari antara mereka, hanya tiga orang saja yang mampu menyeimbangi Feng Long, mereka bertiga kemudian akan bersatu untuk melawan Feng Long dan membunuhnya, kekuatan kekaisaran pastinya akan sangat menurun jika salah satu Jendral mereka tewas.


Vale pun mengintruksikan kepada semua orang untuk segera menyerang.


* * *


Di suatu tempat yang gelap, kini Sai kembali terbangun. Sai berusaha untuk lepas dari segel yang mengunci kesadaran nya, akan tetapi yang dilakukan Sai semuanya terlihat sia sia, hal itu membuat Sai agak putus asa.


Hingga seekor naga terlihat oleh Sai dari pintu yang berada dikegelapan, Sai menjadi lebih memiliki harapan karena sosok tersebut datang.


* * *


Seorang gadis memakai zirah besi di sekujur tubuhnya sedang bertarung melawan beberapa orang berjubah hitam yang mengepungnya dari berbagai arah kecuali belakang nya, karena di belakang gadis tersebut juga terdapat seorang pria paruh baya dan juga empat anak kecil. Gadis tersebut berniat melindungi mereka karena dirinya melihat mereka dikejar oleh cukup banyak orang berjubah hitam, kira kira sekitar dua puluhan orang yang mengejar pria paruh baya tersebut dan juga dua anak kecil yang dibawanya.


Gadis tersebut terlihat memasang kuda kudanya, dirinya menghunuskan pedangnya ke arah yang berbeda beda setiap hitungan detik.


Para sosok berjubah hitam tersebut kemudian saling melirik, setelah itu mereka terlihat tersenyum jahat setelah mengangguk bersamaan beberapa saat yang lalu. Mereka semua lalu tiba tiba menyerang secara bersamaan. Namun sang gadis tidak terlihat bergeming sedikitpun, namun dia tiba tiba saja mengeluarkan aura panas dari tubuhnya, membuat sosok berjubah hitam yang berniat menyerang nya mundur menjaga jarak darinya.

__ADS_1


Ketika semua orang berjubah hitam menjaga jarak darinya, tiba-tiba saja, sebuah suara anak kecil yang lucu terdengar dari belakang gadis tersebut, “Senior, aku akan membantu mu.” Ucap sang gadis menawarkan bantuan. Dia tidak terkena panas tersebut karena gadis berzirah tersebut telah mengaturnya agar tidak melukai orang dibelakangnya.


Gadis berzirah tersebut kemudian tersenyum ragu menghadap anak kecil tersebut beberapa saat, sebelum kembali memfokuskan perhatian nya kepada mereka semua yang kini menjaga jarak darinya.


__ADS_2