Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 74 - Terungkapnya Identitas Cerlina


__ADS_3

Cerlina menjadi waspada dengan Sai, kemudian dia bertanya pelan sambil duduk persis di pangkuan Sai dengan pose seperti orang yang sedang bercinta. Itu dia lakukan agar jika saja Sai memang mengetahui nya, dia bisa membunuh Sai dengan kukunya yang mengandung racun.


Hal itu membuat semua peserta laki laki memandang tajam Sai. Banyak diantara mereka yang menggerutu. Kenapa bukan nya aku? aku cukup tampan. Dan ada juga kenalan Sai yang menggerutu, dia adalah Yan Ji dan Yan Zi. Mereka berdua terlihat membara sekaligus tidak senang dengan Sai.


Mereka menggerutu.


“Kak, apakah kau tau sesuatu?” Tanya Cerlina dengan nada menggoda dan menggmaskan.


Sai tidak dapat melihat pertandingan karena tertutupi tubuh Cerlina, kemudian dia menghela nafas panjang sebelum memberitahu nya.


Sebelum memberitahu nya, Sai terlihat tersenyum tipis, “Iya, aku tau semua.” Jawab Sai singkat.


Cerlina menjadi lebih waspada, dia kemudian menaruh kedua tangannya di belakang leher Sai seperti seseorang yang ingin berciuman, tetapi sebenarnya itu disengaja agar dirinya bisa langsung membunuh Sai dengan kukunya itu. Celina juga terlihat tersenyum tipis.


Semua orang menjadi memperhatikan Sai dan Carlina. Tidak terkecuali para peserta yang sedang bertanding. Mereka menganga melihat Sai dan Cerlina.


“Dasar anak muda, di tempat seperti ini pun mereka bermesraan? sepertinya anak muda sekarang sudah tidak tahan yah.” Salah satu tetua terkekeh melihat Sai dan Cerlina dari kursi para tetua atau bisa disebut kursi khusus.


Seseorang gadis di sampingnya hanya mendengus kesal melihat perbuatan tidak senonoh Sai.


Sai bukanlah jiwa yang baik lagi. karena itu dia tidak akan segan jika memang harus membunuh wanita yang berada di depannya itu.


"Lepaskan atau kau akan merasakan akibatnya." Sai mengancam.


Wanita itu kemudian tersenyum jahat lalu bertanya.

__ADS_1


"Ouh, memangnya kau bisa melakukan apa." Cerlina memajukan kepalanya lalu sekarang dia persis bertatap muka dengan Sai.


Cerlina heran dengan Sai yang tetap terlihat biasa saja dan juga tenang. Cerlina bingung dengan Sai yang sama sekali tidak menunjukkan rasa malu saat bertatap muka dengan nya. Dan juga yang lebih membuat Cerlina heran adalah tentang anak itu yang juga sudah tau tentang racun di tangannya, seharusnya seseorang akan takut, bahkan jika dia sangat kuat seharusnya dia menunjukkan ekspresi, tetapi Sai sama sekali tidak menunjukkan ekspresi lain.


'Ada yang salah dengan otak anak ini.' pikir Cerlina.


Sai kemudian berhitung satu sampai tiga. tetapi Cerlina tetap tidak menyingkir darinya. Hal itu membuat Sai cukup kesal karena Cerlina tidak menuruti kemauannya.


Sai tiba tiba saja mengeluarkan aura kematian yang dahsyat dari tubuhnya. Membuat seluruh arena menyadari nya dan pada akhirnya semua orang melirik kembali ke arah Sai. semua orang mulai membicarakan Sai yang aneh aneh, mereka menduga Sai adalah seseorang dari aliran hitam, begitu pula dengan seluruh peserta yang hadir. Feng Long yang pada awalnya hanya melihat Sai dari bawah langsung melompat ke arah Sai karena ikut menyadari aura yang dikeluarkan nya.


Feng Long menyadari, hanya orang aliran hitam lah yang mempunyai aura kematian sekuat ini. Feng Long kemudian menduga bahwa Sai adalah aliran hitam yang menyamar untuk membuat peserta berbakat tewas dan pada akhirnya kekuatan aliran putih akan kalah dengan aliran hitam.


Tidak ber basa-basi, Feng Long segera memanggil semua prajurit Negold yang berada di seluruh tempat dengan sebuah kembang api yang dilemparnya. Sedangkan itu, Cerlina cukup terkejut saat Sai mengeluarkan aura kematian yang sangat dahsyat seperti ini. Dia pun hanya memiliki aura kematian tidak lebih dari 20% milik Sai.


Cerlina segera menyingkir lalu menunduk dan meminta maaf.


Sai kemudian melirik ke arah Cerlina lalu menyuruh nya untuk melakukan sesuatu.


"Suruh semua orang-orang mu segera keluar dan segera membasmi mereka." Sai menyuruh.


Meskipun Cerlina tidak tau siapa yang berada di depannya itu, tetapi di aliran hitam sendiri juga memiliki aturan untuk menghormati senior mereka. Cerlina menduga tubuh yang Sai perlihatkan adalah jurus pengubah tingkat suci yang banyak di incar oleh para pendekar.


Tanpa basa basi, Cerlina segera melemparkan kembang api miliknya. Kembang api yang Cerlina lempar berwarna merah tua dengan berbentuk kan mawar. sedangkan yang dilemparkan oleh Feng Long adalah berwarna emas terang.


Kembali ke Feng Long. Setelah menunggu beberapa saat, satu persatu pasukan Negold datang dan berdiri di belakang Feng Long yang kini berdiri di salah satu tulang bangku penonton. Para penonton sudah mulai kabur sebagian setelah merasakan aura yang membuat mereka tidak nyaman, mereka cukup pintar untuk menyadarinya bahwa pertarungan berdarah bisa saja terjadi.

__ADS_1


Sedangkan itu, para peserta mulai menjaga jaraknya dengan Sai. Xin yang berada di sana terlihat tidak peduli, perlahan dia mulai berjalan dan mendekati Cerlina.


"Salam hamba nyonya." Xin membungkuk memberikan hormat. sebenarnya dia bingung dengan Cerlina yang memberikan hormat kepada Sai. tetapi dia tidak terlalu memikirkan nya kembali.


Cerlina mengayunkan tangan nya menyuruh Xin bahwa dirinya dapat bangkit kembali.


Perlahan, dari kedua kubu sudah terlihat pasukan mulai berkumpul. Dari bangku penonton, mulai terlihat seseorang berlarian mengarah Cerlina yang berada di atas. Mereka adalah pasukan aliran hitam, mereka membawa sebagian penonton untuk dijadikan Sandra.


Cerlina yang berada di samping Sai kemudian mulai merubah penampilan nya dari yang terlihat cukup muda menjadi terlihat seperti wanita yang sudah menginjak umur untuk menikah.


Sosok nya terlihat cantik dan seksi dengan pakaian hitam yamg ketat. Membuat beberapa orang terpesona dengan kecantikan tubuhnya.


Salah satu rekan pasukan Negold segera menyadarkan temannya itu.


"Sadarlah, dia wanita Kuku iblis." Bisik salah satu rekan yang melihat rekan lainnya terpesona. Dirinya sebenarnya juga terpesona, bohong jika dia bilang tidak terpesona. Namun pasukan tersebut masih dapat mengendalikan pikiran nya agar tidak membayangkan hal yang tidak tidak.


'Gawat, kalau terdapat kuku iblis, pastinya Sekte Mawar Iblis sudah berada di sekitar sini.' Batin Feng Long merasa cukup terancam. Sekte Mawar Iblis bukanlah sekte kecil, mereka adalah sekte aliran hitam yang terkenal di kekaisaran Long. Mereka terkenal karena pernah membantai habis sekte menengah aliran putih hingga ke akar akarnya. Sejak saat itu, Sekte Mawar Iblis terus menerus naik menjadi sekte aliran hitam yang cukup di takuti oleh Kekaisaran sekalipun.


"Sudah lama kita tidak bertemu kuku iblis." Sapa Feng Long dengan senyuman palsu.


"Ouh, hallo naga emas, bagaimana kabarmu? apakah kau sudah siap untuk mati" Tanya Kuku iblis sambil tersenyum.


Feng Long berdecak kesal dengan omongan Kuku iblis. Tetapi dia harus menjaga emosinya agar tidak terlalu terlihat oleh bawahannya.


_ _ _ _

__ADS_1


Guys, saya disini ingin meminta maaf karena tidak bisa update terus. Bukan sengaja, hanya saja saya juga sedang memperbaiki episode yang menurut saya masih belum bagus. Itu aja, sekian terima kasih


__ADS_2