
Sai pun pergi ke kompetisi seni bela diri untuk memenangkan pertandingan agar mendapatkan uang, tidak ada hari yang tenang saat satu bulan yang lalu, 1 bulan yang lalu Sai berlatih dan terus berlatih sampai 27 Hari berturut turut, Sai berburu hewan spiritual agar dia dapat mengunakan kekuatan mereka...
.Satu Bulan yang lalu di hutan Wara.
Demi mendapatkan kekuatan, Sai harus berburu hewan sihir atau hewan spiritual agar dirinya menjadi kuat, Sai membutuhkan kekuatan dari hewan agar dirinya dapat memenangkan kompetisi bela diri itu.
Sesampainya di hutan Wara, Sai pun bertemu dengan hewan spiritual tingkat Petarung 7 bernama Helcrat. Status Helcrat: tipe Es dan Kegelapan tingkat:7, Sifat: sangat ganas.
namun Sai memang membuat tekad agar menjadi lebih kuat Sai pun langsung mengaktifkan kekuatan serigala Cahaya Bulan dan kelelawar vampir tersebut.
"Serigala, kelelawar aktif."ucap Sai
Dengan kekuatan yang digabungkan, Sai seperti seimbang dengan Petarung tingkat 6,
Sai pun langsung berlari ke arahnya dan mulai menyerang.
Sai pun mengeluarkan jurus yang dibuat olehnya yaitu Gravity Wind
Gravity wind: maksud nya anginnya Sai membuat badai angin disekitar nya yang dapat membuat lawan tidak bisa berdiri atau susah berdiri karena angin nya yang mendorong ke bawah.
Akibat jurus Sai Helcrat menjadi susah untuk menyeimbangkan badan nya, Sai yang mendapatkan kesempatan itu pun langsung membunuh tanpa memberikan Helcrat kesempatan untuk menyerang.
Sai pun mengambil segala kekuatan nya Helcrat mulai dari teknik menyembunyikan diri di kegelapan, mengambil tulang nya untuk membuat tulang Sai menjadi lebih kuat dibandingkan dengan manusia lain, mengambil kekuatan Es nya, sampai mengambil kekuatan kegagalan nya.
Master Es yang melihat Sai bertambah kuat dan bisa membuat jurus nya sendiri pun terkejut karena harusnya yang dapat membuat jurus adalah tingkat Petarung Suci.
Hari demi hari Sai mengambil kemampuan para hewan spiritual, mulai dari
Elang Petir aura angin, tingkat 4
Beruang Besi ngarai, tingkat 5
__ADS_1
Naga Persik Api Bumi, tingkat 9
Lokasi : Kota Evilvi. [ Loket Kompetisi ]
Sai pun tiba di Tempat kompetisi itu dan segera mendaftar."Pak saya ingin ikut kompetisi nya."Sai mendaftar dengan muka yang ditutupi oleh Topeng Rubah di bagian atasnya saja tetapi tidak bagian bawahnya ( Mulut ).
Pak tua itu pun memandangi bocah yang berada di depannya itu sebelum bertanya
"Hai bocah, pertarungan ini bisa saja membuat mu terluka parah! apa tidak apa apa ? karena kecelakaan bisa saja terjadi!."Pak tua itu mengingatkan bocah yang berada di depannya itu.
Sai menjawab nya dengan singkat."Tidak apa apa!."Sai tersenyum tipis sambil menaruh satu koin emas yang beratnya 4,25 Gram dengan kadar emas 91,7% itu di meja loketnya.
Pak tua itu cukup terkejut dengan Emas yang dikeluarkan oleh bocah itu, dia tidak menyangka bocah yang berada di depannya itu akan membayar dengan emas, karena dari tadi pak tua itu hanya menerima uang dalam bentuk perak, dia pun langsung mengambil koin emas itu."Yah terserah lah ,ok siapa nama mu."Pak tua itu langsung mengambil koin emas nya Sai.
Mengingat jika ada kejadian yang Sai tidak bisa hadapi, Sai pun memakai nama samaran untuk membuat identitas nya menjadi tidak di ketahui."Tulis saja MR.Rubah!."Sai hanya bisa tersenyum canggung karena dia hanya dapat memikirkan nama itu di otaknya itu.
Setelah pak tua itu menuliskan namanya, dia pun menyuruh agar Bocah yang berada di depannya itu untuk Segera masuk, karena sebentar lagi pendaftaran kompetisi sudah akan ditutup.
Setelah 30 Menit akhirnya Pendaftaran pun sudah di tutup, yang menandakan kompetisi bela diri telah dimulai.
Dong~ Dong~."Suara gema dari bel berbunyi di seluruh area kompetisi.
Wasit pun menjelaskan kepada bocah bocah yang berada di depannya itu."Dengarkan! kalian akan di bagi menjadi 8 kelompok untuk bertarung, dari 54 di bagi menjadi 8 dan 8...."Wasit itu menjelaskan kepada semuanya tentang aturan nya dan juga kelompok kelompok bertarung nya.
Wasit pun memulai pertandingannya, dia menyebutkan nama nama peserta nya. setelah selesai semuanya bertarung, kini hanya sisa satu pertandingan lagi untuk mengakhiri babak penyisihan pertama.
"Akhirnya sisa satu pertandingan lagi berakhir lah babak penyisihan pertama."Wasit itu bernafas lega karena keluarga Chen lagi lagi membunuh peserta, namun wasit bernafas lega karena yang dibunuh oleh keluarga Chen hanya 2 peserta saja."Ok kita lanjutkan pertandingan nya!. sekarang adalah pertarungan antara Chen Guan tingkat Petarung Roh 5 melawan MR.Rubah tingkat Roh 3."Teriak wasit itu.
"Hey anak itu pasti dalam bahaya! setiap lawan Chen Guan pasti akan dibuat cacat oleh nya! habislah anak itu apalagi tingkat nya dibawah Chen Guan."Salah satu penonton itu membicarakan Sai dengan teman di sebelah bangkunya.
Sai pun masuk kedalam arena pertandingan untuk melawan Chen Guan. Saat Sai baru saja berjalan memasuki arena pertandingan. dirinya langsung disambut dengan ledekan Chen Guan.
__ADS_1
"Yo bocah berani sekali kau ikut kompetisi ini ? bocah berumur 12 tahun mending tidur dan minum susu sana."Chen Guan tertawa meledek bocah di depannya itu.
Sai yang mendengar ledekannya hanya dapat menahan amarahnya. dirinya harus menunggu saat wasit membunyikan Lonceng
agar dapat menghajarnya. Sai pun mengacuhkan ledekannya itu.
Chen Guan pun kesal karena melihat dirinya diacuhkan oleh seorang anak 12 tahun. namun dirinya juga harus menahan diri, karena jika tidak, maka dirinya akan didiskualifikasi dari kompetisi.
Tidak beberapa lama kemudian, Lonceng pun dibunyikan, Lonceng berbunyi yang menandakan pertandingan telah dimulai.
Chen Guan pun bersiap menyerang Sai, hanya saja saat dirinya melihat ketempat Sai, Dirinya tidak melihat Sai di manapun. dan juga tidak beberapa lama kemudian tepat dibelakang nya, Sai muncul dan langsung memukul Chen Guan dari belakang hingga Chen Guan terpental kedepan.
Bukkk....
Chen Guan terjatuh dan menyerempet tanah dengan muka dan badannya itu. dia pun seketika itu juga menjadi sangat marah. "Kurang ajar kau! Kaparat! akan ku hancurkan tenaga dalam mu. "Chen Guan pun kembali berdiri dan langsung menyerang Sai.
Sai beberapa kali menghindari serangannya, Sai menghindarinya seperti sedang bermain main, dirinya memang sengaja untuk mempermalukan Chen Guan di depan banyak orang. dikarenakan Sai bosan karena tidak satupun serangan dan jurus yang dikeluarkan oleh Chen Guan mengenai nya, Sai pun langsung menyerang Chen Guan.
Para penonton membuka mulutnya karena kaget, Chen Guan juga dihajar oleh Sai secara terus menerus. saat dirinya mau mengatakan menyerah, Sai segera memukul mulutnya agar dirinya tidak dapat menyerah. Kini Chen Guan menjadi bulan bulanan Sai.
Sai berhenti memukul setelah Chen Guan pingsan, meskipun Sai kesal dengan ledekannya, tetapi Sai juga harus tetap menjadi anak yang baik, karena itu Sai melepaskan nya.
Wasit yang melihat Chen Guan dibuat bonyok oleh Mr.Rubah pun segera mengumumkan pemenang pertandingan nya. "Pemenang nya adalah Mr.Rubah! ."Wasit berteriak mengumumkan.
Sai pun masuk kedalam tempat istirahat untuk kembali mengisi tenaganya. walaupun Sai melihat tatapan tajam dari keluarga Chen, dirinya tetap tidak memperdulikan nya. Sai bersikap seperti orang yang tidak bersalah.
Bersambung...
Episode Berikutnya adalah pertarungan antara Sai dengan Keluarga Lin. seseorang perempuan yang akan menjadi lawan Sai.
apakah Sai akan membunuhnya ? atau tidak ?
__ADS_1
kita tunggu di episode berikutnya.