Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 70 - Babak Utama


__ADS_3

Kepala keluarga sekaligus ayah dari tiga anak tersebut berkata tegas, “Kalian ini saudara, kalian harus menjaga satu sama lain dan bukan bertengkar seperti ini, kalian juga sudah dewasa, karena itu bersikap lah yang semestinya.” Sosok tersebut bernama Yan Qi, ayah dari tiga anak tersebut sekaligus kepala keluarga/Clan Yan.


Selesai berkata seperti itu, Yan Qi pergi ke kursi penonton bersama Yan Su yang kini di gandengannya.


Yan Ji dan Yan Zi kemudian berpandangan satu sama lain sebelum berjalan ke kursi peserta. Mereka memang bertengkar, tetapi mereka bertengkar hanya untuk memperebutkan posisi kakak.


Sebab, dahulu saat anak pertama lahir, dan disusul dengan anak kedua, ayah dan ibu dari Yan Ji tidak bisa membedakan mana yang pertama lahir dan yang kedua, karena itu sampai sekarang mereka di anggap setara.


Dalam perjalanan menuju kursi peserta, Yan Ji memulai percakapan nya, “Kau tau Yan Zi, aku rasa aku tidak keberatan jika kau menjadi anak tertua, tetapi aku hanya ingin bilang, kau akan memiliki tanggung jawab untuk melindungi adikmu ini.” Yan Ji berkata pelan sambil memasukkan kedua tangannya kedalam saku.


Yan Zi terdiam beberapa saat sebelum membalas ucapan Yan Ji, “Itu, tidak apa apa. Kalau begitu, mulai sekarang akulah kakak tertua, dan aku juga pastinya akan selalu melindungi adik adik kecilku.” Yan Zi tersenyum tipis.


“Hhm, ah sudahlah, kalau begitu, Yan Zi, kita harus segera masuk, turnamen akan dilakukan sebentar lagi.”


“Oke.” Yan Zi membalas singkat.


* * *

__ADS_1


Di kursi peserta, Sai kini sedang memperhatikan kalung yang sedang dirinya pakai, ‘Kalung ini indah sekali, warna birunya sangat cantik, tetapi, auranya sungguh kuat, jika bukan karena Master Es menyegel auranya, pasti semua orang akan menyadarinya.’ Sai menghela nafas pelan.


Feng Shi yang menyadari nya pun memalingkan wajahnya ke arah Sai, ‘Hhm, sepertinya kak Sai sedang memikirkan sesuatu, apa aku harus bertanya?’ Feng Shi masih memikirkan, namun sebuah lonceng berbunyi keras keseluruh Area Turnamen.


Setelah bel tersebut berhenti, seorang pria sepuh berdiri dari kursinya lalu berbicara, “Semuanya, dengan berat hati kami ingin mengumumkan, bahwa Zhu Won akan masuk kedalam babak utama ini tanpa melewati babak penyisihan dikarenakan seseorang dari Clan Zhu jatuh sakit, karena itu dia datang untuk mengantikan nya.” Seorang pria sepuh berkata lantang, pria sepuh tersebut adalah seorang tetua dari Sekte besar, dan adanya turnamen ini juga dikarenakan para Sekte besar membutuhkan banyak talenta muda yang berbakat. Setelah mengatakan hal tersebut, pria sepuh tersebut kembali duduk.


Beberapa orang banyak yang membicarakan bahwa turnamen ini tidaklah adil, namun mereka juga tidak dapat berbuat apa apa di depan para pendekar yang hebat. Tetapi, ada juga beberapa orang yang sama sekali tidak memperdulikan nya, mereka adalah orang yang datang hanya untuk melihat pertandingan yang menarik, karena itu mereka sama sekali tidak memperdulikan nya.


Seorang gadis muda bertudung biru yang berada di samping kursi pria sepuh tersebut menoleh menghadap Pria sepuh yang baru saja mengumumkan penggantian peserta, tatapan nya terlihat seperti seekor hewan buas yang sedang memperhatikan mangsanya, ‘Gunner ini, sungguh licik.’ Batin dari gadis muda tersebut.


Tidak lama kemudian, setelah kursi para penonton dan kursi peserta telah terisi, seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian emas hitam memasuki arena pertandingan sambil membawa sebilah papan, “Semuanya, mohon maaf, mungkin turnamen ini bagi kalian memanglah tidak adil, tetapi...” Pria paruh baya tersebut tidak lain adalah Feng Long, dirinya mulai menjelaskan bahwa dikarenakan seseorang dari clan Zhu jatuh sakit, Zhu Won akhirnya menggantikan nya. Tetapi, walaupun Zhu Won masuk langsung kedalam babak utama, itu tidak akan mempengaruhi bahwa dirinya akan menjadi juara.


Setelah mendengar argumen yang memang tidak dapat dibantah, para penonton pun tidak membahasnya lebih lanjut, “Terima kasih, kalau begitu mari kita sambut pertandingan pertama. Pertandingan pertama akan dibuka oleh.... Ren Xia, dan Conner.


Para penonton bersorak riuh, mereka memang menantikan pertarungan antara Keluarga Bangsawan, Tetapi mereka juga sempat melihat cara bertarung Conner, Conner adalah seorang anak berusia 12 tahun yang menggunakan senjata api untuk mengalahkan lawannya, bisa dikatakan Conner adalah petarung jarak jauh. Sedangkan Ren Xia, dia memakai sebuah pedang tipis, dan dia adalah petarung jarak dekat. Semua orang menyadari bahwa Conner adalah pihak yang tidak di untungkan.


Conner tidak terlihat seperti orang biasanya, dia sama sekali tidak terlihat panik, biasanya para petarung jarak jauh akan merasakan gentar melawan petarung jarak dekat, karena mereka tidak terbiasa dengan serangan jarak dekat, tetapi beda lagi ceritanya jika terdapat petarung Tipe pelindung disisinya.

__ADS_1


“Ren Xia dari clan Ren cabang.” Ren Xia memberi hormat.


“Conner Gronth, seorang ksatria kuda.” Conner menyentil topi nya dengan jari telunjuknya sambil memperlihatkan giginya yang putih.


Saat pertandingan dimulai, Conner langsung menembak Ren Xia dengan kedua pistolnya itu, tetapi Ren Xia dapat menangkis nya dengan cepat, “Hanya segini?” Ren Xia sedang meremehkan Conner.


Conner membalas perkataan Ren Xia hanya dengan senyuman saja, ‘Golem Tanah.’ Batin Conner.


Conner berlutut dan seketika itu didepannya keluarlah 2 Golem yang cukup besar, kira kira sekitar 3m.


Sai menaikan alisnya, Sai sadar betul cara bermain Conner. Singkatnya, Conner akan membuat Golemnya terus menyerang Ren Xia, dan Conner akan menyerang bersamaan dengan para Golem nya, saat fokus Ren Xia harus terbagi menjadi tiga, itu akan mudah untuk mengalahkan Ren Xia.


Baru saja sai memikirkan nya, kejadian serupa pikirannya terjadi, Conner mundur dan membiarkan kedua Golemnya terus menyerang Ren Xia, ‘Dengan begini, seharusnya aku bisa menang.’ Conner tersenyum.


‘Meskipun Conner menang, tetapi triknya ini sungguh licik, yah tapi dipertandingkan seperti ini tidak dilarang sih.’ Sai sedang memberi tau Master Es yang juga sedang melihat pertandingan nya dengan kedua mata Sai, ‘Anak ini, trik dari lawanya pun dapat dipecahkan nya dengan mudah???, ini sudah kelewat batas kepintaran kan.’ Batin Master Es. Sebenarnya Master Es tidak mempermasalahkan nya, tetapi melihat Sai dapat membongkar trik lawanya dengan sangat mudah, itu membuat Master Es merasa mempunyai IQ yang lebih kecil dari muridnya itu.


Kembali ke pertandingan, Ren Xia rupanya tidak menyerah, Ren Xia menyerang Golem Conner dengan cepat, saat pedangnya berhasil menghancurkan Golem Conner, Golem tersebut kembali menyatu dan kembali menyerang Ren Xia.

__ADS_1


__ADS_2