Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 39 - Cobaan 1 Kingkong -


__ADS_3

Seluruh Tubuh Sai membeku karena kekuatan yang dikeluarkan oleh Master Es. sebenernya Master Es menaruh kekuatan Roh Es nya untuk menyelamatkan Sai, namun itu juga tergantung kepada Sai, jika Sai mampu melewati Cobaan Es, maka luka dalam yang Sai alami akan sembuh,dan juga Sai akan dapat memperkuat Roh miliknya.


Lokasi : Tempat Cobaan Es.


Sai baru saja tersadar setelah dia diberi pengobatan dari Master nya itu, namun Sai tidak paham situasinya, Sai heran dengan dirinya yang tiba tiba berada di depan sebuah Gunung Es. tepatnya dia kini berada di bawah gunung tersebut.


"L-lah...? Kok...? kenapa tiba tiba aku pindah disini...?


Sai bingung dengan hal yang dialami nya Tersebut, Sai tidak dapat memahami kenapa dia tiba tiba muncul disebuah Gunung Es.


Sai pun berjalan memeriksa sekitar nya untuk memastikan bahwa daerah sekitar nya aman.


saat Sai sedang memeriksa sekitar, tiba tiba datang sebuah bola salju raksasa yang turun dari atas gunung es.


Sai pun segera membelah bola salju raksasa itu dengan tebasan angin yang keluar dari tangan nya.


Setelah Sai berhasil membelah bola salju raksasa itu, Sai melihat sebuah gerbang masuk ke arah dalam Gunung itu, Gerbang tersebut terbuat dari Es, dengan hiasan bergambar kupu kupu di gerbang tersebut.


Sai pun masuk kedalamnya karena penasaran dengan apa yang di dalam Gerbang itu.


Sedangkan itu Master Es melihat dari luar keadaan muridnya itu, karena Master Es juga ingin membantu Sai menyelesaikan Cobaan Es. namun Master Es hanya membantu nya untuk menemukan jalan keluar dari cobaan es saja, dan cobaan es hanya bisa bergantung kepada Sai nya saja.


Setelah Sai masuk kedalam gerbang tersebut,


disana Sai melihat patung patung yang terbuat dari Es, dan disana juga terdapat sebuah jalan dengan tulisan ujian 1.


Sai pun bingung apakah dia harus masuk kedalam ujian 1 atau tidak.


Sai yang sedang bingung pun tiba tiba mendengar suara dari kuping nya, dia mengatakan."Masuk saja jika ingin selamat."Suara itu terus berulang ulang mengatakan hal yang sama hingga Sai pun akhirnya menuruti perkataan nya dan langsung berjalan menuju jalan ujian 1.

__ADS_1


Sebenernya suara itu adalah suara yang dibuat oleh Master Es, dia membantu Sai dengan suara itu agar dirinya cepat menyelesaikan Cobaan Es pertama.


Sai pun melihat lihat sekeliling nya sambil berjalan menuju Jalan ujian 1, disana Sai sungguh kagum dengan patung patung yang terbuat dari es itu, Sai merasa patung patung tersebut sangat indah karena terukir dengan rapih dan halus.


Sai pun sudah sampai di jalan ujian 1, disana Sai kembali berpindah tempat, Sai seperti melewati portal, Sai berpindah tempat di lereng gunung salju.


disana dia melihat seekor Beruang Salju dan Yeti. saat disana Sai kembali mendengar suara dari kuping nya lagi, tapi kali ini perkataan nya berbeda, dia berkata."Sai! mereka adalah lawan mu! jika kau dapat mengalahkan nya maka kau akan menuju ke jalan ujian berikutnya.


Sai yang mendengar nya pun hanya dapat menuruti nya, Sai pun mencoba melawan Beruang Salju dan Yeti secara bersamaan.


Sai pun juga mengeluarkan jurus pembangkit Yeti. Sai pun melawan beruang sedangkan Yeti milik Sai menghadapi Yeti musuh nya.


Selesai Sai berhasil mengalahkan nya, Sai pun kembali berjalan ke atas gunung karena suara itu menyuruhnya untuk pergi ke atas gunung, saat Sai sedang berjalan di lereng gunung, tiba tiba beberapa Bola salju turun dari atas dan mengarah kepada Sai.


Sai pun membelah beberapa bola salju yang bergelinding ke arahnya, namun Sai tetap terkena bola salju itu, Tetapi untungnya Sai dapat menahan nya dengan tubuhnya yang kini telah mengaktifkan Beruang Besi Ngarai.


"Rubah Merah".


Sai pun melaju dengan cepat ke atas gunung dengan jurus "Rubah Merah" nya itu Sai menembus beberapa bola salju, tetapi bola salju itu tidak dapat menghentikan jurus milik Sai, Sai pun sampai dengan cepat di atas gunung. sesampainya di atas gunung Sai bertemu dengan Seekor Kingkong.


Kingkong tersebut mengeluarkan hawa yang dingin dari sekujur tubuhnya. di pundaknya juga terdapat sebuah kristal kristal yang runcing atau tajam, dan di dahi dari Kingkong tersebut terdapat sebuah kristal berwarna biru.


Sai yang melihat besarnya Kingkong tersebut pun mengerutkan keningnya."Huh...! sial! padahal sudah sangat dingin disini!."Sai mengeluh karena dia saat ini sangat kedinginan.


Kingkong itu pun menyadari keberadaan Sai dan segera memukul ke arah Sai dengan tangan nya yang besar.


Boommmmm!!!


Saat tangan dari Kingkong itu menghantam Salju yang dibawahnya, terjadi longsor akibat hantaman tangan dari Kingkong tersebut.

__ADS_1


Kingkong tersebut mengira Sai telah mati karena hantaman nya itu, namun tiba tiba saja Kingkong tersebut terjatuh ke bawah.


Rupanya sebelum hantaman dari Kingkong itu mengarah kepada Sai, Sai telah berpindah tempat di belakang Kingkong tersebut dengan ilmu meringankan tubuh miliknya.


Setelah berdiam beberapa saat, Kingkong tersebut pun bangkit kembali dan langsung menyerang Sai dengan cakaran nya.


Sai pun segera menghindarinya dengan ilmu meringankan tubuh miliknya.


Kingkong tersebut memanglah kuat, hanya saja gerakan nya terlalu lambat bagi Sai.


karena itu pula Sai dapat menghancurkan Kingkong tersebut dari belakang nya saat tadi Kingkong tersebut lagi menyerang nya.


Sai pun menghancurkan Kingkong tersebut dengan Shiroi Ryu Gear miliknya, Sai menghancurkan Kingkong tersebut dengan sekali serangan.


Ceiringgggg....


Sai sebenarnya hanya memusatkan serangan nya pada satu arah, tetapi Sai terkejut dengan serangannya yang dapat langsung menghancurkan Kingkong itu.


Kingkong tersebut pun hancur dan berubah menjadi sebuah asap. tidak lama asap yang keluar dari tubuhnya berubah menjadi Sebuah Portal. Sai pun segera masuk kedalam Portal tersebut karena Sai mengikuti ucapan dari suara yang membisikkan nya itu.


Sai pun tiba tiba kembali lagi di tempat pertama kali dia melihat jalan ujian 1. namun kali ini tulisan jalan tersebut tidak menjadi tulisan jalan ujian 1 lagi. melainkan menjadi tulisan Jalan Ujian 2.


Sai pun yakin pasti dirinya akan disuruh masuk kedalamnya, karena itu Sai segera berjalan ke arah Jalan Ujian 2.


Namun Sai tiba tiba berhenti karena dia melihat sebuah cahaya yang menerangi nya.


Cahaya tersebut mengeluarkan Sebuah Peti Kecil, setelah itu Cahaya tersebut menghilang, Sai pun segera mendekati Peti kecil yang dikeluarkan Cahaya tadi.


Saat Sai melihat isinya, Sai melihat sebuah pil berwarna Biru muda dengan beberapa goresan di pil tersebut. Sai pun tanpa ragu memakan Pil tersebut, namun tiba tiba Sai.....?

__ADS_1


__ADS_2