
Yin Long dan Sai pergi ke tempat yang lumayan sepi, disana terdapat beberapa lentera yang menerangi gelapnya malam.
“Ngomong ngomong kau sekarang sudah berada di tingkat apa Saint ?” Yin Long bertanya sambil menarik pedangnya.
“Aku berada di bawah tingkat mu, tapi aku tidak akan memberitahu mu.” Sai tersenyum membalas Yin Long. Sai kemudian mengambil pedang nya.
‘Hhm...Dia berada dibawah ku, tapi tingkat nya aku tidak mengetahui nya.’ Yin Long melihat Sai namun dirinya tidak dapat menebak kekuatan Sai setingkat Pendekar apa.
Saat pertandingan dimulai, Sai dan Yin Long tidak langsung menyerang, mereka berputar dari Sai ketempat Yin Long dan Yin Long ketempat Sai. sama hal nya dengan Yin Long, Sai tidak bisa mengetahui tingkat Yin Long, tetapi dirinya dapat mengetahui bahwa Yin Long berada di tingkat Master Bintang 6 karena Master Es memberitahu Sai.
‘Hhm, sepertinya aku harus menggunakan Second Dragon Ryu.’ Sai berfikir untuk segera menggunakan Second Dragon Ryu, tetapi dirinya mengurungkan niatnya itu karena tidak ingin diketahui dulu senjata rahasia nya.
Saat Sai sedang dalam dilema, Yin Long segera melakukan serangan dengan cepat kepada Sai, dirinya melakukan gerakan kilat, gerakan kilat adalah ilmu meringankan tubuh milik Elemen Petir.
Sai masih sempat bereaksi, namun dirinya tidak sempat menghindar dari serangan Yin Long, Sai mendapatkan luka goresan di pipinya.
Sai kemudian menjaga jarak dengan nya karena telah mendapatkan luka, ‘Gerakan nya sungguh cepat, namun Jendral Feng Long lebih cepat dari ini.’ Batin Sai.
Sai kemudian membuat Medan gravitasi dari elemen angin nya untuk mengurangi kecepatan gerakan Yin Long, seketika itu Yin Long sangat terkejut, dirinya belum pernah melihat jurus angin seperti ini.
Kecepatan Yin Long pun menurun 50% dari aslinya, “Jurus apa yang kau gunakan ini.” Yin Long mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dari Sai.
__ADS_1
‘Sai, kau bilang saja gurumu yang mengajarkanmu jurus ini, kalau dia mengetahui dirimu yang membuat jurus ini kau akan segera terkenal, namun kau juga akan diincar oleh banyak sekte.’ Master Es mengingatkan.
‘Baik, aku akan mengikuti kemauan Master ’ Sai berbicara dalam batinnya.
“Kenapa kau diam saja Saint?” Yin Long bertanya kembali.
Sai kemudian tersenyum sebelum menjawab pertanyaan Yin Long, “Guruku yang mengajarkan jurus ini.” Sai menjawab dengan singkat lalu langsung menyerang Yin Long kembali.
Berbeda dengan Yin Long, Sai akan bergerak lebih cepat di dalam gravitasi nya, Sai kemudian menggunakan sebuah jurus yang baru saja terpikirkan nya, “Langkah Jet.” Sai tiba tiba saja bergerak sangat cepat, Sai melewati Yin Long dengan cepat namun senjatanya di dekatkan dengan tubuh Yin Long.
Yin Long sadar jika saja senjata Sai tadi mengenai dirinya, maka dirinya akan mendapatkan luka yang cukup parah, bukan tidak mungkin dengan kecepatan tadi, Sai bahkan bisa saja membunuh Yin Long seketika.
Sai berfikir sejenak, bisa saja jurus yang dirinya berikan akan menjadi pedang bermata dua, Sai pun berfikir untuk memberikan sebuah jurus elemen petir namun yang dirinya bisa patahkan, “Aku mempunyai satu jurus.” Sai lalu mengajarkan sebuah jurus kepada Yin Long, jurus yang di ajarkan Sai adalah mengalirkan petir kedalam tanah, seseorang yang terkena listrik yang cukup besar akan membuat seseorang pingsan.
“Wah, jurus ini sungguh luar biasa Sai, namun ini juga sangat menguras tenaga dalam rendah ku.” Yin Long akui jurus yang diberikan Sai sangat lah luar biasa, dirinya tidak mengetahui listrik dapat di alirkan dalam tanah, namun dirinya juga tidak menyangka harus menggunakan petir yang sangat kuat untuk menggunakan jurus ini.
Sai membuat jurus ini dari ilmu yang di dapatkan di bumi, Sai menggunakan ilmu fisika. Bukan tidak mungkin seseorang yang mempelajari ini dapat mengalahkan Pendekar Raja tahap awal.
Sai kemudian berlatih mengunakan langkah jet nya juga, Sai dan Yin Long berlatih hingga tepat tengah malam, sampai sebuah Kembang api yanh memancarkan cahaya terangnya di langit yang membuat Sai dan Yin Long berhenti berlatih karena terpukau dengan keindahannya.
‘Indahnya, Aku jadi merindukan Festival di Jepang, kembang api seperti ini biasanya selalu di minati oleh orang orang disana.’ Sai menjadi bernostalgia, dirinya menundukkan kepalanya lalu mulai mengingat kembali festival yang pernah dirinya kunjungi.
__ADS_1
Saat Sai dan Yin Long masih melihat Indahnya Kembang Api, tiba tiba saja terdapat seseorang yang melangkah mendekati Sai dan Yin Long, lalu dia berkata, “Kembang api ini sangat indah yah?”
Sai dan Yin Long langsung menjaga jarak saat tiba tiba saja sosok tersebut muncul dan membuat mereka terkaget.
Sosok tersebut menggunakan topeng berwarna Emas yang menutupi matanya, lalu terdapat sebuah lambang kuda di keningnya, dia juga menggunakan sebuah jubah berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuhnya dan kepalanya.
“Siapa kau!” Yin Long tidak terlalu mengetahui dunia luar, karena Yin Long adalah anak yang selalu berada di kediaman nya, saat 4 tahun yang lalu, Yin Long mendapatkan luka bakar tersebut karena terkena sebuah ledakan. Yin Long sejak itu tidak keluar dari dalam kediamannya lagi karena merasa dirinya yang bersalah, sejak hari itu juga Yin Long berjanji tidak akan memukul gadis, namun juga terdapat hal yang membuat dirinya harus memukul seorang perempuan.
Sosok bertopeng tersebut lalu tersenyum, “Aku adalah Yun Yi, Salah satu prajurit Elit Knight Of Dark, kenapa hah?” Sosok tersebut adalah seorang perempuan yang menggunakan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya.
Sai merapatkan giginya lalu mulai mengambil sesuatu dari kantung belakangnya dengan tangan kanannya. ‘Gawat, apakah dia kesini untuk membunuhku.’
‘Menurutku bukan kau yang menjadi sasaran gadis itu, melainkan adalah Yin Long, karena Yin Long adalah seorang anak Jendral.’ Master Es menjelaskan.
‘Kalau begitu sepertinya aku harus membantu Yin Long.’ Sai kemudian memandang Yin Long, begitu juga dengan Yin Long, Sai dan Yin Long akhirnya mengangguk secara bersamaan, mereka merencanakan untuk bekerja sama untuk melawan Yun Yi.
Sai yang maju pertama kali, dirinya menyerang Yun Yi dengan pedangnya itu, namun Yun Yi terlihat dapat menebak serangan yang Sai gunakan. beberapa tebasan yang Sai lakukan dapat ditangkis dengan mudah oleh Yun Yi.
“Percuma saja, aku adalah Petarung Raja Bintang 2, kalian tidak akan bisa mengalahkan ku.” Yun Yi tersenyum sinis.
Sai lalu termundur beberapa langkah karena serangan tapak yang dilepaskan Yun Yi ke arahnya. Yun Yi sebenarnya membawa sebilah pedang di pinggangnya, namun dirinya belum mengeluarkan nya karena merasa tidak perlu, serangan Sai dari tadi juga hanya ditangkis dengan tangan kosong nya.
__ADS_1