
Setelah Sai memakan Pil tersebut, Sai tiba tiba saja merasa sangat kedinginan namun setelah kedinginan yang melanda dirinya itu menghilang, Sai naik tingkat hingga menjadi petarung senior tingkat 9.
"Wah...! tidak sia sia aku kedinginan tadi, kini aku telah mencapai Petarung Senior Tingkat 9 awal."Sai kegirangan setelah tau bahwa dirinya telah mencapai Petarung Senior Tingkat 9.
Sai pun kemudian melanjutkan Perjalanan nya menuju Jalan Ujian 2, namun saat Sai melihat Jalan Ujian 2 tersebut, Sai dapat melihat sebuah Pembatas tak kasat mata yang menutupi jalan nya, Sai berfikir pasti karena Pembatas inilah yang memindahkan nya, Sai pun tanpa basa basi langsung memasuki Pembatas tersebut. Sesampainya di sana, Sai kembali berpindah tempat setelah memasuki Jalan Ujian 2.
Sebenarnya Jalan yang Sai masuki dari tadi seperti tertutup sebuah Portal, hanya saja portal tersebut tidak dapat dilihat sebelumnya karena Sai belum memakan Pil yang dikeluarkan oleh Cahaya tadi.
Setelah Sai memasuki jalan ujian 2, Sai kini berada ditengah tengah lautan, Sai berada disebuah Es besar yang berbentuk Arena, tempat tersebut juga dikelilingi oleh lautan.
Di tempat Arena Es tersebut tidak terdapat apa apa yang dapat dilihat oleh Sai kecuali Air lautan dan Es yang saat ini ditapaki oleh Sai.
Sai pun hanya dapat menunggu kemunculan lawan nya. Setelah beberapa menit munculah sebuah Segel dari Bawah Arena Es tersebut.
Segel tersebut terlihat mengeluarkan sebuah Naga Es yang sangat besar, perlahan munculah kepalanya, setelah itu diikuti oleh seluruh tubuhnya.
Tampilan dari Naga Es tersebut sangatlah Besar hingga melebihi dari Arena yang di pijak oleh Sai, di badannya juga terdapat kristal yang tajam, bagian bawah naga tersebut berwarna biru tua, sedangkan bagian atasnya berwarna biru muda. Sai yang melihat lawannya ini tidak mudah untuk dikalahkan nya pun segera mengaktifkan semua kekuatan yang pernah Sai ambil dari para hewan.
Sai mengaktifkan." Elang Petir aura angin aktif. Beruang Besi Ngarai aktif. Helcrat aktif.
Naga Persik Api Bumi aktifkan. Serigala Cahaya Bulan aktifkan. Kelelawar Hitam Vampir aktifkan."Sai mengaktifkan seluruh kemampuan nya agar dapat mengalahkan Naga Es tersebut.
Sai yang telah mengaktifkan semua kekuatan nya pun hanya bisa mencapai Petarung Senior Tingkat 9 Akhir. karena kini Sai lebih kuat dari hewan yang pernah ia serap, karena itu Kekuatan mereka tidak dapat meningkatkan tingkatan Sai menjadi lebih tinggi lagi. namun jurus dan kemampuan nya masih dapat Sai perkuat.
__ADS_1
"Hhm...! sepertinya aku hanya dapat melawannya dengan tingkat Petarung Senior Tingkat 9 Akhir saja."Sai hanya dapat mengerutkan dahinya setelah mengetahui dirinya hanya dapat naik tingkat menjadi Petarung Senior tingkat 9 Akhir.
Sai pun mencoba untuk menyerang Naga Es terlebih dahulu dengan Elemen nya."Badai Kegelapan".Sai menggabungkan Elemen nya dengan Energi Spirit nya.
Setelah Sai mengeluarkan jurus nya itu, terlihat sebuah Badai Angin bertiup kencang ke arah Naga Es tersebut, Badai Angin tersebut berwarna hitam, Jurus tersebut tidak lain adalah jurus yang dikeluarkan oleh Sai.
Naga tersebut terlihat kesulitan untuk keluar dari tarikan Badai Angin Yang Sai keluarkan.
Sai pun tidak memberikan kesempatan kepada Naga Es tersebut dan langsung menyerang nya dengan Cakar dari Shiroi Ryu Gear.
Namun saat Sai menyerang nya, tiba tiba saja Kristal dari belakang naga tersebut memanjang dan menyerang Sai, Sai yang melihat Kristal tersebut menyerangnya pun segera menghancurkan serangan dari Kristal tersebut Dengan Cakar dari Shiroi Ryu Gear nya.
Sai menghancurkan satu persatu kristal yang mengarah kepadanya. sedangkan Naga Es itu masih berusaha untuk melepaskan diri dari Badai Angin Yang menariknya itu.
Sai yang berada di langit pun memikirkan sebuah strategi untuk melenyapkan Naga Es tersebut. setelah Sai berfikir cukup lama, Sai memikirkan sebuah cara, Sai memikirkan untuk menyerap energi dingin yang berada ditempat nya menjadi energi untuk melepaskan segel yang mengekang Kaisar Naga Putih.
Sai pun akhirnya mulai bersemedi untuk segera menyerap energi dingin. namun sebelum Sai Ber Kultivasi. Sai melempar kan bola hitam kecil di dekatnya. kira kira Sai melempar kan 5 bola hitam kecil di sekitar tempat ber Kultivasi nya. tujuannya karena Bola hitam yang dikeluarkan oleh Sai mampu menghisap Energi dengan cepat. Sai pun hanya perlu menyerap energi yang diserap oleh Bola Hitam itu.
Untuk memastikan dirinya aman Sai pun mencoba mengeluarkan "Badai Hitam" lagi. setelah mengeluarkan Badai Hitam tersebut, Sai dapat melihat Naga Es tersebut sangat kesulitan untuk keluar dari 2 badai hitam. Namun karena Sai adalah orang yang sangat suka untuk bersiap siap, Sai pun mencoba membangkitkan Yeti agar dirinya bisa mengendalikan Yeti saat dirinya sedang berkultivasi.
Setelah Selesai melakukan persiapan, Sai pun segera berkultivasi dan mulai menyerap energi yang di serap oleh Bola Hitam milik Kaisar Naga Putih.
Sambil berkultivasi Sai mencoba untuk masuk ke Pintu Bayangan yang di tempati oleh Kaisar Naga Putih.
__ADS_1
Lokasi : Pintu Bayangan.
"Kaisar...!
Sai menyapa Kaisar Naga Putih sambil membuka pintu bayangan yang berada di dalam dirinya.
"Bocah...! lama kau tidak datang lagi yah....! hahahaha."Kaisar Naga Putih tertawa.
Sai pun mendekati Kaisar Naga Putih dan bertanya."Kaisar Naga Putih....! Apakah aku dapat membuka segel lagi...?."Sai memastikan terlebih dahulu agar dirinya tidak celaka.
Kaisar Naga Es pun menggeleng gelengkan kepalanya."Sayang sekaligus bocah...!
saat ini sepertinya kau masih belum bisa membangkitkan segel yang lainnya.
Sai pun terlihat murung karena jawaban dari Kaisar Naga Putih. Kaisar Naga Putih yang melihat Sai kehilangan semangat pun memberikan nya semangat."Bocah! jangan kau kehilangan semangat! bagaimana kau ingin menyelamatkan ibumu jika ujian ini saja kau harus bergantung kepada ku."Ucap Kaisar sambil mengelus kepala Sai.
Sai yang mendengar nya pun kembali bersemangat, Sai kali ini sangat bersemangat karena Kaisar Naga Putih memberikan nya semangat."Terima kasih Kaisar Naga Putih!."Sai memberikan hormat kepada Kaisar Naga Putih sebelum dirinya pergi melanjutkan pertarungan nya.
Namun sebelum Sai selesai pergi keluar, Kaisar Naga Putih memberhentikan nya."Tunggu Bocah! kemarilah!."Kaisar menyuruh Sai untuk mendekati nya.
Sai pun menuruti perkataan dari Kaisar Naga Putih dan segera berjalan mendekati Kaisar Naga Putih dengan raut wajah yang heran."Ada apa Kaisar."Sai bertanya kepada Kaisar Naga Putih atas dasar apa kaisar memanggil nya.
Namun saat Sai sedang bertanya, Kaisar Naga Putih langsung menusuk Sai dengan jarinya...?
__ADS_1