
Sai yang tertusuk pun mulai mengeluarkan darah segar dari dadanya itu. Sai pun terjatuh pingsan karena kesadaran nya mulai menghilang.
Saat Sai sadar, kini dia berada di kamarnya.
dia melihat adiknya sedang melihat dirinya yang tertidur di ranjang. adiknya menangis melihat kakaknya tak kunjung bangun.
Sai pun ingin menggapai pundak adiknya itu, namun tiba tiba dia terjerumus ke sebuah lubang gelap yang menelan dirinya.
Sai pun terjatuh kedalam kegelapan tersebut.
saat terjatuh, Sai merasakan bahwa dirinya seperti sedang berada di air. Sai tidak bisa menggerak gerakan seluruh tubuh nya.
Sai pun tenggelam lebih jauh kedalam kegelapan tersebut. hingga dia tiba tiba saja menemukan cahaya terang di dalam dasar kegelapan tersebut. cahaya itu merupakan sinar dari seorang perempuan yang pernah ia mimpikan.
Sai yang tidak bisa menggerak gerakan tubuhnya pun hanya dapat melihat sinar dari perempuan tersebut. Sai pun lama kelamaan turun hingga ke dasar kegelapan, sedangkan wanita itu naik mendekati nya.
Wanita itu mendekati Sai yang sedang tenggelam di dalam kegelapan dirinya sendiri.
wanita itu berpapasan dengan Sai yang sedang tenggelam.
Sai tenggelam sedangkan wanita itu naik ke atas. saat kepala mereka sedang berpapasan.
wanita tersebut menarik kepala dari Sai dan mencium nya di dalam kegelapan itu.
seketika itu seluruh kegelapan itu sirna dan Sai kembali sadar di dalam ruangan bayangan.
Setelah Sai tersadar, Sang Kaisar Naga Putih memberikan nya sambutan."Hahahaha! sepertinya kau berhasil melewati kegelapan yang berada di dalam dirimu yah."Sang Kaisar Naga Putih tertawa lepas melihat Sai berhasil melewati Kegelapan dirinya.
__ADS_1
Sebenernya saat tadi Sang Kaisar Naga Putih menusuk Sai dengan jari kanannya. sebenernya itu untuk memberikan Sai darah dari Kaisar Naga Putih. sebelum nya Kaisar Naga Putih sempat mengigit jarinya.
Lalu dia memanggil Sai kembali setelah dirinya mengigit jari kanannya itu. dan setelah itu barulah Kaisar Naga Putih menusuk Sai.
Orang yang mendapatkan darah dari seekor naga pasti akan mendapatkan sebuah Ilusi, namun ilusi itu berbeda beda. walaupun itu hanya Ilusi, tetapi orang yang tidak mampu mengalahkan ilusi tersebut akan menjadi gila.
Seperti Sai yang mendapatkan Ilusi nya sendiri. namun berkat Roh wanita yang yang mendukung nya itu, Sai mampu melewati rintangan tersebut lebih cepat.
Sebenernya Sang Kaisar Naga Putih telah mengetahui bahwa di dalam diri bocah ini tersimpan banyak rahasia. saat tadi Sai mulai kembali sadar, sebenarnya Kaisar Naga Putih melihat seluruh tubuhnya mengeluarkan cahaya yang sangat terang, Kaisar Naga Putih juga melihat darah yang dia masukan ke dalam tubuh Sai langsung menyatu dan membentuk sebuah Kristal Biru ditengah tengah dadanya.
Sai yang telah kembali sadar pun kembali berdiri dan langsung berjalan ke arah Kaisar Naga Putih."Kaisar ? kenapa kau menusuk ku tadi."Sai bertanya apa maksud dari Kaisar Naga Putih menusuknya.
Kaisar Naga Putih pun membalas pertanyaan dari Sai."Hahahaha! sebenernya aku memberikan mu darah ku! namun saat tubuhmu mulai menyerap Darah yang ku keluarkan, kau pingsan! yah semua manusia juga pada dasarnya sama! pasti akan pingsan."Kaisar Naga Putih menjelaskan tentang darah yang diberikan nya.
Setelah mendengar penjelasan dari Kaisar Naga Putih, Sai dapat menerima nya, karena dirinya saat ini sangat membutuhkan kekuatan untuk menyelamatkan ibunya dan untuk melawan naga yang sedang di lawannya sekarang.
Bersamaan dengan Sai, Naga Es tersebut terlihat telah berhasil keluar dari Badai kegelapan yang Sai keluarkan. dirinya pun juga segera terbang ke arah Sai untuk menyerangnya.
Sai menyerang dengan sekuat tenaga, Sai memfokuskan serangannya untuk melakukan serangan satu arah, sedangkan Naga Es itu terlihat mengeluarkan Nafas Es yang sangat dingin.
Seketika itu terjadi lah ledakan yang sangat dahsyat. namun keduanya tetap bertahan melakukan serangan yang kuat itu. akibatnya Arena Es Yang berada di bawahnya menjadi retak akibat Energi yang saling bertabrakan.
Naga Es tersebut tidak mau kalah dengan bocah itu, dirinya pun mengeluarkan semua tenaganya. Akibatnya Sai pun sangat susah untuk bertahan, dirinya hanya bergumam untuk menjadi kuat, kuat dan kuat.
"Tidak bisa! aku sudah tidak kuat lagi menahan serangan yang dipancarkan oleh Naga Es ini."Sai sangat kesulitan karena kekuatan yang dikeluarkan oleh Naga Es itu sangat lah kuat.
Dirinya yang tidak sanggup menahannya pun hampir kehilangan keseimbangan untuk menahan serangan dari Naga Es itu. namun tiba tiba saja seorang perempuan menepuk pundaknya dan berkata."Kakak semangat!
__ADS_1
"Kakak semangat! "Kakak tidak boleh kalah yah! kalau tidak aku akan memarahi kakak."Didalam Ruangan Cobaan Es tersebut Sai melihat adik adiknya memberikan nya semangat, meskipun Sai tau itu hanya Ilusi semata. namun dirinya sangat senang hingga kesenangan nya itu menimbulkan Gejolak Kekuatan yang berada di dalam dirinya keluar.
Sai pun seketika itu menjadi sangat semangat. dirinya langsung kembali menambah kekuatan serangannya sambil berteriak."Aku tidak akan kalah!!!!."Sai berteriak sangat kencang sambil menerobos kekuatan yang di pancarkan oleh Naga Es.
Sai perlahan lahan mulai mendekat dengan tubuh dari Naga Es itu. Namun Naga Es tersebut kembali menambah daya serangannya. Sai pun kembali mengeluarkan serangannya juga. namun kali ini Sai sangat bersemangat. dirinya mengaktifkan jurus "Rubah Merah" nya agar menambah kecepatan serangannya. sambil menambahkan daya kecepatan nya, Sai juga tidak lupa untuk memperkuat daya serangannya. Sai pun kembali berteriak sambil menerobos serangan dari Naga Es.
Namun kali ini teriakan Sai lebih kuat dari sebelumnya. Sai pun menerobos Serangan yang dikeluarkan Naga Es dengan cepat.
Sai menembus kepala dari Naga Es tersebut dan muncul kembali di belakang kepalanya.
Pertarungan Sai pun berakhir dengan Sai sebagai pemenang nya. Sai menghabiskan waktu 5 jam untuk mengalahkan Naga Es itu.
Naga Es yang telah kehilangan nyawa nya pun perlahan lahan menghilang menjadi butiran butiran es kecil yang perlahan lahan mulai hilang.
Sai pun beristirahat di Arena Es untuk mengisi energi bertarung nya. sambil menunggu sebuah portal terbentuk, Sai menunggu sambil tiduran di Es yang dingin itu.
Sai sebenarnya hanya ingin tiduran saja untuk menikmati pemandangan langit langit, namun Sai perlahan lahan mulai kehilangan kesadaran. Tentu semua sudah tau bahwa Sai mengeluarkan kekuatan yang sangat menguras energi, karena itu Sai sangat lelah dan tidak sadar dirinya perlahan mulai kehilangan kesadaran dan tidur.
☆ ☆ ☆ ☆ ☆ ☆
8 Jam Kemudian....
Sai terbangun dari tidurnya dan melihat bulan telah menggantikan matahari yang menandakan telah malam.
Sai pun langsung bangkit dari tempat dirinya tertidur tadi. Sai disana juga melihat bahwa Portal telah muncul dari tadi.
Sai pun merenggangkan tubuhnya sebelum memasuki Portal tersebut. setelah Sai memasuki Portal tersebut Sai terkejut karena melihat...
__ADS_1