Legend Of Hakuryuukou

Legend Of Hakuryuukou
CH 58 - Babak Penyisihan II


__ADS_3

Setelah pertandingan antara Xin dan Ren Gao, pertandingan selanjutnya tidak terlalu menarik untuk dilihat, para penonton sungguh bosan dengan Pertandingan, karena rata rata pertarungan setelah Xin hanyalah Pertarungan antara Petarung Roh. sedangkan para penonton sangat menantikan untuk melihat pertarungan tingkat Senior.


Tidak beberapa lama kemudian tibalah Sai untuk maju, Sai kemudian berjalan memasuki arena, lawan Sai adalah seorang dari Sekte Cahaya Hitam, sosok perempuan cantik berambut Hitam dengan mata yang berwarna biru seperti Batu Sapphire memasuki arena bersamaan dengan Sai, sosok perempuan tersebut memakai sebuah penutup muka atau cadar yang transparan.


Sai mulai memperkenalkan dirinya terlebih dahulu, “Sai Yanzi dari Akedemi Evilvi.” Sai memberikan hormat nya.


Begitu pula perempuan tersebut, “Yun Xue dari Lembah Bulan Purnama.” Yun Xue memberikan hormatnya.


Para penonton mulai kembali terlihat senang, mereka mengetahui Lembah Bulan Purnama adalah sekte netral yang terkenal akan kekuatan nya.


Tidak lama kemudian Feng Long memulaikan pertandingan, “Pertandingan, dimulai!.”


Saat Feng Long baru saja mengumumkan Pertandingan dimulai, Yun Xue langsung melaju dengan kecepatan yang luar biasa, Yun Xue memakai dua pedang kembarnya untuk melakukan serangan yang kuat.


Sai berhasil menangkis semua serangan dari Yun Xue dengan mudah. meski begitu Sai tidak melonggarkan kewaspadaan nya. Sai sadar, ini hanyalah serangan pembukaan, karena itu dia menjadi lebih serius setiap serangannya beradu pada pedang kembar Yun Xue.


Sedangkan itu, Yun Xue kembali melancarkan gerakan pedang yang sangat lincah dan tajam, Yun Xue memainkan pedangnya dengan Cepat, Sai hampir kehilangan keseimbangan saat pedang kembar itu hampir mengenai Tepi Perutnya.


‘Hhm...Yun Xue ini, meski terlihat masih seperti anak berusia 8 tahun, pemahaman nya tentang pedang sangat hebat, aku tidak bisa mengalahkan nya jika hanya menggunakan pedang.’ Sai mundur terlebih dahulu sebelum dirinya memperhatikan Yun Xue dari jarak aman.


Sai kemudian menggunakan ilmu meringankan tubuh miliknya, Sai menggunakan langkah angin dan Langkah Rubah Merah. Hasilnya Sai membuat semua orang takjub dengan aura yang keluar dari dalam tubuhnya. beberapa orang dapat menyadari aura yang keluar dari dalam tubuh Sai, sedangkan para tetua sekte yang menjadi Juri jelas mengetahui Ilmu yang dikeluarkan oleh Sai.


‘Anak ini, dia mempelajari ilmu Rubah Merah? tapi sepertinya dia masih belum mengerti kekuatan sesungguhnya dari Ilmu Rubah Merah itu.’ Gumam salah satu Tetua yang sedang memperhatikan Sai dari kejauhan, ‘Andai dia mendapatkan darahnya Rubah Merah Darah itu, pasti dirinya akan menjadi sangat kuat.’ Gumamnya sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Sedangkan Yun Xue yang baru saja berniat untuk menyerangnya kembali, menjadi mundur karena merasakan Aura yang aneh yang keluar dari tubuh Sai.


Sai kemudian berlari sangat cepat ke arah Yun Xue sambil menghunuskan pedangnya ke arahnya, gerakan Sai sangat cepat hingga Yun Xue tidak dapat bereaksi saat pedang Sai hanya beberapa Centi dari lehernya.


“A..aku menyerah.” Yun Xue mengangkat kedua tangannya.


Dengan begitu Sai mengalahkan Yun Xue dengan cepat, penonton agak kecewe dengan hasilnya, mereka sangat ingin menyaksikan pertandingan lebih jauh.


Pertandingan Sai melawan Lembah Bulan Purnama hanya memakan waktu tidak lebih dari 10 menit, karena itu para penonton terlihat kecewa.


Setelah itu, Feng Long pun mengumumkan pemenang pertandingan nya, “Pemenangnya adalah Sai dari Akedemi Evilvi!” Feng Long menunjuk ke arah Sai yang menjadi pemenang.


Sai dan Yun Xue kemudian turun dari panggung arena, tidak lama kemudian, Feng Long menyebutkan peserta berikutnya, “Peserta dengan nomor urut 2 dan peserta dengan nomor urut 42! silahkan masuk kedalam arena!”


“Yan Ji dari keluarga Yan sekaligus perwakilan dari Akedemi Evilvi.” Ucapnya memberikan hormat.


Beberapa Detik setelah melakukan perkenalan, Feng Long pun memulaikan pertandingan. Xuan Gong langsung menghilang dari pandangan semua orang setelah pertandingan dimulai.


Sedangkan Yan Ji melihat Xuan Gong meskipun samar samar. Yan Jian melirik kanan dan kiri untuk memastikan keberadaan nya.


Beberapa orang sebelum nya tidak menggunakan Kemampuan Allxin nya karena 3 sebab. Pertama, mereka tidak ingin membuang buang tenaga hanya untuk melawan, lawan yang baginya bukan masalah besar untuk tidak menggunakan kemampuan Allxin nya. sedangkan alasan kedua adalah, terkadang manusia ada yang tidak mendapatkan kekuatan Allxin, sedangkan alasan yang ketiga adalah, karena mereka tidak bisa menggunakan kemampuan Allxin nya.


Yan Ji kemudian mengangkat kakinya ke atas, Yan Ji adalah orang yang tidak menggunakan senjata untuk bertarung, tetapi terkadang jika mendesak dia mungkin akan melakukan nya.

__ADS_1


Yan Ji kemudian menghentakan kakinya ke arena dengan bagian Calceneus, Yan Ji memakai sepatu berwarna hitam yang terbuat dari bahan khusus. sepatu Yan Ji bisa dibilang adalah sepatu rancangan untuknya.


Seketika itu saat Yan Ji menghentakkan kakinya, Lantai Arena menjadi retak hanya dengan satu kali hentakan. semua mata memandang nya dengan membuka mulutnya namun tidak mengatakan apa. mereka hanya tau kekuatan bocah tersebut sangatlah luar biasa, tetapi di lain sisi bagi para pria, mereka membayangkan jika saja Yan Ji adalah seorang perempuan, dan dia menyerang bagian anu mereka saat bertanding, habis sudah.


Dan saat itu juga Xuan Gong terjatuh, ‘Sial, kekuatan nya sungguh hebat.’ sebenarnya Xuan Gong menjadi agak ragu untuk menyerang Yan Ji, Xuan Gong dapat melihat kekuatan kakinya Yan Ji sangat kuat, tetapi Xuan Gong kembali memberanikan diri.


Xuan Gong kemudian melakukan gerakan yang cepat seperti tadi, tetapi kali ini Xuan Gong berputar mengelilingi Yan Ji, dengan elemen tipe petir, tidak Sulit bagi Xuan Gong untuk berlari kencang.


Xuan Gong kemudian menyerang Yan Ji dari segala arah dengan melemparkan beberapa Petir Sepanjang pisau sambil berlari mengelilingi Yan Ji.


Yan Ji menghindari semua serangan Xuan Gong dengan mudah. Merasa dipermainkan oleh Yan Ji, Xuan Gong pun melemparinya dengan Petir yang lebih besar, Xuan Gong melempar Petir yang seukuran nya sama dengan sebuah Tombak, Xuan Gong menyerang dari berbagai arah.


Yan Ji yang mengetahui dirinya tidak dapat menghindar pun memilih melompat ke atas, saat dikiranya Xuan Gong Yan Ji hanya membuang tenaga nya untuk melompat lompat, Xuan Gong membuka mulutnya setelah melihat Yan Ji dapat dapat melompat lompat di udara, ‘Apa, apa itu kekuatan Allxin nya? dia sudah dapat membukanya?” Batin Xuan Gong merasa kesal sekaligus merasa iri.


Yan Ji kemudian melompat lompat di udara, namun kali ini Yan Ji melompat lompat ke bawah, Yan Ji kemudian mengarahkan Kakinya ke Xuan Gong. menyadari dirinya tidak dapat menahan serangan Yan Ji, Xuan Gong pun menyerah dengan cepat.


Yan Ji kemudian mengubah haluan ke tengah tengah Panggung Arena, namun dirinya tidak dapat menghentikan serangannya, Yan Ji pun membuat Panggung Arena tersebut Hancur terbelah menjadi dua bagian. seketika itu semua orang yang menyaksikan nya langsung membuka mulutnya lebar lebar namun tidak mengucapkan sepatah katapun.


Tidak terkecuali Para juri, mereka juga ikut membuka mulutnya lebar lebar namun tidak mengatakan sepatah katapun. Sedangkan Xuan Gong yang menjadi lawannya pun menelan ludahnya saat melihat serangan


Yan Ji, dirinya tidak dapat membayangkan jika saja dirinya terkena serangan itu, dirinya takut semua tulangnya akan hancur berkeping keping.


Sedangkan Feng Long hanya membuka sebentar mulutnya sebelum mengumumkan pemenang pertandingan.

__ADS_1


__ADS_2