LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
101


__ADS_3

Regan terduduk lemas sambil bersandar di kursi, ia menangis dalam diam dan terus berdoa untuk keselamatan istri dan anak2 nya, Regan tdk tau lagi apa dia bisa hidup atau tdk tampa istri tercinta nya wanita yg merubah hidup nya lebih berwarna.


kedua orang tua Regan pun datang dgn terburu-buru setelah mengetahui menantu kesayang mereka masuk rumah sakit akibat jatuh dari tangga, mereka berlari dari lorong rumah sakit agar segera sampai di ruangan UGD di mana kiara operasi.


" Regan." panggil sang mom ketika melihat anak nya yg sedang menangis terpuruk lemah di kursi tunggu.


Wanita paruh baya itu lansung memeluk tubuh putra nya. ia juga merasakan apa yg di rasakan oleh putra nya, bertapa sakit melihat orang di cintai tengah berjuang melahirkan anak anak nya antara hidup dan mati di dalam sana.


" mom, katakan kalo kiara dan anak2 baik2 saja." ucap Regan terisak didalam pelukan sang mommy


" kamu ngk boleh sedih sayang, kita harus bnyk2 berdoa untuk keselamatan kiara dan anak nya, percayalah kiara adalah wanita yg kuat dia pasti bisa menjalani ini semua." ucap Ariana dgn bibir bergetar menahan air mata yg sudah berkaca kaca sedari tadi.


" son di mana Gabriel?.." tanya Bastian karna dari tadi tdk melihat cucu kesayangan nya


" ia mana Gabriel sayang kok dia ngk ada di sini? bukan nya dia masuk di rumah sakit juga."


Regan mengusap wajah nya dgn kasar bisa bisa nya dia melupa kan putra pertama nya.


" daddy...." panggil seorang yg tak lain adalah Gabriel, ia berjalan kearah Regan dgn mata sudah bengkak karna menangis dari tadi, dgn rasa takut ia menghampiri Regan ia sanggat takut akan di salahi atas menimpa sang mommy.


" daddy😭 maaf kan Gabriel ini salah nya Gabriel gara gara menyelamat kan Gabriel mom masuk rumah sakit, daddy mau marah silahkan Gabriel terima kok." ucap nya dgn isakan

__ADS_1


Regan melihat tangan Gabriel yg lembam karna jatuh, ia lansung memeluk tubuh putra nya, mana mungkin ia tega memarahi putra nya.


" daddy tdk akan marah sama kamu, ini bukan salah nya kamu boy jadi kamu jgn menyalah kan diri kamu yah kita sama sama doain mommy dan adek supaya mereka selamat." ucap Regan sambil menyentuh kepala Gabriel dgn lembut


" huaaaa daddy Gabriel ngk mau kehilangan mommy dad, huaaa aku mau bersama mommy daddy mommy!....." teriak Gabriel memanggil mommy nya Regan memeluk tubuh Gabriel dgn erat dan menenangkan putra nya agar tdk menyalahkan diri nya.


keadaan rumah sakit sudah bergitu ramai, Kenan dan juga sisil ikut hadir di sana, Queenza membawa Gabriel dan menyuntik nya dgn obat penenang agar tdk terlalu memikirkan sang mommy.


Kenan menatap iba kpd sang sahabat yg keadaan nya bergitu pucat karna darah nya cukup banyak di ambil untuk kiara. Regan tdk perduli bahkan untuk di rawat saja ia tdk mau, ia terus berdoa untuk keselamatan istri dan anak nya. Regan bengkit dari duduk nya ia berjalan dgn pandangan kosong Kenan diam diam mengikuti Regan ia takut akan terjadi hal buruk kpd sang sahabat.


Hampir dua jam para dokter yg menangani kiara tak kunjung keluar membuat Bastian geram dan ingin mendobrak pintu tersebut.


dan tiba tiba pintu terbuka sehingga menampak kan sosok dokter berpakaian hijau serta masker di wajah nya keluar dari ruangan operasi itu membuat semua orang menatap kearah dokter tersebut.


dokter tersebut menghela nafas sebelum berucap pada laki laki di hadapan nya.


" alhamdulillah bayi kembar nona kiara selamat dan juga sehat tampa ada kekurangan pisik sedikit pun." jelas sang dokter dan membuat mereka semua menghela nafas lega.


" lalu bagaimana dgn ibu nya dok." tanya Ariana karna dokter tersebut tdk menyudahi perkataan nya.


" nona Kiara....."

__ADS_1


seorang laki laki tengah berlari menghampiri Regan di tempat suci yg tengah berdoa untuk istri dan anak nya. Regan tersentak ketika mendengar seorang memanggil nama nya dan nama Kiara membuat jantung Regan berdegup sangat cepat ia takut mendengar yg tdk ingin dia dengar.


" Re." panggil Julian dgn nafas ngos2an karna berlari menuju kearah Regan.


Regan memperhatikan ekspresi Julian yg kelihatan tegang serta panik dan mata Julian memerah ia yakin itu bekas habis menangis. membuat diri nya terkulai lemas dan tak percaya.


" K-Kiara, dia.... ini tdk mungkin."


" tidak mungkin. kau jgn berbohong kpd ku Julian!, tolong kata kan ini mimpi terburuk yg pernah aku alami." teriak Regan memotong perkataan nya Julian dgn menarik kemeja berwarna putih dan menatap tajam kearah Julian dgn mata berkaca kaca melihat raut wajah Julian membuat Regan yakin kalo sang istri telah pergi meninggal kan diri nya dan anak anak nya.


Regan melepas cengkeraman nya dari baju Julian lalu Regan berlari dgn tertatih melihat sang istri untuk terakhir kali nya.


ia menyeret kaki nya berjalan karna terasa bergitu lemes tak sangup lagi untuk melangkah. karna tdk sanggup menerima kenyataan yg pahit di dalam hidup nya dan ini pertama kali nya Regan merasakan sanggat sanggat sedih dan air mata mengalir sangat deras yg bergitu lancang tampa permisi untuk keluar.


Kenan menghampiri julian .


" apa yg terjadi sebenar nya apa kiara benar benar tdk bisa di selamat kan?..." tanya kenan tak kalah panik


" kamu sama Regan sama bodoh nya dan cuma menguna kan otak kecil kalian, udah ayo ikut kita kembali ketempat UGD ngk ada yg pergi semua nya selamat."


Julian menghela nafas kesal melihat Regan pergi tampa mendengar perkataan nya sampe selesai. mereka berdua pun mengikuti Regan dari balakang sambil menatap pungung Regan yg berjalan sempoyang seperti zombie.

__ADS_1


[maaaf yah kalo ada yg binggung membaca nya, mau nanya apa alur cerita nya ngk nymbung menurut kalian?]


__ADS_2