
" Bertemu orang tua Gabriel "
Flora menatap tak percaya dirinya di depan cermin.saat ini mereka sedang berada di apartemen hazel.
Flora membantu hazel merias wajah nya agar kelihatan lebih cantik dari biasanya.walaupun dirinya juga tidak terlalu ahli dalam bidang itu tapi lumayan baik daripada hazel sendiri.
" Bagaimana? Cantik kan?." Ucap flora puas.tampa ragu hazel mengangguk.
Tring!!
Gabriel penganggu
Udah belum? Gue udah di depan apart nih. Bilang sama hazel Aron datang sendirian, mumpung belum pergi." iisi pesan dari Gabriel
Flora mengatur nafas nya supaya lebih tenang.sungguh demi apapun flora sangat gugup saat ini.hari ini ia akan bertemu sama orang tua nya gabriel dgn status sebagai kekasih.
Sebelum memutuskan untuk membuka pintu apartemen flora lebih dulu memberitahu kan kepada hazel tentang Aron. Dgn senang hati hazel akan berangkat bersama Aron pujaan hatinya.
Dgn anggun flora membuka pintu apartemen dan.......ia terpesona dgn apa yg ia lihat di depannya.
Flora tidak bisa bohong, Gabriel sangat tampan saat ini apalagi memakai pakaian formal tidak seperti dirinya sebelumnya.
" Cantik. " Tampa sadar Gabriel memuji flora ketika terpukau dgn wajah cantik flora yg jarang di hias dgn makeup.
Flora yg mendengar ucapannya Gabriel hanya menunduk berharap wajah nya tidak merah saat ini.
" Udah selesai belum." Tanya hazel dari belakang. Flora dan gabriel beneran lupa kalo ada hazel bersama mereka.
" Mending kalian berdua jadian aja sana.sangat menganggu pandangan mata saja. "Hazel mendorong pelan tubuh nya flora kearah Gabriel dan berjalan menuju pintu apartemen nya Aron.
Tok....tok...
" Bentar dulu Gabriel. Jgn ketuk pintu apartemen gue,berisik tau ngak. "Teriak Aron kesal yg berpikir Gabriel yg mengetuk pintu apartemen nya.
Hazel melirik kearah Gabriel dan flora. " kalian berdua pergi aja duluan,aku akan menunggu kak Aron. "
"Baiklah,ayo flora kita pergi. "Flora hanya mengangguk.
Krek
"Ayo Gabriel kita per_"perkataan Aron lansung terhenti.bukan sosok Gabriel yg ia temukan tapi sosok tetangga nya.
" Hay kak Aron. "Sapa hazel dgn tersenyum manis ke arah Aron.
"Hay. "Aron melihat sekeliling dan tidak menemukan sang sahabat yg bilang akan datang menjemput dirinya .
"Kak Aron sangat tampan kalo memakai jas seperti ini.terlihat seperti orang besar."
" Di mana Gabriel.? "Tanya Aron Tampa memperdulikan perkataan hazel barusan.
" Hemm kak Gabriel sudah pergi bersama flora barusan. "
" Teman sialan, katanya akan menjemput ku dan pergi bersama,tapi malah pergi bersama flora. Kalo tau seperti ini mending aku pergi bersama Ricard tadi dan knp juga ni bocah nungguin gue." Gumam Aron
"Ayo kakak kita pergi bersama,kita ngak boleh telat. "Ucap hazel sambil menggandeng tangan nya Aron dan membawanya pergi.
Aron hanya menghela nafas pasrah saat dirinya di tarik oleh hazel.
...****************...
15 menit mereka sampai di rumah Gabriel.
Flora terperangah melihat dekorasi di dalam rumah milik keluarga Gabriel.
"Ayo..."gabriel menggengam tangan flora erat.
Flora hanya diam mengikuti kemana Gabriel membawa nya.karena tak bisa di pungkiri bahwa jantung nya sudah berdetak sangat kencang lagi.
Inilah resiko yg harus ia terima jika berdekatan dengan Gabriel.udah tau jantung lemah.
Gabriel tersenyum manis saat flora tidak menolak dan mengikuti dirinya.flora sangat manis dgn sifat penurut nya.membuat Gabriel menyukainya.
Saat Gabriel mengandeng tangan flora menuju tempat di adakan acara.suara seseorang membuat langkah nya terhenti.
__ADS_1
" Apa kabar teman lama?."
Gabriel terdiam.di benaknya ia bertanya tanya.bukan nya orang ini sedang ada di Rusia?
" Pasti Lo bingung kan kenapa gue bisa ada di sini?." Tanya Bayu tepat sasaran.
Flora yg tidak menahu hanya diam menatap keduanya bingung.bayu yg melihat wajah gadis yg kelihatan cantik di samping Gabriel pun tersenyum lebar.
" Lo pintar juga mencari pengganti-
Bugh.
Satu pukulan melayang di wajah Bayu.
Bayu datang bersama pacar nya, yg baru ia pacari lima bulan dan kebetulan juga pacarnya teman satu kampus dgn keby dan tidak menyangka ia akan bertemu sama Gabriel yg pernah menjadi teman nya di waktu SMA.
Gabriel menggenggam tangan flora." ayo Flo kita pergi. "
" Ada hubungan apa mereka? Sudahlah bukan urusan gue juga. "Batin flora
Banyak yg datang di acara ulang tahun keby dan akxel.hampir semua teman SE kampus yg datang. Acara di laksanakan di Halaman belakang yg sudah di penuhi oleh teman-temannya.
ada juga yg sudah bermain di kolam renang sambil melempar bola.dan banyak juga yg cuma duduk di pinggir kolam sekedar berpacaran.
Flora dan gabriel melangkah mendekat kearah keby dan akxel yg sedang mengobrol dengan teman yg lain.
" Selamat ulang tahun yah, keby dan akxel, nih buat kalian "Ucap flora sambil menyerahkan kado yg dgn susah payah ia cari tadi di mall bersama kedua teman nya.
"Terima kasih yah flora hadiahnya,jadi ngerepotin."ucap keby dan menerima kado tersebut
Akxel menatap Abang nya jail.
"Makasih yah sayang ku flora." Ucap akxel yg tiba-tiba memeluk flora. Flora yg di peluk tiba-tiba hanya bisa diam di tambah lagi akxel memanggil nya dgn ada kata sayang, mereka tidak se akrab itu.
keby ikut terdiam dan juga terkejut dgn sikap kembaran nya yg tiba-tiba memeluk flora.tidak pernah kembaran nya seperti itu sama orang lain apalagi mereka ngak akrab bngt.
Untung di sana cuma ada mereka.
Gabriel menatap tidak suka ia lansung memisahkan antara mereka berdua.
" Flora aja ngak marah, kenapa kakak yg marah? Emang kalian ada hubungan? ."
" Udah mulai berani yah?."
" Hahaa...tidak kakak, cuma bercanda kok. "
" Udah jgn ribut, kak di cariin sama Daddy dan mom tadi. Mereka nyuruh ke ruangan atas kalo kakak udah datang. "Ucap menyampaikan pesan.
" Ya udah, happy birthday yah buat kalian berdua. bersenang-senang sana bersama teman kalian. "perintah Gabriel kepada kedua adiknya
" Siap kak..."
" Iya kak, lagi nunggu pacar aku ini."
Regan Dan Kiara mereka tidak akan ikut bergabung di sana.ini semua emang sudah di rencanakan oleh mereka untuk anak kembar mereka. supaya mereka menghabiskan waktu bersama temannya di hari kebahagiaan mereka.
Akxel pergi dan bergabung bersama ketiga sahabatnya. Sedangkan Gabriel pergi menemui kedua orang tuanya bersama flora.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sesampainya di lantai atas. Gabriel mengetuk pintu ruang tersebut terlebih dahulu.kemudian ia pun masuk ke dalam bersama flora di belakang dirinya.
flora meneguk ludah nya dgn kasar, saking gugupnya. tiba-tiba Gabriel mengengam tangan nya.
" ngak usah takut, mereka ngak makan orang kok." bisik Gabriel
"hallo Daddy, mommy. "sapa Gabriel dan berjalan menuju kearah kedua orang tuanya.
Regan Dan Kiara menoleh kearah Gabriel dan melihat seorang gadis di samping putra mereka.
"hallo Tante,om. "sapa flora sopan dan menyalami kedua tangan orang tuanya Gabriel secara bergantian.
Kiara tersenyum manis ke arah flora yg sangat sopan sampai menyalami tangan mereka. flora duduk diam di samping Gabriel.
__ADS_1
" apa dia pacar mu?. "tanya Regan kepada putra dan melirik kearah flora
" wajah ini gadis kayak pernah liat,tapi di mana."batin regan
" iya Daddy, flora ini pacarnya Gabriel dan kita juga satu kampus dan dia juga berteman baik dgn si kembar. "jawab Gabriel
" nama lengkap kamu siapa?. " tanya Regan
" flora Carlisle om."
" tinggal di mana? dan apa pekerjaan orang tua kamu?."
" orang tua saya udah meninggal om dan sekarang saya tinggal bersama ibu dan adik tiri saya om."
"mas... kenapa kamu banyak tanya gitu. maaf yah flora om regan sedikit cerewet. "
" tidak apa-apa Tante,om regan kan cuma bertanya jadi flora harus menjawab nya."
" flora itu anak tirinya Tante Melinda dad. temannya daddy. " jelas Gabriel
"owh pantas wajahnya tak asing, kamu kan yg menyiapkan minuman waktu itu?. "ucap Regan mengingat dimana flora menyiapkan minuman waktu mereka bertemu ke rumah Melinda untuk perjodohan antara Gabriel dan sara waktu itu.
" iya om. maaf yah om kalo kesan saya jelek."
" tidak apa-apa, wanita rajin dan berkerja keras itu bagus. hmmm dan kapan kalian akan menikah?. "ucap Daddy Regan to the point
" hah?!!!."ucap mereka berdua kompak kagetnya.
"loh kok kaget, pertanyaan Daddy kamu bagus loh Riel." ucap Kiara
"ya ngak secepat itu lah mom, kita masih muda."protes Gabriel
" justru masih muda,itu lebih bagus. mom lahirin kamu juga masih muda waktu itu."
"itu kan beda lagi ceritanya mom."
flora hanya diam kenapa sampai sejauh ini pembahasannya.
" Tante,om maaf sebelumnya,bukan maksudnya flora nolak.tapikan flora mau menyelesaikan kuliah dulu dan lagi...flora dan kak Gabriel baru jadian. "jelas flora
"ya udah kalo gitu nikahnya pas kamu lulus kuliah aja."saran mommy Gabriel
hanya senyuman paksa yg dapat flora lontarkan, sedangkan Gabriel ia memijat pelipisnya.
"kalo Daddy cuma ikut apa kata mommy mu saja Riel, sepertinya mommy kamu menyukai flora dan sudah berniat membuat kekasih mu ini sebagai menantunya secepatnya."
"nanti pasti ada waktunya,kalo emang berjodoh pasti bersama kok. biarkan flora fokus sama kuliah nya dulu dan Gabriel harus lebih kuat dulu untuk menjamin masa depan yg baik tidak bergantung sama kalian."
"Daddy mengerti. doa terbaik buat hubungan kalian. jgn sering berantem kalo ada masalah harus selesai dgn baik-baik,harus saling mempercayai satu sama lain."
"iya Daddy, terima kasih ."
"makasih om udah doain yg terbaik, dan menerima aku sebagai pacar anak kalian."
"kami yg berterima kasih karena kamu mau bersama putra om yg payah ini."
" Daddy kenapa ngomong gitu,jgn malu-maluin Gabriel dong."
" ya udah kalian boleh pergi sekarang dan gabung bersama teman kalian di bawah sana.daddy sama mommy mau keluar bertemu sama teman lama."
"baik dad."
" flora kamu harus sering main kesini yah bersama Gabriel."ucap Kiara
"akan flora usahain Tante ."
flora menghela nafas lega.tidak seburuk yang ia pikirkan bertemu dgn orang tua Gabriel.
Gabriel pun membawa flora keluar dan memisahkan keduanya,kalo tidak di pisahkan flora tidak bakalan dapat pergi oleh mommy nya yg hobi bercerita dan lebih parah lagi nanti mommy nya akan menceritakan tentang aib masa kecilnya kepada Flora,kan Gabriel bisa malu nantinya.
...----------------...
[mulai anehkan]
__ADS_1
...----------------...