LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
115


__ADS_3

Pagi hari nya setelah mengantar sang papa di bandara.tiba nya di flora di panggil oleh milana dan flora pun. menghampiri mama tiri nya itu.


" ada apa ma.." tanya flora saat tiba di dekat milana dan Sara.


" mulai hari ini kamu bersihin rumah ini dan cuci semua pakayan." perintah milana dgn sorotan mata yg tdk pernah flora lihat sebelum nya membuat ia sedikit merinding dan melihat sorotan mata mama tiri nya itu.


" tapi ma...itu kan bukan perkerjaan nya flora, kan sudah ada pembantu yg mengerjakan itu semua." jawab flora. milana pun berdiri dari duduk nya.


" ngak ada yg nama nya pembantu di rumah ini semua nya sudah mama pecat dan kamu yg ambil alih perkerjaan itu, karna papa kamu ngak ada rumah jadi kamu harus mengikuti semua perkataan mama, sebelum perkerjaan kamu selesai kamu tdk di izinkan pergi kemana-mana."


" dengar itu baik-baik kak flora."


" dan satu lagi, kamu harus menyiap kan sarapan pagi tiap hari untuk kita berdua kamu mengerti!." bentak milana membuat flora terkejut mendengar nya.


" me...mengerti ma..."


" Sara ayo sayang kita pergi." milana melirik kearah Flora." mama pulang nanti perkerjaan kamu harus selesai kalo tidak kamu ngk boleh makan hari ini ingat itu!."

__ADS_1


" iya ma..."


" minggir aku mau lewat." ucap Sara sambil mendorong tubuh flora dan membuat flora terduduk di lantai sara pun tersenyum kearah flora." oup...maaf ngk sengaja kakak bisa berdiri sendiri kan?..." ucap nya tersenyum


" Sara ngapain kamu masih di sana ayo kita pergi sekarang." melihat kearah sara yg masih bersama flora sara mendengar perkataan mama nya pun pergi meninggal kan flora seorang diri yg masih terduduk di lantai.


flora pun mulai dgn perkerjaan nya mulai dari membersihkan rumah terlebih dulu walau pun belum pernah mengerjakan itu sebelum nya.


Di dalam apartemen Aron baru selesai dgn semua barang-barang nya dan di bantu oleh kedua sahabat nya.ia berjalan kearah lemari es dan mengambil tiga botol minuman.


" terima kasih sudah membantu aku pindah hari ini,nih minum dulu capek kan." ucap nya sambil memberi air yg ia ambil tadi di dalam kulkas kepada kedua sahabat nya itu dan lansung duduk.


" semoga kamu betah tinggal di apartemen ini, kalo ada masalah lansung bilang kekita berdua." ucap Gabriel dan kemudian ia meminum air yg di bawa oleh Aron barusan


" aku pasti akan betah kok tinggal di sini." ucap nya dgn tersenyum


" huwaaaa...aku ngantuk banggat Ron aku pinjam kasur kamu untuk tidur bentar." ucap Ricard dan berjalan kearah ranjang

__ADS_1


" kenapa harus minta uzin tidur ya tidur aja anggap rumah sendiri lah." jawab Aron tdk masalah dgn perkataan nya Ricard yg ingin tidur di ranjang milik nya. Gabriel melihat kearah Ricard yg sudah berbaring di atas kasur.


" apa kamu ngak tidur malam tadi?."


" tdk aku bergadang sampe subuh malam tadi dan pagi nya aku tidur sebentar terus aku datang kesini, maka nya mata aku ngatuk banggat dan pengen tidur jangan ganggu aku yah." ujar Ricard dgn mata terpejam


" pasti kamu main game kan sampe bergadang sampe subuh." ucap Gabriel sudah tau kebiasaan Ricard yaitu main game sampe larut malam


" iya dah tau masih aja nanya, kamu sendiri juga main kan malam tadi?..."


" iya tapi aku on sebentar setelah itu tidur ngk on lagi sampe pagi batas aku main kan sampe jam 1 ngk lebih beda sama kamu."


" lama juga itu, dah lah aku mau tidur jgn ngajak aku bicara lagi."


" oke" tidur sana kalo perlu jangan bangun lagi." satu bantal melayang kearah Gabriel.


" mau doain aku cepat mati hah." ujar Ricard dgn kesal.

__ADS_1


" orang bercanda juga, tidur" aja jgn mengomel." ucap Gabriel kembali melempar bantal kearah Ricard dan membuat mereka saling melempar bantal satu sama laen sedangkan Aron hanya menjadi penonton setia di antara teman nya dan pada akhir nya Ricard gagal tidur karna di ganggu oleh Gabriel terus alias si penganggu."


__ADS_2