LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
126


__ADS_3

Seminggu kemudian mereka mengumpul kan tugas mereka dan mereka semua lulus dan tdk ada yg kena hukuman dan ospek pun telah usai, flora dan Gabriel ttp tdk ada yg mau mengalah atau pun minta maaf mereka saling membalas satu sama laen.


Hazel terus mendekati Aron dan di tambah lagi ia mengetahui kalo Aron tinggal di aparteman yg sama dgn diri nya bahkan bersebelahan dgn apartemen milik nya membuat ia bersemangat mendapat kan Aron walau pun Aron selalu diam kepada diri nya.


beda lagi dgn Ricard yg terus mengejar cinta nya Aksa namun tdk bisa meluluh kan hati nya aksa dari sekian lama nya, walau pun mereka udah kenal cukup lama.


Hari ini flora dan Hazel memutus kan pergi kekantin dan sampai nya di kantin hazel pergi memesan makanan untuk diri nya dan juga flora. flora menunggu hazel cukup lama karna hazel harus menunggu antrian nya.


Di sisi lain tak jauh dari tempat flora duduk.


" Riel bukan kah itu flora?..." ucap Ricard dan menunjuk kearah flora yg duduk sendirian Aron Gabriel pun mengikuti arah tangan nya Ricard detik kemudian ia pun tersenyum.


" aa iya kamu benar, aku punya sesuatu untuk flora." ujar Gabriel dgn tersenyum

__ADS_1


" apaan?..." tanya Ricard dgn penasaran


" kamu lihat aja nanti." Gabriel pun pergi menghampiri meja nya flora sedang kan Aron dan Ricard saling pandang karna mereka tdk tau rencana apa yg akan Gabriel lakukan kepada flora jadi mereka memilih menonton dari jauh.


" hazel lama bngt sih." gumam flora karna mulai bosan menunggu kedatangan hazel dari tadi. tampa flora sadari Gabriel sudah berdiri tepat di belakang diri nya Gabriel pun mulai meluncur kan aksi nya yaitu menakuti flora dgn ulat mainanan Gabriel pun menjatuh kan ulat tersebut tepat di depan nya flora dan tentu saja flora lansung terkejut melihat ular tersebut...


"Aaaakh...aaahk Ular...ular.." teriak flora dgn wajah panik dan juga takut flora lansung bngkit dari duduk nya brukk ia menabrak tubuh Gabriel yg berdiri di belakang diri nya tampa pikir panjang flora lansung memeluk tubuh Gabriel dgn sanggat kuat....Gabriel terkejut mendapat kan pelukan dari flora dan di tambah lagi flora memeluk diri nya sanggat kuat.


" kak tolong aku hiks aku takut, aku paling benci melihat ular tolong aku kak hiks..." ucap flora dgn air mata jatuh dgn sendiri nya ia minta tolong agar Gabriel membuang ular tersebut.tubuh Gabriel masih kaku saat ini.


" aku tdk mau melepaskan mu sebelum kamu membuang ular tersebut.." ucap flora dgn mengerat kan pelukan nya dan ia juga mengekam kan wajah nya di dada bidang nya Gabriel.


dari jauh Aron dan Ricard dgn setia melihat adegan tersebut bahkan mereka mengelengkan kepala melihat adegan tersebut...

__ADS_1


" apa dia menyukai flora?,dan maka nya dia mencari perhatian flora dgn seperti itu.." ujar Ricard dgn ttpan masih kearah Gabriel dan flora


" mana aku tau dia menyukai gadis itu, yg kita tau kan mereka selalu mengerjai satu sama laen aku rasa tdk mungkin Gabriel menyukai gadis itu.." jawab Aron Ricard hanya menganggukan.


" ayolah flora lepaskan pelukan kamu, itu bukan ular beneran itu ular karet dan ia juga ngk bisa mengigit kamu, knp kamu harus setakut ini dan malah nagis lagi.." ucap Gabriel dgn kesal orang2 pada melirik kearah mereka berdua membuat Gabriel risih dan flora ttp tdk mau melepas pelukan nya.


" buang dulu ular nya hiks...hiks knp sih kamu jahat bngat sama aku..."sambil memukul dada nya Gabriel." knp semua orang selalu menyakiti aku emang apa kesalahan ku, aku benci dgn kehidupan ini..." ujar flora dgn air mata mengalir dgn deras nya di pipi mulus nya perkataan flora membuat Gabriel bingung.


" ini cewek ngomong apaan dah, aku ngk paham, apa aku sejahat itu di mata nya dia." gumam Gabriel." hey kamu udah dong nagis nya ular nya udah aku buang kok." ucap Gabriel sambil mengambil ular tersebut dan memasuk kan lagi kedalam kantong celana nya.


" kamu tdk berbohong kan.."


" iya aku tdk berbohong udah yah jgn nangis lagi." ucap Gabriel dgn suara lembut dan flora pun melirik kearah meja dan tdk menemukan sosok yg ia benci detik kemudian ia sadar telah memeluk orang yg salah flora pun melepas pelukan nya dari Gabriel dgn mata sudah bengkak.walau pun bergitu flora ttp mengucap kan terima kasih kepada Gabriel.

__ADS_1


" terima kasih." ucap flora dgn cangung dan mundur bbrapa langkah dari Gabriel.


" hmmm...kalo gitu aku permisi dulu." Gabriel pun melangkah pergi dan lansung menghampiri kedua sahabat nya pikiran nya tergiang-giang dgn perkataan flora ia makin penasaran dgn perkataan flora." siapa yg selalu menyakiti nya, kalo gara2 aku ngk mungkin juga dia ngomong seperti itu perasan aku ngk jahat amat kedia dan dia juga kelihatan baik2 saja di kampus bahkan membalas perbuatan aku kalo aku jahil kan kepada diri nya." gumam Gabriel


__ADS_2