
Akxel dan kedua sahabat nya sudah berada di rumah nya Ryan mereka menunggu Ryan di ruang tamu dan seorang pun menghampiri mereka yg tak laen adalah Reydan kembaran nya Ryan.
" kalian mau kemana? kok bawa tas masing-masing." tanya Reydan kpd teman sekls nya itu.
" emng Ryan ngk bilang sama kamu?..." tanya balik Mark dan Reydan pun mengelengkan kepala ia aja baru pulang dan belum ketemu sama kembaran nya.
" dia ngk cerita keaku mau kemana, emang kalian mau kemana?..."
" mau berlibur dan Ryan mengajak kita kerumah nenek kalian di kampung." jawab Akxel, Rey hanya menganggukan kepala ia sudah paham dgn kebiasaan sang adik kalo libur sekolah akan mengunjungi nenek mereka di kampung dan ini pertama kali nya ia mengajak teman nya ikut diri nya kekampung.
" emng kalian yakin mau ikut Ryan kekampung?..."
" yakin dong." jawab kevin dan Mark serempak. dan orang di tunggu pun turun kebawah Ryan menghampiri teman2 nya dan ia melihat Reydan juga di sana.
" kata mereka kamu mau berlibur kerumah nenek yah." tanya Rey saat Ryan sudah berada di samping nya.
" iya emang knp? mau ikut juga." tanya nya kpd Reydan .
" kali ini aku tidak ikut mengunjungi nenek, karna teman2 ku mengajak berlibur juga, awal nya aku mau mengajak kamu ikut tapi kamu mau mengunjungi nenek, ya udah salam kan saja aku sama nenek yah hati-hati bawa mobil nya."
" kamu tenang saja, ya aku berangkat dulu, ayo teman2 kita pergi." ajak nya kpd mereka bertiga dan Akxel dan kedua teman nya pun mengikut Ryan dari belakang.
Malam hari nya flora menghampiri papa nya di ruang kerja, untuk minta izin berlibur bersama kedua sahabat nya.
__ADS_1
" pah..flora mau minta izin." wijaya pun melihat kearah putri nya.
" izin mau kemana sayang?..."
" jadi gini pah kan flora udah selesai ujian dan flora ingin pergi berlibur bersama teman flora pah cuma dua hari kok, papa izinin flora pergikan?..."
" baiklah kamu boleh pergi, tapi kapan kamu akan pergi berlibur nya."
" besok pagi pah."
" owh gitu ya udah, tapi jgn nakal yah dan jaga diri baik-baik."
" tentu pa, makasih yah pa udah izinin flora, kalo gitu flora permisi dulu, papa jgn terlalu capek berkerja nanti bisa sakit loh."
dan flora pun keluar dari ruangan tersebut dan lansung menuju kamar nya.
di kediaman Regan dan Kiara. Aron di sambut dgn hangat oleh mereka semua, setelah selesai makan malam Aron dan Gabriel duduk di ruang tengah untuk menonton pertandingan sepak bola dan seorang gadis berumur 17 tahun menghampiri mereka.
" kak, Akxel pergi liburan kemana sih?..." tanya keby dgn penasaran dan ia juga tdk terbiasa dgn hilang nya saudara kembar nya di rumah tdk ada yg merebut makanan dgn nya di meja makan.
" emang dia ngk bilang sama kamu pergi berlibur kemana?..."tanya Gabriel tampa menoleh kearah sang adik dan fokus kearah tv.
" kalo akxel bilang ngak mungkin aku nanya sama kakak dia libur kemana." ucap nya kesal dan Gabriel pun melihat kearah keby yg sudah memasang wajah kesal.
__ADS_1
" jgn kesal gitu dong muka nya nanti jelek loh, akxel pergi ikut Ryan teman nya kekampung nenek nya." jelas Gabriel
" kakak kenal Ryan?..."
" ngak..akxel menyebut nya Ryan sebelum pergi dan kakak ingat nama nya, orang nya belum pernah ketemu."
"owh gitu." keby pun melihat kearah Aron yg hanya diam menyimak perkataan mereka dari tadi." kak Aron apa kakak akan masuk di tempat nya kak Gabriel?..."
" iya, kamu sendiri di mana akan melanjut kan sekolah mu?..."
" belum tau kak, mungkin aku akan kuliah dekat kalian biar nanti ada yg jagain aku."
" kamu ngk perlu di jaga lagi udah besar juga, dan siapa yg berani menganggu cewek galak kayak kamu di kampus nanti hah yg ada kamu yg jahilin orang." ucap Gabriel dan tersenyum mengejek kpd keby karna udah tau kebiasaan sang adik di rumah dan ia juga bukan cewek yg mudah di bully oleh orang laen.
" apaan sih, siapa yg galak coba." ucap nya kesal dan tdk terima dgn perkataan sang kakak.
" udah, kita bertiga pasti jagain kamu kok, jgn dengarin omongan kakak kamu, kalo ada yg macam macam sama kamu lansung bilang kekakak atau kak Ricard oke." keby pun jadi senang karna mendapat perlindungan.
" wekkk...aku punya kakak yg dapat aku andalkan di kampus nanti, haha..kak Aron emang kakak yg terbaik bukan kyak orang yg duduk di samping kakak." ujar keby menyindir Gabriel yg duduk di sisi nya Aron sedang kan Aron hanya tersenyum mendengar perkataan nya keby.
" kau menyindir kakak yah?..."
" tdk, kalo kakak merasa di sindir juga ngak papa, berarti kakak sadar diri😁." ucap keby sambil berdiri dan lansung kabur setelah kalimat nya selesai sedangkan Gabriel menatap dgn kesal kpd diri nya. malam ini Gabriel dan Aron menghabis kan waktu mereka dgn bercerita.
__ADS_1