
jam 06:10pm regan bangun lebih awal dari kiara regan terus memperhati kan wajah kiara.
"tidak ku sangka,wanita yg mencintai ku waktu kecil menjadi istri ku sekarang,perjanjian yg konyol sudah mentakdirkan kita kembali,saat ini hanya kamu seorang di dalam hati ku, selama nya akan selalu seperti itu, tak kan terganti kan lagi aku harap kamu tidak akan meninggal kan aku suatu saat nanti."detik kemudian kiara membuka kedua mata nya
"pagi...."ucap regan dgn tersenyum
"hmm..pagi,jam berapa sekarang? kok kamu udah bangun. "mengucek sebelah mata nya
"jam 06:15pm.
"apa...! knp kamu tidak bangunin aku dari tadi." ucap kiara terkejut kiara pun buru-buru beranjak dari ranjang namun regan menarik tangan nya sehingga kiara jatuh dalam pelukan nya kemudian cup regan mengecup bibir kiara sekilas kiara lansung mamatung dgn perlakuan regan kpd diri nya. regan mengecup nya sekali lagi namun ttp saja kiara tidak bergeming
"apa mau yg lebih dari morning kiss sayang?." ucap regan berbisik di telinga kiara kemudian regan tersenyum manis kpd kiara,
"seketika kiara jadi merinding mendengar bisikan regan di telinga nya
"a..apa yg kamu laku kan...jgn mcm2 yah." ucap kiara gugup kiara pun mendur dari dekapan nya regan
"tidak mcm2 kok cuma mencium istri ku saja...emang salah yah?(dgn wajah tampa dosa)setiap pagi kamu harus memberi aku ciuman kalo tidak kamu akan tau sendiri akibat nya,ya udah aku mau mandi dulu." ujar regan dgn tersenyum kemudian regan pergi kekamar mandi.
"aaaah....knp dia menjadi seperti ini,apa dia salah makan obat?...lebih baik aku turun kebawah dari pada dia menganggu ku lagi setelah mandi nanti "dgn cepat kiara keluar dari kamar nya dan lansung turun kebawah menuju dapur namun langkah kiara terhenti saat semua nya sudah siap di atas meja makan
"eeeh kapan mereka datang,dan semua nya sudah siap di meja makan." gumam kiara menatap dua orang paruh baya di dapur. "pagi bik..."sapa kiara kpd pembantu tersebut,pembantu itu pun melihat kearah kiara.
"pagi nyonya...apa ada yg bisa kita bantu?. ujar pembantu itu dgn sopan
"tidak ada,kpn kalian datang?...
__ADS_1
"jam 06:00pm nyonya jawab pembantu satu nya lagi
"owh..ngomong2 nama bibik siapa?...
"nama saya inah dan yg ini nama nya sari nyonya.
"hmm..bik inah bik sari..panggil saya nona kiara aja jgn nyonya yah.
"tapi...nanti kita bisa di marahin tuan kalo manggil nyonya dgn sebutan nona." ujar inah
"tidak akan...saya akan menjelas kan nya kpd tuan kalian nanti. "selesai memperkenal kan diri kiara pergi memasak sayuran sesuai perkataan nya kemarin malam awal nya inah dan sari ingin menolong namun di larang oleh kiara bbrapa menit kiara selesai dgn tugas nya kemudian kiara pergi kekamar putra nya terlebih dulu kiara menyuruh gabriel turun kebawah terlebih dulu,setelah itu baru kekamar nya sesampai di kamar kiara lansung pergi membersih kan diri karna regan sudah selesai mandi dan sudah rapi dgn jas kantor nya.06:46pm kiara sudah rapi dan cantik kiara pun kebawah ting tong suara bel rumah.bik sari pun pergi membuka pintu
"siapa yg datang pagi2 kesini, apa bg dani?." gumam kiara saat sampai di meja makan sesuai sepakat mereka kemaren malam harus makan sayuran bik sari pun datang menghampiri ruang makan untuk melapor tamu yg datang.
"siapa yg datang bik?." tanya kiara
"suruh mereka masuk bik. "baik nona sari pun pergi dan mengajak ardika dan daniel masuk kedalam rumah
"seperti ini kah rumah orang kaya?."" gumam ardika namun dapat di dengar oleh daniel
"bisa diam ngak,ini rumah orang jgn malu2in aku yah." menatap tajam kearah ardika mereka pun mengikuti bik sari dari belakang ardika terus melihat sekeliling rumah nya regan,setelah bik sari mengantar mereka bik sari lansung undur diri
"seperti nya kita datang terlalu pagi deh." ucap ardika kpd sang kakak
"ayo kak daniel..ardika gabung sama kita dulu.
"kita nunggu di ruang tamu aja deh dek,kalian lanjut aja kita udah sarapan sebelum datang kesini kok.
__ADS_1
"beneran?...
"benar kok kak,,kita udah sarapan tadi di luar sebelum kesini.
"baiklah kalo bergitu. "daniel dan ardika pun menunggu di ruang tamu bbrapa menit gabriel datang menghampiri mereka
"mom bilang om ardika mau pulang ke indo hari ini apa benar?..."sambil duduk di dekat ardika
"benar kok,oia om ada sesuatu untuk kamu.
"apa..? "Ardika pun memberi kotak segi empat kecil kpd gabriel."apa ini om?...
"buka aja. "gabriel pun membuka kotak tersebut."wah...jam tangan terima kasih om ujar gabriel dgn wajah senang
"sama2 masih ada lagi kok di luar di dalam mobil,om membeli semua mainan kesukaan kamu,dan jam ini kamu harus pake terus yah kalo kamu nyasar atau di culik orang biar mudah cari nya karna jam ini udah om pasang GPS nya."sedang kan daniel hanya diam melihat mereka berdua
"keren...terima kasih om,,,aku akan memakai nya terus kok."tak lama dani pun datang menjemput gabriel untuk di antar ke sekolah. kedatangan mereka berdua cuma mau pamit kpd kiara setelah pamit mereka lansung pergi ke bandara penerbangan ardika dan daniel beda setengah jam saja.
"dadah kak aku pulang dulu yah sampai ketemu tahun depan di sydney." ucap ardika tersenyum kpd daniel
"iya kamu hati2 sampai kan pesan ku kpd mama & papa jgn lupa kabari kkak kalo udah nyampe nanti.
__ADS_1
"oke...nanti aku kabari kok aku duluan kak...ardika pun melangkah pergi menjauh dari daniel,daniel hanya menatap punggung sang adik dari belakang."