LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
152 let me love you baby S2 Ricard & Ranna


__ADS_3

di kediaman Huang


Ricard memohon kepada sang nenek agar membantunya untuk mendapatkan gadis pujaan hatinya.


" ayolah nenek,apa nenek tega melihat cucumu yg tampan ini. " ujarnya sambil menggoyang kan lutut sang nenek.


" duduk yg bener Ricard. " ucap nyonya Huang kepada cucunya yg duduk bersila di depannya. Ricard pun berpindah duduk di sebelah sang nenek di sopa.


" kamu harus mengejarnya dgn bener.supaya ranna percaya kalo kamu itu beneran serius menyukainya.


" masalah nya ranna tidak ingin melihat ku, melirikku saja dia ogah.selalu menjauhkan ku bahkan di kampus pun begitu.aku dekati dia malah kabur.apa di masa lalu aku pernah membuat dia marah? ."


" kau pikirkan saja sendiri, dasar cucu bodoh." setelah mengatakan itu nyonya Huang lansung meninggalkan cucunya seorang diri.


" emng gue pernah bikin salah yah dulu.bahkan nenek sendiri tidak mau membantuku, padahal dulu sayang banget knp sekarang tidak.sebaik nya aku pergi aja kerumahnya. " Ricardo lansung mengambil kunci mobil nya dan bergegas pergi ke rumah Ranna.


tidak butuh waktu lama untuk pergi ke rumah Ranna. kedatangan Ricard di sambut dengan ramah oleh mama nya Ranna.


" nak Ricard tunggu di sini bntar yah.tante Panggilkan Ranna nya.


" baik Tante. " Sandra pun pergi ke kamar putrinya. Sandra pun sampai di depan pintu kamar putrinya.


tok....tok....tok......


" Ranna.." panggil Sandra dgn suara lembut


" iya mah ada apa. " jawab Ranna melangkah menuju pintu dan membukanya.


" di cariin tuh sama si ricard.dia di bawah sekarang,cepat temui dia. "


" Ranna malas mah ketemu dia.suruh aja dia pulang.


" ngak boleh gitu sayang.dia itu kan tu....." Ranna lansung memotong perkataan mama nya.dia malas mendengarkan kata itu.

__ADS_1


" jgn di lanjutin."


" ya udah maka nya samperin, kasihan tau Ricard menunggu dari tadi.


" tidak ada yg nyuruh kok.


" dasar kamu yah..ya udah mama kebawah dulu. " setelah sang mama pergi Ranna tak henti-hentinya mengeruk ricard.dgn terpaksa Ranna harus menemui Ricard.


" ada urusan apa kerumah gue." sahut Ranna saat di tiba di ruang tamu. Ricard lnsung bangkit dari duduknya dan menoleh ke arah Ranna.


" mau bertemu sama kamu lah, sekali ngajak keluar.


" maaf gue lagi males keluar rumah.jadi pergi saja sendiri gue kagak mau pergi sama orang kyak lu.


" gue maksa.lagian udah dapat izin juga dari mama kamu." Ricard mendekati Ranna dan menyeret Ranna ikut bersama dirinya.


" Ricard lepasin tangan gue.." perkataan Ranna tak di hiraukan oleh Ricard.


" iya hati-hati saja di jalan.kalian bersenang-senang lah di luar. " Ranna memasang wajah kesel saat mendengar sahutan mama nya.


" mau bawa gue kemana sih!. " tanya Ranna saat mereka sudah di dalam mobil


" mencari angin." Ricard lnsung melaju


kan mobilnya kejalan raya. Ranna kesel banget


sama Ricard saat ini. di bawa ikut dgn paksa di tambah lagi ia memakai pakaian santai dgn celana selutut bahkan ponsel nya ketinggalan di rumah.


Ricard membawa Ranna ke taman di pinggir kota di mana anak-anak banyak bermain di taman itu.. mereka duduk di salah kursi panjang yg ada di taman tersebut.


" apakah kamu masih ingat dgn tempat ini?. " tanya Ricard menatap lurus ke depan.


" ada apa dgn taman ini." tanya Ranna pura-pura tidak tahu.

__ADS_1


" pertemuan pertama kita di taman ini.saat itu aku mengunjungi nenek dan nenek membawa aku bermain kesini dan takdir mempertemukan aku sama kamu di sini.saat itu kamu menangis karena di ganggu sama anak yg lain di taman dan aku datang membantu mu saat itu.dan pertemuan kedua kita juga di taman ini dan waktu itu aku belum mengingat diri mu yg sudah dewasa soalnya wajahmu kelihatan berbeda dari waktu kecil.dan akhirnya kita satu sekolah di SMA dan aku mencoba mendekati kamu tapi kamu malah jauhin aku.


Ricard menoleh kearah Ranna" sebenarnya aku punya kesalahan apa? dan kenapa kamu tidak mempercayai aku kalo aku beneran serius mencintai kamu.


" kamu kan playboy.aku tidak menyukaimu jadi jgn menganggu ku.


" apa tidak ada kesempatan?. " Ranna hanya diam menatap lurus ke depan.


" bilang mencintai aku tapi janji yg pernah kamu ucapkan masa kecil saja sudah tidak ingat.bahkan waktu SMA juga seperti itu bilang menyukai ku tapi malah main di belakang.kau pikir aku tidak tau kelakuan mu waktu dulu. aku benar menyesal sekarang knp dulu aku menerima nya dgn begitu mudahnya. kita lihat seberapa jauh kamu bertahan. beberapa bulan ini kamu berjuang tetap saja aku belum yakin dgn tekat mu itu. " batin Ranna


" belikan aku es krim. "menatap Ricard


" baiklah,kamu tunggu di sini." Ricard pun pergi membeli es krim untuk Ranna.tak lama kemudian Ricard pun kembali dgn membawa es krim di kedua tangannya.


" ini es krim rasa kesukaan mu." Ricard menyerahkan es krim rasa vanilla Kepada Ranna.


" terima kasih.teryata masih ingat dgn es krim kesukaan ku. " Ranna mengambil es krim tersebut dgn perasaan senang.


" mana mungkin aku bisa melupakan nya bergitu saja." kembali duduk.


jam berjalan begitu cepat. Ricard dan Ranna menghabiskan waktu bersama berjalan di taman walaupun sedikit paksaan dari Ricard. Richard memberi jaketnya kepada Ranna.


" ini pake, kedinginan kan?." tanya Ricard sedari tadi memperhatikan Ranna yg terusan memeluk tubuh nya sendiri.


Ranna menerima jaketnya Ricard." terima kasih." ucapnya sambil memasang jaket tersebut ke tubuh nya.


" ayok kita pulang,udah jam tujuh sekarang.kamu juga pasti udah capek jalan terus dari tadi.dan cuaca nya juga tidak bagus buat kamu sekarang.


" baru sadar.dari tadi juga ajak pulang tapi malah kgak mau." jawab Ranna kesal


" ya maaf.ya udah ayok pulang." Ricard yg ingin mengengam tangan nya ranna.ranna lebih dulu menepis nya dan berjalan lebih cepat dan langsung masuk mobil. Ricard mengantar Ranna pulang dgn selamat.


Ranna & Ricard (selesai)

__ADS_1


__ADS_2