
hari berikutnya
jam mata kuliah baru saja selesai. Gabriel datang tiba-tiba lansung membawa flora ikut bersama dirinya.
" ih, lepasin kebiasaan bangat sih Lo culik orang."ucap flora sambil melepas paksa tangan nya Gabriel
"emng kenapa? emang ngak mau di culik sama orang ganteng kayak gue?." tanya Gabriel penuh percaya diri mengatakan dirinya ganteng
" najis kalo di culik sama lo.dan satu lagi tingkat percaya diri nya tolong di turunin dikit soalnya Lo ngak ganteng"
" dih mulut nya kgak di jaga,awas aja nanti klepek-klepek sama gue" ujar gabriel ngk terima
" maksud Lo apa barusan narik gue? gue mau pulang ngerti ngak?"
" iya tau Lo mau pulang,ikut gue bentar yok."
flora mengerutkan keningnya" ikut Lo kemanan?"
" udah naik aja dulu nanti juga tahu kita kemana." Gabriel pun lansung memberi helm kepada flora.hari ini gabriel mengendarai motor bukan mobil seperti biasanya.
flora diam menatap helm di tangan nya tumben"an Gabriel bawa motor ke kampus.
" lah malah bengong,jgn bilang Lo ngk tau cara pake nya."Gabriel lansung mengambil alih helm tersebut dan memasang kan nya di kepala flora.
jantung berdetak sangat kencang.
" g-gue bisa sendiri."ucap flora sembari menepis tangannya Gabriel "sialan, jantung gue"
Gabriel pun naik keatas motor nya sambil menunggu flora selesai memasang helm." gitu aja lama"
" diam Lo sialan."setelah helm terpasang flora lansung naik ke atas motor nya gabriel.
setelah motor lepas ke jalan raya." pegangan gue mau ngebut" ucap Gabriel sambil menambahkan kecepatan motor nya.flora yg duduk di belakang lansung cemas melihat Gabriel membawa motor dgn kecepatan cukup tinggi.
" jgn ngebut dong Gabriel bawa motor nya,kalo Lo mau mati jgn ajak gue,gue masih pengen hidup, cita-cita gue belum tercapai semua jgn bawa gue kedalam keinginan Lo yg ngak berguna ini."omel flora kepada gabriel
__ADS_1
" siapa juga yg mau mati muda sih, keinginan gue juga masih banyak.kan dah gue bilang pegangan biar ngk jatuh.lo tenang aja, tinggal duduk manis di belakang. pegang bahu gue atau Lo peluk juga ngak papa."
" dih modus bangat hidup lo" pada akhirnya flora memutuskan untuk berpegang di bahu nya gabriel.ogah dia meluk Gabriel.
ternyata Gabriel membawa nya ke pantai.flora turun dari motor gedenya Gabriel.flora melirik jam di tangan nya sudah menunjukkan pukul 04.15 sore.
" Riel kita pulang aja yuk, nanti pulang nya kemalaman."
Gabriel membuka helmnya flora." buru juga nyampe."
flora menyegir tanpa dosa dan salah siapa juga." iya sih."
Gabriel pun menaruh helm di atas tangki motor.
flora perlahan berjalan mendekati tepi pantai.flora menatap takjub sekelilingnya.flora.memejam kedua matanya menikmati embusan angin yang menyapu rambutnya.
Gabriel menyunggingkan senyuman di bibir nya. cowok itu menatap lurus punggung flora.lantas berlari kecil menghampiri flora dgn antusias.
" hei."
flora perlahan membuka matanya setelah merasakan ada bisikan di telinga kanannya.flora memutar tubuhnya menghadap ke arah suara.namun secara tidak sengaja dahi gadis itu menabrak dada bidang gabriel.
" ketawa Lo bagus." Gabriel berbisik pelan
flora tiba-tiba berlari menghindari Gabriel. selain karena tersipu malu flora juga bermain dgn ombak. flora mengejar ombak dan memukut bebatuan dan karang yg terbawa ombak lalu berlari ke tepian lagi.
Gabriel ikut bermain dgn flora.alhasil keduanya bermain air,saling melempar pasir dan bahkan kejar-kejaran. beberapa menit kemudian, mereka kelelahan.merrka akhirnya duduk di tepi pantai dan berniat menyaksikan senja.
flora sudah sangat lama tidak merasakan kebahagiaan seperti sekarang ini. berkata Gabriel membawa nya ke sini ia dapat mengingat almarhum orang tua nya. di mana ia bermain kejaran di tepi pantai bersama sang mama dan sang papa mengejar mereka dari belakang.
"senja nya lama." gerutu flora tidak sabaran ingin cepat menyaksikan senja untuk pertama kalinya seumur hidup bersama pria itu di sampingnya.
" jadi cewek itu harus banyak bersabar biar banyak orang yg sayang.bentar lagi juga datang senja nya."
" iya,dasar jadi cowok bawel banget."
__ADS_1
Gabriel menghitung mundur dari sepuluh pas hitungan terakhir senja datang.flora menatap lulus ke depan dgn tatap kagum, sungguh indah melihat matahari terbenam berganti dgn malam.seolah matahari terbenam di dalam dasar laut.
" ayo pulang pandangan nya udah mulai gelap, matahari sudah bersembunyi." flora menatap kearah Gabriel kemudian bangkit dari duduknya
Gabriel menahan tangan nya flora dan ikut berdiri." flora gue mau minta tolong sama lo"
"minta tolong? tentang apa?."
Gabriel menatap flora ragu.gimana nanti flora menolak permintaan nya yg aneh itu dan bakalan di ketawain sama flora.
" eeeh Gabriel kok diam? mau minta tolong apa sama gue? mumpung suasana hati gue sedang baik"
Gabriel menarik nafas dalam-dalam." jadi pacar gue untuk sementara dan hadir di acara ulang tahun si kembar adik gue Minggu ini, bertemu sama orang tua gue please." ucap Gabriel memohon ia tidak punya pilihan lain lagi selain menjadikan flora pacar boongan nya.
" hah! gue salah denger? apa Lo yg salah ngomong?" tanya flora memastikan pendengaran nya tidak rusak saat ini.
hilang sudah harga dirinya.
" Lo ngak salah dengar kok,emang seperti itu yg gue ucapkan barusan.jadi gue benar minta tolong sama lo flora, kali ini aja bantuin gue. ini lagi mendesak bangat soalnya, kalo ngak gue mana mau minta tolong seperti ini sama Lo."
" ngak gue ngak bisa Riel,ngak tega gue bohongi orang tua lu."
" kalo ngak mau bohongin ya udah beneran aja."
" ogah!"
" ngak mau kan? ya udah bohongan aja, cuma sebentar doang kok.cuma Lo yg ngerti ke adaan gue.kalo gue ngak kenalin pacar gue ke mom dan Daddy mereka bakalan jodohin gue lagi secepatnya. cuma Lo teman cewek yg gue punya saat ini.masa Lo tega sama gue sih."
tentu saja flora ngerti, di jodohin itu ngak enak apalagi tidak sama suka.mengigat sikapnya Gabriel yg selalu baik kepada dirinya membuat flora tidak enak juga.tapi... ia tidak tega juga membohongi kedua orang tuanya Gabriel.
mengingat dan menimbang..."baiklah gue akan bantu Lo,tapi dgn satu syarat gimana?."
" ok.tapi gue juga punya syarat?"
" apaan? jgn yg aneh" ucap flora curiga takut syarat dari Gabriel aneh.kan dia suka ngerjain dirinya.
__ADS_1
" hahaa..tidak akan.besok kita bahas persyaratan antara kita.kita pulang terlebih dahulu, udaranya udah dingin nanti kamu bisa sakit."
mereka berdua pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan Gabriel memberi Hoodie nya kepada flora untuk ia kenangkan supaya flora tidak masuk angin nanti.