
Dengan rasa malas kiara membuka layar ponsel nya tersebut.
" astaghfirullah Mas." ucap kiara tak percaya, ia pun mengelengkan kepala untuk meyakin kan kalo foto tersebut bukan lah suami nya. ia pun membuka pesan yg kedua lagi lagi ia menunjukan reaksi terkejut saat membuka pesan kedua, dan kali ini air mata nya tak tertahan lagi dari bendung nya sehingga tertumpah bergitu deras.
Kiara melihat pesan yg ke3 kali ini hanya pesan di mana alamat suami nya berada tampa menunggu lama lagi, kiara lansung melajukan mobil nya menuju kealamat Regan tersebut yg di kirim oleh nmor yg tak di kenal.
" aku yakin itu bukan kamu kan mas! aku yakin sekali." gumam kiara sambil fokus menyetir walau pun tangan nya kelihatan mengepal dgn kuat di stir mobil tersebut.
setelah tiba di sebuah kafe, kiara lansung buru-buru keluar dari mobil nya memasuki kafe tersebut. mata nya melihat kesana kemari mencari sosok suami nya berada yg di kata kan oleh pesan di ponsel nya tadi bahwa Regan ada di kafe ini bersama seorang wanita bahkan orang itu juga mengirim foto nya Regan saat merangkul wanita tersebut.
mata kiara lansung terbelak kaget saat melihat seorang pria yg sanggat ia kenal dan sangat ia rindu kan beberapa hari ini bersama seorang wanita, bahkan wanita itu saat ini menyuapi Regan dgn makanan yg mereka makan saat ini. kiara melangkah mundur sambil menutup mulut nya dgn kedua tangan tak percaya jika itu adalah suami nya. ia pun mengambil ponsel nya lalu menghubungi Regan. kiara melihat Regan menerima panggilan dari diri nya.
" hallo mas." ucap kiara menahan suara serak nya agar tdk ketahuan jika ia sedang merasa kan sesak di dada.
" ya hallo ada apa." jawab Regan datar dan nada dingin.
" kamu di mana sekarang mas?..." tanya kiara mencoba mencari kejujuran suami nya.
" kamu ini kenapa sih, jelas jelas aku lagi berkerja dan sebentar lagi ada rapat penting yg harus aku hadiri aku matiin dulu." jawab Regan dan lansung mematikan sambungan telponan nya tampa menunggu jawaban dari kiara.
" bohong, kenapa kamu berbohong kepada ku mas." gumam kiara pelan. ia pun melangkah perlahan mendekati meja di mana Regan berada.Namun langkah nya terhenti saat Regan mengeluar kan kotak berbentuk love berwarna merah tersebut.betapa terkejut nya kiara saat melihat isi nya dari kotak tersebut. dengan girang wanita yg brsama Regan menampil kan sebuat kalung yg bergitu indah dgn berliontin permata biru dan itu kalung yg selama ini kiara ingin kan namun belum ada niat untuk membeli nya.
" Mas." panggil kiara lirih dgn mata nya melihat kearah wanita yg terlihat senang saat menerima kalung dari suami nya.
__ADS_1
" Kiara." ucap Regan terkejut melihat istri nya berada di kafe ini dan memergoki diri nya.
" kenapa kamu berbohong kepada ku mas, kamu bilang kamu berkerja? apa ini kerjaan kamu selama ini." ucap kiara menahan tangis nya.
Regan terdiam sesaat lalu ia menatap kearah kiara dan wanita bersama diri nya secara bergantian.
" kamu Kiara yah, kenalin aku wulan pacar nya mas Regan kita udah lama pacaran gara2 aku melanjut kan kuliah ku di luar negeri dan juga S2 di sana jadi aku sama mas Regan terpaksa pacaran jarak jauh, mas Regan juga cerita ke aku kalo dia udah menikah, mau ngk mau aku harus menerima nya,lagi pula dia sudah berjanji akan menikahi aku saat aku kembali sekarang aku mau menagih janji nya itu." ucap wanita yg bernama wulan dgn nada santai sambil merangkul lengan nya Regan dgn manja.
" mas, apa maksud semua ini jelaskan kepada ku kalo semua ini tdk bener."
Regan menghela nafas." yg di kata kan wulan adalah benar dan dia adalah wanita yg aku cintai sebelum aku kenal sama kamu dia lebih tua empat tahun dari kamu, karna dia udah ada di sini jadi mau ngk mau aku harus menepati janji ku pada nya." ucap Regan membuat kiara mengeleng tak percaya. ia pun menangis lalu pingsan seketika akibat terlalu syok.
kiara mengerjakan mata nya, ia memegang kepala nya yg masih terasa pusing perlahan mata nya terbuka ia melihat sekeliling bahwa ia berada di dalam kamar nya. ia melihat ada putra nya di samping diri nya(Gabriel)
" mom..tdk apa apa kok, cuma pusing aja. oiya tadi mommy buruk? dan mimpi itu sangat nyata sehingga hati mom merasa kan sakit saat ini." ucap Kiara mencerita kan kepada putra pertama nya itu. Gabriel menatap dgn sendu kpd momy nya karna merasa kasihan kpd wanita yg telah melahir kan diri nya kedunia.
" mom bermimpi kalo daddy kamu punya wanita laen." ucap kiara mengingat kejadian tadi siang di kafe.
" mom tdk bermimpi kok, itu nyata kok mom." ucap Gabriel merasa bersalah
" maksud kamu apa sayang? mom sangat yakin itu adalah mimpi dan ngak mungkin daddy kamu menyakiti mommy yg ke dua kali nya." ucap kiara seakan tidak percaya jika ini bukan mimpi.
" memang itu tdk mimpi kok nyata nya aku ada di sini, dan yg menyakiti kamu, aku yg tersakiti saat ini karna kekasih ku menikah sama orang laen di saat aku berada di luar negeri.kamu harus menerima kenyataan kalo mas Regan melamar ku malam ini dan akan menjadi istri kedua nya. dan seharus nya kamu harus bisa menerima aku aja bisa menerima kamu menjadi maduku." ucap wulan dgn nada ketus membuat kiara kembali syok mendengar suami nya akan melamar wanita laen malam ini.
__ADS_1
" Daddy...." ucap Gabriel tak tahan melihat momy nya bergitu menderita apa lagi melihat wanita yg berdiri di samping daddy nya ingin sekali Gabriel merobek mulut nya saat ini..
" maaf, ini udah menjadi keputusan daddy jadi kalian harus menerima nya terutama kamu kiara. dan malam nanti bersiap siap lah untuk menjadi pendamping wulan di atas pangung.dan jgn pernah kamu berani berani tdk hadir malam nanti." ucap Regan dingin lalu beranjak pergi keluar dari kamar tampa melihat kearah istri dan putra nya,saat ini kiara sedang menangis sedang kan Gabriel sudah mengepal tangan nya dgn kuat supaya tdk memukul wajah sang daddy saat ini.Gabriel merasa tdk berguna sebagai anak yg seharus nya menjaga sang momy padahal ia udah banyak membuat janji kpd sang mommy akan selalu menjaga dan melindungi sang mommy dari apapun, nyata nya...ia gagal melakukan kewajiban nya sebagai anak.
" nie,baju buat kamu nanti malam, masih bagus mas Regan mau memilihkan baju buat kamu." sinis Wulan memberi peperbang kpd kiara.
" tante mulut nya bisa di jaga ngak." bentak Gabriel
" kamu pasti anak tertua kan? jgn ikut campur urusan orang dewasa dan kamu harus sopan kepada ku karna aku akan menjadi mama kamu nanti." ujar Wulan dgn menekan kata mama membuat Gabriel berdecis kesel
" cih. jgn harap aku mau memanggil tante dgn sebutan mama karna aku cuma punya satu ibu." ujar Gabriel
" jadi kamu wanita yg merebut daddy ku.." ucap seorang di ambang pintu yg tak laen adalah keby dan akxel di belakang nya keby menghampiri sang mommy lalu ia menatap tdk suka kepada wanita yg tdk ia kenal.
" anak kecil ingat yah, aku tidak merebut daddy kalian tapi mommy kalian yg merebut nya dari aku." ucap Wulan dgn nada sinis
" apa maksud tante ngomong gitu hah, dasar tante2 ngak tau malu udah merusak rumah tangga orang.." ujar akxel dgn kesel
" maaf yah anak2 tante ngak bisa temani kalian karna tante mau siap siap dan berdandan sangat cantik malam ini dan kalian juga harus siap siap juga yah jgn membuat daddy kalian malu malam nanti." ucap Wulan lalu pergi
" dih dasar tante jelek sok2an jadi cantik, ini ngak bisa di biarin, aku harus bicara sama daddy." ucap keby dgn marah lalu melangkah pergi
" aku ikut." ujar Akxel lalu menyusul sang adik sedang kan Gabriel menemani sang mommy yg lagi bersedih dan mencoba menenangi nya agar mencoba menerima kenyata yg menimpa hari ini walaupun ia juga tdk bisa menerima ini semua apa lagi daddy nya akan menikah lagi itu pasti sangat menyakit kan buat mommy nya.
__ADS_1