
pagi hari telah datang saat Kiara membuka kedua mata nya, yg pertama kali ia lihat adalah wajah tampan suami nya yg berada di hadapan nya. kiara memandang wajah Regan yg masih tidur dgn sanggat nyenyak sambil memeluk diri nya bahkan lengan nya menjadi bantal nya Kiara.
tangan lentik kiara menyelusuri wajah tampan suami nya, dari alis tebal hingga kehidung dan turun tepat di bagian bibir seksi Regan. kiara tersenyum mengingat bahwa bibir ini yg sering menempel pada bibir dan wajah nya.
jari telunjuk kiara bergerak mengusap nya dgn pelan.
" kalo mau cium ya cium aja,ngak usah di sentuh gitu, bibir ini milik kamu kok sayang. " ucap Regan dgn mata masih terpejam
Cup...
Kiara mengecup bibir Regan sekilas. "selamat pagi suami ku. "sapa pagi kiara membuat wajah Regan bersemu karna mendengar kata suami ku dari mulut istri nya.
" ah istri ku imut sekali ." ucap Regan mencubit kedua pipi kiara dgn gemes
" imut sih imut,tapi jgn di cubit juga ." kiara mengusap kedua pipi nya akibat cubitan dari Regan terlalu kuat.
" sakit yah, maaf ya sayang kamu sih gemes bangat." kekeh Regan sambil mengecup bekas cubitan nya tadi.
" di sini belum. " ucap kiara dgn manja dan menunjuk kearah bibir nya .
tentu saja laki2 itu menerima nya dgn senang hati, tampa menunda Regan lansung melahap nya dgn gemes.
__ADS_1
" pagi-pagi istri ku udah minta jatah aja, coba kalau kehamilan kamu udah berusia 3 bulan pasti aku akan memakan mu pagi ini sayang. "ucap Regan terkekeh tiba tiba.....
UWEEEEKKK UWEEEKK
" Regan lansung berlari kearah kamar mandi, ia memuntah kan semua cairan bening di dalam kamar mandi, yg membuat tubuh nya menjadi lemes.
Kiara lansung menghampiri sang suami dgn wajah cemas.
" bee kamu tdk papa. "tanya kiara sambil memijit tengkuk belakang suami nya.
" Regan tersenyum lembut kpd istri nya sambil mengelengkan kepala.
" aku tdk apa apa kok sayang, kamu jgn khawatir yah. "ucap Regan
" kita kerumah sakit ya bee,minta obat sama dokter kandungan,lihat wajah kamu kelihatan pucat bangat. "sambil menyentuh wajah nya Regan
" sayang tenang lah, aku tdk apa apa kok, lagi pula ngapain aku harus pergi kerumah sakit kandungan? kan yg hamil kamu. "
" ya siapa tau kan,dokter kandungan punya obat agar kamu tdk muntah bergini. " ucap Kiara membuat Regan terkekeh
" bee kamu mau makan? biar aku ambil ya. "
__ADS_1
" aku tdk ingin makan, mendengar nya saya perut ku ingin muntah lagi." ucap Regan lesu padahal perut nya sanggat lapar tadi mulut nya tdk ingin memakan nya.
" kalo bergitu minum susu aja yah, aku bikinin ngak ada penolakan harus di paksa. "kata kiara tegas membuat Regan mengangguk pasrah.
" hari ini kamu ngak usah kekantor nanti aku akan menelpon kenan biar semua perkerjaan kamu dia yg urus."
" iya sayang ." ucap Regan dgn lemah di dalam hati bergitu sanggat senang, ia bisa memeluk kiara seharian penuh.
Kiara menuntun Regan kearah ranjang dan membantu merebah nya dgn pelan kiara pun mengecup kening nya Regan dgn lembut.
" bee kamu tunggu bentar yah, aku buatin susu anget buat kamu " ucap kiara dgn lembut sambil menyelimuti tubuh nya Regan
" sayang kamu hati hati naik turun tangga nya yah."
" iya beee. "
kiara pun turun kebawa untuk membuat air susu untuk suami nya.
" pagi sayang " sapa kiara saat tiba di dekat meja makan
" pagi juga mom, daddy mana mom kok daddy ngk turun bersama mommy. "tanya Gabriel
__ADS_1
" daddy lagi ngak enak badan ini mom mau bikin air susu untuk daddy kamu sayang. "berjalan kearah dapur
bbrapa saat Susu untuk Regan pun siap, kiara menyuruh dani mengantar Gabriel kesekolah karna Regan lagi tdk enak badan jadi tdk bisa mengantar Gabriel kesekolah."