
Flora pun pergi membersih kan sampah di perkarangan kampus...
" sialan tu cwok, pasti dia cuma mengerjain aku, liat aja aku pasti akan membalas nya." flora tak henti-henti nya mengomel. Gabriel yg sedang berjalan sendirian tak sengaja melihat flora yg memukut plastik dan sampah lain nya.ia berjalan kearah flora dan membawa minuman di tangan nya....
" hufft...akhir nya selesai juga, capek juga rasa nya walau pun ngk terlalu banyak sampah nya." ujar flora dgn lega karna tugas nya sudah selesai. Gabriel pun melepar kaleng minuman nya kearah Flora, flora menatap kaleng minuman itu yg berada di dekat kaki nya, flora melirik kearah samping dan melihat Gabriel tersenyum kearah nya..
" hyaaa cwok berensek apa yg kamu lakukan..." ucap flora dgn kesal sedang kan Gabriel hanya tertawa melihat wajah kesal nya flora.
" kenapa?...mau marah hemm?...aku ketua di sini jgn macam-macam kamu." ucap Gabriel dan melangkah pergi flora pun mengambil kaleng tersebut dan di lempar kan kearah Gabriel dan kaleng minuman itu pun mengenai belakang kepala Gabriel....
" hyaaa cewek gila." teriak Gabriel dan melihat kearah flora dgn tatapan marah. sedang kan flora malah mencibir kearah diri nya dan membuat Gabriel semakin jengkel melihat nya...
" rasain kamu emng enak wek😝." ucap flora dan lansung kabur dari tempat tersebut..
" awas kamu selama ospek kamu bakalan gw kerjain, kamu sendiri yg mengebar kan bendera perang sama aku." ujar Gabriel dgn kesal...
flora lansung berlari kearah kantin untuk menemui Hazel dan Reydan sedang kan Gabriel pergi menghampiri kedua sahabat nya yg masih di lapangan kampus...
" kasih aku minum." ujar flora saat tiba di kantin, Hazel pun memberi minuman nya kpd flora.
__ADS_1
" makasih..." ucap flora dan lansung meminum teh es nya Hazel sampe habis." hauah lega bngt rasa nya." ucap nya sambil ambil tempat di sisi Reydan
" haus bngt kyak nya." ucap Reydan." mau minum lagi." menawarkan minuman nya kpd flora.
" tdk terima kasih, tapi traktir aku makan aja hari ini." ucap flora dgn senyum kearah Reydan
" dih mau nya yg gratisan aja kamu, karna kamu sahabat aku hari ini aku yg bayar tapi besok kamu yg bayar."
" oke sip." flora pun pergi memesan makanan untuk diri nya bbrapa menit pesan nya pun datang flora menyantap makaman nya dgn lahap.
" aku sedikit haren sama ketua ospek kita, kok dia kasih kamu hukuman sih pada hal kamu tdk bikin salah, telat juga ngk kamu tadi." ucap Hazel, flora pun melihat kearah Hazel sambil memasukan satu sendok nasi goreng kedalam mulut nya...
" jagi gini cerita nya, pas aku pergi kesekolah, mobil aku tdk sengaja memecahi selang air dan air itu membasahi baju dia dan itu udah di maaf kan oleh dia dan karna kecerobahan ku aku,aku tdk sengaja membasahi buku dia dan tangan nya juga terjepit pintu gara-gara aku oleh karna itu dia menghukum ku tadi dan barusan aku membuat dia marah lagi dgn melempar nya kaleng minuman kearah pala nya itu pun salah dia juga knp buat aku kesal." jelas flora
" kamu harus berhati-hati sama dia, kyak nya dia ngk bakalan lepasin kamu sebelum dia puas untuk mengerjain kamu." ucap Reydan
" kalo dia ngerjain aku, aku tdk akan tinggal diam dan akan membalas nya juga." ujar flora
" tapi tetap aja berhati-hati." ucap Hazel
__ADS_1
" iya pasti kok, aku ngk takut ama dia walau pun dia ketua ospek kita, kalo dia ngancam mau keluarin aku dari kampus baru aku takut ama dia." mereka terus berbincang-bincang sebelum waktu mereka habis di sisi lain Akxel dan ketiga teman nya berkumpul di bawah pohon dekat lapangan kampus..
" xel kembaran kamu mana kok dia ngk ada saat ospek tadi, apa dia tdk masuk di kampus ini?..." tanya mark akxel pun melirik kearah Mark
" dia belum pulang dari rumah ngerandma, kata nya hari ini dia tiba di indo kata nya sih dia ngampus di sini kamu tau sendiri kan dia akrab sama kak Gabriel dan kedua teman nya kak Gabriel itu." jawab akxel
" owh gitu, pasti dia selalu menganggu kamu nanti nya, tapi teman kak Gabriel yg satu lagi apa baru di sini? aku tdk pernah melihat dia sebelum nya biasakan kak Gabriel bersama kak Ricard."
" hooh kyak nya mereka udah temanan lama." ujar Kevin ikut komentar
" benar seperti nya bukan teman biasa." ucap Ryan mereka bertiga terus melihat kearah di mana Gabriel dan kedua sahabat nya berada.
" mereka bertiga udah kyak saudara mereka berteman baik semenjak kecil dan mereka bahkan memanggil mommy dan daddy dgn sebutan husus masing-masing, kalian tau kan kak Ricard memanggil kedua orang tua ku seperti apa." mereka pun menganggu kan kepala." nah bergitu pun dgn kak Aron dia memanggil mom dgn sebutan mami bergitu pun dgn daddy waktu kecil aku juga dekat sama mereka berdua." jelas Akxel kpd teman-teman nya...
" wissh awet bngt pertemanan nya udah kyak saudara aku juga mau seperti mereka bertiga, kita sahabatan kan berempat." ujar Mark sembari merangkul pundak nya akxel dan Ryan yg duduk di sebelah nya
" kita ngk mau berteman dgn orang kurang waras." ucap akxel dgn bercanda
" hooh berobat gih sama papa aku haha..." ucap Kevin dgn tertawa Mark menatap kesal kpd Kevin dan Akxel mereka berdua selalu mengolok diri nya walau pun hanya bercanda. sedang kan Ryan hanya mengeleng kan kepala melihat mereka bertiga sudah main gitikan di tanah membuat Kevin tertawa lepas saat perut nya di gelitik oleh Mark karna kelemahan nya di perut sama kyak papa nya(Julian)." dasar bocah." gumam Ryan melihat tinggah teman nya....
__ADS_1