LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
95


__ADS_3

Kini Julian dan Queenza berada di ruangan sang papa.


" ada apa pah kok nyuruh kita kesini?..." ucap Julian kpd Johan


" papa menyuruh kalian kesini mau memasti kan kpn kalian akan menikah, dan kemaren papa bertemu sama orang tua nya Queenza, dan mereka tdk mempermasalah kan hubungan kalian dan kami para orang tua akan menikah kan kalian dalam waktu dekat ini. "


Julian dan Queenza lansung terkejut mendengar perkataan nya Johan, mereka saling pandang.


" pah kok kalian ambil keputusan sendiri sih, tampa bilang dulu kekita berdua. "ucap julian menatap dgn kesal


" jgn salah kan papah, salahkan diri kamu sendiri knp lama menikah, umur kalian tdk muda lagi dan udah cukup untuk menikah, apa yg di tunggu lagi lagian kalian juga saling mencintai kan?..."


" iya sih pah tapi bilang dulu ke aku. "


" ngapain bilang kekamu, kamu kan payah yg ada kamu dan Queenza menikah tahun depan jadi nya. " Julian benar-benar kesal mendengar perkataan sang papa. Johan menatap kearah Queenza


" Queenza bagai menurut kamu, kamu tdk keberatan kan?..." sambil melirik kearah putra nya


" aku..aku menurut saja om mana yg terbaik aja bagi kalian."


" noh dengar apa yg di bilang pacar kamu, Queenza aja ngak keberatan knp kamu yg keberatan untuk menikah, apa kamu tdk benar2 mencintai nya?..."😏


" apaan sih pah, aku benar2 mencintai Queenza kok!, aku akan menikahi Queenza bulan ini papa urus aja semua nya. "


Johan tersenyum bahagia mendengar perkataan putra nya itu.


" nah gitu dong kan enak dengar nya, masalah penikahan kamu papa yg urus semua nya kamu cuma tinggal beres aja.


" dasar orang tua menyebal kan, tapi bagus juga sih gw nikah sama Queenza bulan ini, dgn bergitu Queenza akan menjadi milik ku seutuh nya😂 tinggal Kenan seorang diri setelah ini. "

__ADS_1


" tdk ada lagi kan pah. " tanya Julian


" tdk ada, kalian boleh kembali berkerja. "


Julian dan Queenza pun keluar dari ruangan tersebut. mereka pun duduk di kursi di depan Rumah sakit.


" sayang apa kamu yakin menikah dgn ku bukan ini?..." menatap kearah Queenza


" aku yakin kok dgn keputusan ku😊, bagaimana dgn mu. " tanya Queenza balik kpd Julian


" aku juga yakin kok dgn keputusan ku untuk menikahimu, cuma kesal aja tadi sama papa tampa bilang keaku dulu melamar kamu keorang tua kamu, malah dia rencana kan sendiri tampa aku sadari dasar orang tua menyebal kan, aku kan mau menyiap kan sesuatu yg romantis saat melamar kamu nanti, eeeh malah udah duluan papa yg melamar kamu kpd orang tua kamu. "


" udahlah jgn salah kan papa kamu, dia melakukan ini demi kamu juga dan masa depan kita, ayo..udah waktu makan siang nih. "sambil berdiri Queenza pun memberi tangan nya kpd Julian


" ayo kita makan siang di tempat biasa kita kunjungin hari ini. "mengengam tangan Queenza dgn kuat mereka berjalan menuju pakiran dan pergi kerestoran yg sering mereka kunjungin berdua.


Next.....


" Hay...Reyna. " sapa Devan saat tiba di dekat meja nya Reyna.


Reyna merasa nama nya di panggil pun menoleh kearah suara tersebut Deg... jantung Reyna pun berdetak dgn sanggat cepat dari biasa nya bergitu pun dgn Devan.


ia tak menyangka akan bertemu lagi sama Devan setelah ia berenti kerja di perusahaan nya Devan pria yg selalu bersikap lembut kpd diri nya selama satahun lebih dan selama mereka kenal Devan tdk pernah marah atau membentak diri nya, walau pun ada yg salah dgn perkerjaan Devan selalu menasehati nya dgn baik dan menjelas kan mana yg tdk dapat ia pahami, karna sikap lemah lembut itu lah membuat cinta tumbuh di hati nya tampa di sadari, berkat Devan juga Reyna bisa merubah hidup nya menjadi cewek yg lebih baik dari sebelum nya.


" apa aku boleh duduk di sini?..." tanya Devan dgn sopan


" aah...boleh kok, silah kan duduk pak Devan." ucap Reyna dgn gugup


" kamu bukan bawahan aku lagi, apa kamu udah lupa dgn perjanjian kita di hari kamu mengundur kan diri dulu?..."

__ADS_1


" owh..maaf aku lupa. " ucap Reyna malu


" lain kali jgn lupa lagi, hmmm ngomong-ngomong kabar kamu gimana baik aja kan?..."


" baik aja kok, bagai mana dgn kabar kamu sendiri?..."


" hufttt kurang baik." menatap kearah Reyna


" kenapa? apa kamu ada masalah sehingga kamu kurang baik?..."


" hmmm.....ngk bisa di jelas kan, tapi sekarang aku baik2 aja kok. "dgn tersenyum manis


" owh..bagus lah kalo bergitu."


" kamu sendirian di sini? atau kamu bersama orang lain?..."


" aku sendiri kok, kalo kamu?..."


Devan menghela nafas lega mendengar perkataan nya Reyna.


" aku habis ketemu klaen barusan, dan aku tdk sengaja melihat kamu jadi aku memutus kan menghampiri kamu sini, aku tdk menganggu kan?..."


"tdk kok."


tapi kamu menganggu hati ku, aku sudah ingin melupa kan kamu tapi kita malah bertemu lagi dan membuat jantung ku berdetak tdk normal lagi aahh bener2 sial, aku juga yg salah tdk seharus nya aku jatuh cinta sama atasan ku sendiri sudah hampir sebulan aku masih mengingat tentang nya, jangan terlalu bermimpi Reyna bangun dari tidur mu.


Mereka terus berbincang-bincang membuat Devan semakin senang ia merasa kembali di mana Reyna selalu bersama diri nya selalu bercanda bersama walau pun dulu Reyna seorang sekretaris tapi mampu membuat Devan nyaman di dekat nya karna Reyna selalu membuat diri nya ketawa.


dia tdk berubah ttp cantik seperti dulu, senyuman yg selalu membuat aku rindu kpd diri nya, belum juga genap sebulan aku sudah sanggat merindu kan nya, biasa nya dia selalu bersama diri ku kemana aku pergi selalu ada dia tapi sekarang tdk lagi, sungguh terasa hampa bangat dan membuat diri ku kurang baik selama ini, tapi aku senang bisa bertemu sama dia hari ini."

__ADS_1


bersambung......


__ADS_2