
" aku suka langit yg biru, aku suka hari yg cerah.namun aku lebih menyukai mu."
jam 7 malam hazel merasa bosan.tidak ada teman yg bisa ia ajak berbicara sekarang. hazel sekarang berada di kamarnya guling-guling tak jelas.
" enak nya kemana yah jam segini." tanyanya pada diri sendiri.
" aah mending gue pergi ke taman dekat sini aja daripada di apartemen sendirian." hazel pun Menganti pakaian nya.
sampai nya di taman hazel lansung menghampiri tukang jualan es krim. " mang satu ya rasa coklat cup nya yg besar. "
mamang penjual es itu lansung mengangguk kemudian menyiapkan pesanannya hazel." ini neng es krim nya."
hazel menerima es krim tersebut." berapa mang?." tanya nya
" sepuluh ribu neng."
hazel mengeluarkan uang sepuluh ribu" ini mang."
setelah itu hazel lansung mencari bangku kosong untuk di duduknya.hazel melihat sekeliling taman dan menemukan satu bangku kosong.saat hazel ingin menghampiri tempat duduk tersebut,mata nya tak sengaja menatap seorang yg selama ini ia perjuangkan." eeh itu kok kyak Aron yaaaa."
" masa iya sih kak Aron kesini, ngapain coba?." tanyanya pada diri sendiri. "samperin aja kali yah." akhirnya hazel memutuskan untuk menghampiri Aron.
hazel menghampiri Aron yg sedang memainkan hendpon nya. "Hay kak Aron." sapa hazel sopan dan tersenyum
Aron hanya melirik sekilas siapa yg menyapanya tadi seperti suaranya ia kenal dan ya itu cewek yg selalu menngajar-ngejar dia.
" kakak ngapain di sini?. " tanyanya sambil memakan es krim
"sendiri aja kak?."
" ihs jawab dong." hazel mengerucut bibir nya karena dari tadi Aron tidak menjawab pertanyaan nya.
" berisik." ujar Aron dingin,hazel lansung menghentikan kakinya melihat respon Aron.
" kakak kayak es krim yaaa." ujarnya tiba-tiba membuat Aron menaikkan sebelah alisnya bingung.
"iya kakak kayak es krim,manis tapi dingin." Aron hanya memutar bola matanya males receh banget kan? cewek yg duluan gombalin cowok duluan dasar cewek aneh.
Aron beranjak dari tempatnya berniat untuk pulang tapi di tahan oleh hazel.
" kakak mau kemana?. "
" pulang "
"lah kok pulang "
Aron menatap hazel dgn wajah datarnya
__ADS_1
" aku pulang bareng kakak yah? "
" ngak " jawab Aron dgn cepat
" kok gitu,kita kan juga satu arah."
" pulang aja sendiri."
" pokoknya aku pulang bareng kakak "
" ngak "
" ih kok ngak terus sih, ngomong yg lain ke'
" bacot." ucap Aron menuju motor nya
" yeee pulang bareng cogan "
" dasar cewek centil " gumam Aron namun masih bisa di denger oleh hazel
hazel memanyunkan bibirnya dan menghentak kan kaki nya kesal. " aku dengar ya kak "
" hmmmm"
hazel hanya memutar bola matanya males mendengar jawaban dari Aron, Tampa di suruh hazel lansung naik ke atas motor sport miliki Aron.
" siapa yg menyuruh naik? " hazel memasang wajah tak peduli
" ngak mau "
Aron geram melihat tingkah cewek di depannya itu. " gue bilang turun." ucap nya penuh penekanan
" ngak mau "
Aron sudah emosi dgn cewek di depannya ini. " GUE BILANG TURUN,LO TULI? " bentak Aron membuat hazel terlonjak kaget
tiba-tiba mata hazel memanas ia lansung turun dari motornya Aron dan lansung pergi tanpa melirik Aron sedikit pun.ia tidak suka bilang orang yg dia suka membentak dirinya.
hazel berlari terburu-buru meninggalkan Aron, air matanya terus berjatuhan." kenapa sih tidak ada yg perduli sama aku "
" sakit bangat yah orang tua tidak perduli,Abang ninggalin aku,kak Aron suka bentak-bentak dan nyuruh aku pergi, kenapa sih bang Abang harus ninggalin aku sendiri. "
" andai saja abng masih ada, aku ngak mungkin harus pindah ke apartemen. "
Aron yg melihat hazel pergi begitu saja jadi merasa tidak enak,ia merasa bersalah telah membentak gadis itu tadi.aron lansung memasang helm dan menyalakan motor nya lalu menghampiri hazel.
Aron dapat melihat hazel berjalan dgn pelan seperti tidak memiliki niatan untuk hidup.aron lansung menghampiri hazel.
__ADS_1
" naik " suruh aron
hazel pun hanya menengok sekilas lalu berjalan lagi,ia menghiraukan keberadaan Aron
Aron membuang nafas kasar. " naik! "
" gak " Jawab hazel ketus
" buruan naik ini udah mau malam bangat. " ucap Aron
hazel menghentikan langkahnya kakinya dan menatap kearah " sejak kapan kakak perduli sama aku? "
" gue bilang naik ya naik susah bangat sih." emosi Aron kembali lagi
" ngak mau "
Aron mendengus kasar." CK keras kepala. "
" biarin. " jawab hazel ketus
" naik,apa perlu gue gendong? "
hazel gelagapan mendengar ucapan Aron.hah yg bener saja di gendong? sama Aron?mimpikah "
" tadi aja gak boleh, sekarang malah nyuruh-nyuruh." gumamnya kesal
" cepetan naik. "
" gendong "ucap hazel dgn memelas
Aron mendengus kesal lalu ia turun dari motornya dan menghampiri hazel,ia lansung mengendong hazel untuk naik ke atas motor.
" ck berat bangat" ucap Aron kesal
hazel lansung melotot matanya saat mendengar perkataan nya Aron barusan. "aku kurus jadi gak berat!. "
Aron tidak peduli.ia lansung menghidupkan motor nya dan melaju menuju apartemen mereka.hazel yg di bonceng Aron hanya bisa diam dan tidak bisa berkata apa-apa,ia sangat bahagia saat ini.
" turun. " perintah Aron
tidak ada jawaban dari hazel bahkan ia masih asik dgn pikirannya.
" turun " kesal Aron karna tidak dapat balasan.
hazel yg menyadari ucapan Aron lansung sadar dari lamunannya." eeh kok udah nyampe cepat bngt. " ucap nya sambil turun dari motor
" cepat masuk. " suruh aron
__ADS_1
" iya heheee, terima kasih kakak ganteng makin cinta deh."ucap hazel dgn cengirannya.
" dasar gila. " gumam Aron saat hazel sudah masuk terlebih dulu. Aron lansung memakir motor nya setelah itu ia pun msuk ke dalam apartemen untuk beristirahat.