
"hazel pulang sama siapa."Tanya Dev tiba-tiba
"Gak tau."jawab hazel.
"Tapi ini aku lagi mau ke kelas nya kak Aron,mau nebeng sama pacar."
Dev lansung tersenyum paksa."oh oke,gue duluan."pamitnya
"Hati-hati Dev ku."sambar Aurel
"Apaan bangat deh."sahut hazel
"Iri bilang bos."sewot Aurel
Hazel hanya menggedikkan bahunya acuh "duluan yaa,mau ke kelas kak Aron dulu bayyyy"
"Yah kok aku di tinggal sih?."tanya Aurel
"Eeh Lo belom pulang Fera?."tanya Aurel saat menyadari Fera masih enteng di tempat duduknya sambil memainkan handphone nya.
"Nantilah tunggu parkiran sepi dulu,kgak tahan gue padat banget."jawab Fera
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
"Hay kak."sapa hazel
Gabriel dan Richard yg sedang berdebat seketika berhenti saat melihat hazel yg sudah berada di depan kelas mereka.
"Nyari Aron yah?."tanya Richard
"Iya kak,ada?."
"Ada tuh di dalam."
"YG BERNAMA JEO AARON DI CARIIN NOH SAMA PUJAAN HATI."
hazel yg mendengar teriakannya Richard meringis pelan, Gabriel sudah duluan menutup telinga nya. Sedangkan Aron yg berada di dalam kelas lansung keluar.
"Hay kak."sapa hazel dgn senyum manis
"Kenapa?."tanya Aron to the point
"To the point bangat mas bro."dengus Ricard
"Aku pulang bareng kakak ya?."
"Gak bisa,gue pulang bareng Clara"
"Kok?."
"Mau beli barang yg di suruh dosen."
Clara adalah teman sekelas nya Aron.
"Oh oke"jawab hazel dgn senyum yg di paksa ."aku duluan ya."
"Temanmu goblok."bisik Gabriel di telinga nya Ricard dan ia lansung pergi menjemput sang kekasih.
"Teman dia juga kan."gumam Richard
🐇
__ADS_1
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
🐇
"Dev ikut nongkrong kgak Lo?."tanya Rangga
"Ikut,ntar gue nyusul."jawab Dev sambil menaiki motornya
"Tumben,mau kemana Lo?."
"Kepo Lo kaya monyetnya Dora"
"Ye setan malah ngatain."
Dev tertawa dan lansung pergi meninggalkan parkiran, Saat ia ingin keluar ia tak sengaja melihat hazel yg sedang berjalan lesu.
Titnn...tinnn..
"Ayam ayam "letah hazel
Dev tertawa "gak elit banget ayam ayam orang mah chicken chicken"ucapnya dgn cengengesan.
"Ngagetin aja"dumel hazel
"Ya maaf. Eh zel kok Lu pulang sendiri? Katanya bareng si Taron"
"Aron Dev bukan Taron"koreksi hazel
"Pulang bareng kak Clara"
"Lah kok bisa?."
Hazel hanya mengangkat bahunya acuh " mereka di suruh dosen beli barang,GK tau juga barang apa."
Dev tertawa melihat wajah hazel yg masam saat mengatakan itu. "Yaaaa kasihan deh lu hahahahaaa"
"Bodo "ucapnya sambil mengerutkan bibirnya.
"Gk usah di maju-majuin deh bibir lu ntar bebek merasa tersaingi kalo bibir Lo gitu.
"Bodo amat ah."kesal hazel
"Mau bareng gak?" Tawar Dev
"Mauuuuu"
"Tadi aja sok marah."
"Owh jadi gak ikhlas? Yaudah kalo gitu!."hazel langsung pergi meninggalkan Dev.
"Eh kan cuma bercanda, ya udh ayok naik."bujuk Dev
"Nah gitu kan enak."Seru hazel tanpa dosa dan lansung menaiki motornya Dev.
Aron yg melihat pandangan tak jauh dari nya hanya mampu tersenyum kecut dgn tangan yg terkepal kuat, apa kah dia cemburu melihat hazel bersama dev?
"Ron,jadi jalan gk nih?."tanya Clara yg sedari tadi memperhatikan Aron. Aron hanya mengangguk sebagai jawaban.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
di malam yg sunyi ada seorang gadis yg sedang merenung sendirian di kamar nya, tatapan matanya kosong, mukanya suram,ia kesepian sungguh. ia lelah jika terus hidup seperti ini saja dgn harta berlimpah namun tak mendapatkan kasih sayang dari orang tua nya
ia juga ingin hidup seperti teman nya yg lain yg bangga menceritakan keharmonisan keluarga nya, sedangkan ia? apa yg ia bangga kan di depan teman-temannya? orang tuanya tidak perduli? hidup kesepian di tengah kedamaian? ah! rasanya ingin pergi dari bumi ini jika mengingat semua itu.
__ADS_1
hazel rindu kebersamaan bersama keluarganya, rindu papah,mamah dan kakak laki-laki nya dia merindukan semua tentang keluarganya.
tokk tokk
ceklekk
suara pintu terbuka hazel langsung menghapus air matanya dan melihat kearah pintu kamar nya.
"papah."lirik hazel
"Hay gadis kecil papah."sapa papa hazel dgn senyum lembut
"aku udah besar pah."dengus nya
sang papa hanya terkekeh geli melihat ekspresi anak kesayangannya.
"kenapa nagis hmm?"
hazel hanya menggelengkan pertanda tidak apa-apa." gak papa"
papa hazel tersenyum lembut dan mengengam tangan hazel. "hazel gak bisa bohong sama papa."peringat papah nya
lagi-lagi dan lagi hazel hanya mendesah pasrah
"di cariin tuh"
"sama siapa?"
"sama pacar mungkin."ucap papahnya sambil menaikkan bahu acuh
"pacar?"
"udah di tungguin dari tadi,sana samperin."
hazel langsung bergegas menuju lantai bawah
"anak papa udah besar."gumamnya sambil tersenyum senang
...----------------...
"kak Aron"panggil hazel saat melihat seorang yg sedang duduk di ruang tamu sambil memainkan handphone nya
mendengar namanya di panggil,Aron lansung mengalihkan pandangannya ke arah hazel
"kok tumben kesini?"tanya hazel sambil duduk di sofa yg berada di depan Aron
"gak boleh?"tanya nya balik
"eh-bukan gitu, tumben aja gitu"
"gw gak suka liat lo deket cowok lain"ucap Aron to the points sambil menatap hazel lurus
hazel mengerutkan jidatnya bingung."maksudnya?"
"masih gak ngerti?"
"maksud kakak apa? siapa yg deket sama cowok lain?!"bingung dengan perkataan Aron, kenapa tiba-tiba lelaki itu berbicara seperti itu apakah ia tidak mikir juga bahwa hazel juga tidak suka melihatnya lebih memilih pulang bersama Clara ketimbang dirinya?!
"lo!"Jawab Aron enteng
"hah?! kapan aku dekat dengan cowok lain?"
"pulang dari kampus"
hazel berdecak mengapa Aron begitu posesif kali ini? sungguh hal yg menyebalkan
"Kaka itu aneh ya! aku dekat dengan cowok lain kakak marah, sedangkan kakak yg dekat dengan cewek lain aku cuma bisa diam!"kesel hazel
seketika rahang Aron mengeras,ia tidak suka perkataan nya di bantah. "intinya gw gak suka!!"
hazel tertawa hambar "kak, kakak itu kenapa sih? kok tiba-tiba aneh gini? aku itu pulang bareng Dev, yg notabennya sahabat aku sendiri! lagian aku tadi ngajak kakak pulang bersama tapi kakak lebih memilih clara.aku tuh heran kenapa sih tiba-tiba posesif gini?"
Aron hanya mampu terdiam, ia tidak mengerti kenapa tiba-tiba ia menjadi seperti ini. ia cuma tidak ingin kejadian dulu terulang kembali, ia tidak ingin orang yg ia sayang pergi meninggalkan nya.
"karena gue takut kehilangan Lo hazel."batin nya
__ADS_1
...****************...