LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
110 S2


__ADS_3

Hari berjalan bergitu cepat dan tak terasa mereka telah usai ujian dan akan menunggu hasil ujian pentuan mereka minggu depan. Reydan pun mengajak kedua teman nya berlibur kepantai dan mereka menyetujui ajakan Reydan."


Keby pergi kekamar nya Akxel untuk menanyai keberadaan sang kakak.


" akxel liat kak Gabriel ngak?..." tanya keby berdiri di ambang pintu


" ngak liat tadi dia keluar tapi ngak tau kemana." jawab Akxel tampa menoleh kearah keby ia masih sibuk dgn mengemasi pakaian nya kedalam tas.


" owh, kamu mau kemana kok bawa pakaian banyak bangat, mau kabur yah?..." tuduh keby, ia menatap dgn heran kearah kembaran nya itu yg masih sibuk memasukan bbrapa pakaian kedalam tas. Akxel pun melihat kearah keby.


" kembaran ku yg maha segala nya kamu jgn berpikir dgn otak kecil mu, aku bukan mau kabur tapi mau berlibur dgn ketiga teman ku dan aku sudah dapat izin dari dad dan mom."


" berlibur? kemana?..."


" kenapa kamu kepo dgn urusan ku, aku mau libur kemana terserah aku, emang wajib aku bilang sama kamu, atau kamu ngak mau pisah yah sama aku karna ngak ada teman debat lagi di rumah?..."


" idih...jusru aku senang kamu ngak ada di rumah dan aku ngak akan kesal-kesal lagi."


" aah jaga lega aku mendengar nya, ya udah aku berangkat dulu yah, jaga diri baek-baek persiapkan sesuatu yg bisa meledak saat aku pulang nanti." ucap akxel berjalan kearah keby


" berapa lama kamu pergi?..."

__ADS_1


" seminggu, bukan nya minggu depan melihat hasil kelulusan kita."


" owh, ya udah pergi sana." sambil mendorong tubuh kembaran nya, akxel hanya tersenyum melihat tinggah kembaran nya kemudian ia lansung bergegas pergi turun kebawah.


setelah akxel pergi keby lansung menghubungi no sang kakak, Gabriel yg lagi bersama Ricard pun lansung mengangkat telpon dari keby.


" hallo adik ku...ada apa menelpon?..."


" kakak di mana sekarang?..."


" hmm...kakak di kaffe nya kak Ricard emang kenapa?..."


" owh, aku mau minta uang."


" udah, kemaren habis nya, maka nya aku minta uang sama kakak, kakak mau kasih atau ngak?..."


" kamu ini jgn terlalu boros sama uang harus belajar hemat mengunakan nya, ya udah kakak akan trasperin kerekening kamu."


" terima kasih kakak, kakak emang kakak yg baik, aku sayang kakak." ucap keby dgn senang. setelah pangilan terputus ia lansung bergegas menganti pakaian nya untuk mengajak fanya belanja.


Ricard mendekat kearah Gabriel dgn membawa caramel latte pesanan nya Gabriel.

__ADS_1



" ini pesanan mu." sambil meletak kan di atas meja.


" terima kasih." Gabriel pun lansung meminum ceramil latte nya itu. " oh iya apa Aron ada menelpon mu?..." meletakkan kembali minuman nya di atas meja.


" tidak emang kenapa? apa dia ada menelpon mu?..."


" ada tadi malam, dan di bilang akan datang ke indo dan tinggal di sini dan melanjutkan kuliah nya di sini." jelas Gabriel tepat nya jam 1 malam tadi ia mendapatkan telpon dari Aron sahabat kecil nya dan mengatakan kalo ia akan datang ke indo dan tinggal di sana.


" ada apa lagi tu anak, seperti nya dia lagi ada masalah besar maka nya dia datang ke indo dan melanjut kan kuliah nya di sini." ucap Ricard dgn heran dan juga cemas


" ngak tau juga kita tunggu aja dia datang dan kita tanyakan ada apa sebenar nya." Ricard hanya menganggu kan kepala detik kemudian pesan masuk di hp mereka berdua. setelah membaca pesan tersebut mereka lansung bergegas pergi kebandara untuk menjemput sahabat mereka yg berpisah semenjak lulus SMP yaitu Aron.


sesampai di bandara mereka lansung masuk kedalam dan menunggu di tempat pintu keluar bbrapa detik menunggu mereka melihat seorang melambaikan tangan kearah mereka yg tak lain adalah Aron.



mereka berdua pun lansung menghampiri Aron dan memeluk nya.


" haha akhir nya dapat juga melihat kamu sekian lama nya kita berpisah." ucap Ricard dan melepas pelukan nya dari Aron.

__ADS_1


" aku kangen tau sama kalian dan kalian ngak pernah datang lagi mengunjungi aku, kalian emang jahat tau ngak." dgn nada kesal. semenjak lulus SMP Ricard dan Gabriel jarang datang ke irlandia dan semenjak itu juga Aron tdk mau memiliki teman lagi.


" lebih baik kita pulang dulu, sudah sampai di rumah baru bercerita banyak oke." Gabriel lansung mengajak mereka berdua pulang kerumah nya.


__ADS_2